<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416</id><updated>2012-02-16T19:15:18.502-08:00</updated><category term='anak sholeh'/><category term='artikel kesehatan'/><category term='edit photo'/><category term='artikel anak'/><category term='tips'/><category term='kirim surat'/><category term='tutorial'/><category term='video'/><category term='batak'/><category term='kolom walid'/><category term='kecerdas anak'/><category term='keluarga'/><category term='referensi'/><category term='islami'/><category term='album'/><category term='dunia anak'/><title type='text'>ALI TOBING</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alitobing.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-5199636946477912940</id><published>2010-12-13T19:39:00.000-08:00</published><updated>2010-12-13T19:40:29.920-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecerdas anak'/><title type='text'>Tidur Cukup, Cerdaskan Bayi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TQbnJukzVBI/AAAAAAAADM4/_vOKNYJ3kRo/s1600/image.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 212px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TQbnJukzVBI/AAAAAAAADM4/_vOKNYJ3kRo/s320/image.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550377745087943698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Sebuah &lt;/strong&gt;penelitian menunjukkan bayi yang tidur cukup  pada malam hari memiliki penampilan dan kemampuan kognitif lebih baik  jika dibandingkan dengan bayi yang tidur dengan waktu minim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian  dilakukan terhadap 60 bayi di Kanada yang berusia 1-3 tahun. Pola tidur  dan fungsi kognitif para bayi itu diuji, termasuk kontrol rangsangan  dan fleksibilitas mental mereka. Hasilnya, anak-anak yang tidur dengan  waktu cukup pada malam hari, minimal 8 jam, menunjukkan perkembangan  otak lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penemuan ini menunjukkan tidur memainkan peran  penting dalam perkembangan fungsi kognitif anak," ujar Annie Bernier,  profesor psikologi dari Universitas Montreal yang juga ketua penelitian  tersebut, seperti dikutip Sciencedaily.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian juga  menunjukkan fungsi kognitif dan fleksibilitas mental berkembang lebih  cepat dan lebih baik dengan pola tidur yang cukup di malam hari.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-5199636946477912940?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5199636946477912940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5199636946477912940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2010/12/tidur-cukup-cerdaskan-bayi.html' title='Tidur Cukup, Cerdaskan Bayi'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TQbnJukzVBI/AAAAAAAADM4/_vOKNYJ3kRo/s72-c/image.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-8762720032767457832</id><published>2010-12-13T19:36:00.000-08:00</published><updated>2010-12-13T19:39:11.272-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>Agar Anak Tidak Rewel Saat Diajak Liburan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TQbm0XXwl-I/AAAAAAAADMw/UNMA0lzqERc/s1600/image.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 217px; height: 171px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TQbm0XXwl-I/AAAAAAAADMw/UNMA0lzqERc/s320/image.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550377378081970146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Tak jarang liburan menjadi mimpi buruk ketika  membawa anak kecil. Biasanya si kecil mudah bosan dan menjadi rewel saat  diperjalanan liburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar liburan Anda tetap menyenangkan dan  si kecil tidak rewel, ikuti tips berikut seperti yang dikutip dari  helium.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Mainan&lt;br /&gt;Belilah mainan baru untuk si kecil. Pastikan  anak Anda tidak mengetahui hingga mulai berlibur. Hal ini baik untuk  menarik perhatiannya dan membuatnya tidak mudah bosan diperjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laptop&lt;br /&gt;Perjalanan  saat berlibur kadang memang membosankan. Oleh karena itu tidak ada  salahnya Anda membawa laptop untuk dijadikan DVD player dadakan.  Pastikan batere laptop terisi penuh dan bawalah beberapa film untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan  ia lari&lt;br /&gt;Ketika Anda beristirahat atau masih menunggu di bandara, ada  baiknya membiarkannya si kecil bermain dan berlari di ruang tunggu. Hal  ini baik untuk membuatnya lelah sehingga ketika perjalanan dilanjutkan,  ia akan tertidur.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-8762720032767457832?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8762720032767457832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8762720032767457832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2010/12/agar-anak-tidak-rewel-saat-diajak.html' title='Agar Anak Tidak Rewel Saat Diajak Liburan'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TQbm0XXwl-I/AAAAAAAADMw/UNMA0lzqERc/s72-c/image.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-7229850934908873892</id><published>2010-12-13T19:30:00.000-08:00</published><updated>2010-12-13T19:36:28.257-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecerdas anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel kesehatan'/><title type='text'>Asap Rokok Akibatkan Gangguan Mental Pada Anak Anda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TQbmG8UJGLI/AAAAAAAADMo/NSkOO6lt7Bk/s1600/image.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 212px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TQbmG8UJGLI/AAAAAAAADMo/NSkOO6lt7Bk/s320/image.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550376597724928178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Anak&lt;/strong&gt;-anak seringkali menjadi korban dari asap rokok  yang dihisap ayah atau anggota keluarganya yang lain. Studi besar  terbaru menunjukkan bahwa sering terkena asap rokok membuat anak-anak  lebih berjuang dengan masalah kesehatan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Temuan ini  semakin mendesak orangtua untuk dapat berhenti merokok atau paling tidak  merokok di luar rumah, agar asap rokok yang dihisapnya tidak berdampak  buruk pada orang lain terutama anak-anak," jelas ketua peneliti Mark  Hamer dari University College London, dilansir Reuters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  Hamer, sudah banyak diketahui bahwa asap rokok terkait dengan banyak  masalah kesehatan fisik pada anak-anak. Tapi selama ini sisi kesehatan  mental belum dieksplorasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari data US Department of Health and  Human Services yang digunakan dalam penelitian, diketahui bahwa terdapat  2 dari 3 anak berusia antara 3 hingga 11 tahun yang sudah terkena asap  rokok di AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pada anak usia 9 sampai 17 tahun, 1  dari 5 orang telah terdiagnosis dengan beberapa jenis gangguan mental  atau kecanduan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihat apakah data statistik tersebut  terkait, Hamer dan koleganya mempelajari 901 anak-anak tidak merokok  usia 4-8 tahun. Peneliti mengukur tingkat produk sampingan dari asap  rokok pada air liur anak-anak untuk mengukur paparan asap dan juga  meminta orangtua mengisi kuesioner tentang emosi anak, masalah perilaku  dan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil studi yang telah dilaporkan dalam  Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine, menunjukkan bahwa  semakin banyak anak terkena asap rokok, maka kesehatan mentalnya akan  semakin buruk, terutama anak menjadi hiperaktif dan berkelakuan buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Belum  jelas bagaimana asap rokok akan memicu masalah mental. Tapi ini bisa  juga berhubungan dengan efek asap pada bahan kimia di otak seperti  dopamin. Faktor genetika juga bisa bermain. Yang jelas, jangan paksa  anak-anak bernapas dengan asap rokok setiap hari," tegas Hamer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain  penelitian Hamer, Dr. Michael Weitzman dari New York University Medical  Center, yang tidak terlibat dalam penelitian, juga memperkuat bukti  bahwa asap rokok sekunder (perokok pasif) dapat menyebabkan masalah  kesehatan mental pada anak-anak, apalagi yang sudah mulai terpapar sejak  dalam kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak orang sekarang menyadari bahwa paparan  asap meningkatkan risiko bayi mengalami Sudden Infant Death Syndrome  atau sindrom kematian bayi mendadak, infeksi telinga dan asma. Asap  rokok juga menimbulkan beban besar pada kualitas hidup anak-anak,  keluarga dan masyarakat, karena meningkatkan masalah kesehatan mental  anak-anak," kata Dr. Weitzman.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-7229850934908873892?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7229850934908873892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7229850934908873892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2010/12/asap-rokok-akibatkan-gangguan-mental.html' title='Asap Rokok Akibatkan Gangguan Mental Pada Anak Anda'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TQbmG8UJGLI/AAAAAAAADMo/NSkOO6lt7Bk/s72-c/image.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-8706088716965387796</id><published>2010-11-08T02:52:00.000-08:00</published><updated>2010-11-08T02:54:39.612-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>Cara Mengompres Anak Yang Demam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TNfW2_5zkmI/AAAAAAAACq4/c4pRPAOx6Wo/s1600/image.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 312px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TNfW2_5zkmI/AAAAAAAACq4/c4pRPAOx6Wo/s320/image.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537130507230483042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang akan Anda lakukan ketika anak Anda demam atau badannya terasa  panas? Mengompresnya dengan air dingin atau air es? Ternyata cara ini  salah loh...&lt;br /&gt;Mengapa? &lt;b&gt;Karena&lt;/b&gt; dengan mengompres memakai air dingin atau air es  justru akan membuat suhu tubuh semakin meningkat. Bila suhu tubuh yang  panas tiba-tiba dikompres dengan air dingin, maka akan membuat anak  menggigil. Dan perlu diketahui bahwa menggigil adalah pertanda awal suhu  tubuh akan meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak. Demam sebenarnya bukan merupakan penyakit, melainkan &lt;b&gt;gejala&lt;/b&gt;. Demam memegang peranan kunci dalam membantu perlawanan tubuh mengatasi infeksi virus atau bakteri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sebenarnya demam  tidak berbahaya, kecuali bila mencapai suhu 39-40 derajat celsius.  Namun, masih banyak terjadi kesalahan dalam menangani demam, misalnya  panik karena demam tinggi, suhu anak tidak diukur dengan benar dan mengompres dengan cara yang salah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;b&gt;Berikut ini cara mengompres yang benar:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1. Kompres dengan menggunakan &lt;b&gt;air hangat&lt;/b&gt;, bukan air dingin atau air es.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 2. Kompres &lt;b&gt;di bagian perut dan dada&lt;/b&gt; dengan menggunakan sapu tangan yang telah dibasahi air hangat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 3. Gosok-gosokkan sapu tangan perlahan di bagian perut dan dada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 4. Bila sapu tangan sudah kering, ulangi lagi dengan membasahinya dengan air hangat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Semoga bermanfaat!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-8706088716965387796?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8706088716965387796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8706088716965387796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2010/11/cara-mengompres-anak-yang-demam.html' title='Cara Mengompres Anak Yang Demam'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/TNfW2_5zkmI/AAAAAAAACq4/c4pRPAOx6Wo/s72-c/image.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-5895614708368185500</id><published>2010-08-28T20:46:00.000-07:00</published><updated>2010-09-28T20:48:15.014-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='video'/><title type='text'>Video Ali Baqir</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-58c0f6ad7a2338d4" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v7.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D58c0f6ad7a2338d4%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D2AFF5582D5854372CF997C3A18CA9387AF100505.3E603BBABD62F4C341C512F6135C5EF0245644DE%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D58c0f6ad7a2338d4%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DrvnORPvGOL5jOWcSRuYRT4n8P0Q&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v7.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D58c0f6ad7a2338d4%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D2AFF5582D5854372CF997C3A18CA9387AF100505.3E603BBABD62F4C341C512F6135C5EF0245644DE%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D58c0f6ad7a2338d4%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DrvnORPvGOL5jOWcSRuYRT4n8P0Q&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt; &lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-433b19d8dd80031c" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v19.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D433b19d8dd80031c%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4B73958312F08388EA07050ABD8FF3C5E775BAA2.2998A642C44975196370CF88BBACB0BA283D3CF8%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D433b19d8dd80031c%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D5e1Hf8gcFjgD-wMtrm2D_72jxHU&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v19.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D433b19d8dd80031c%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4B73958312F08388EA07050ABD8FF3C5E775BAA2.2998A642C44975196370CF88BBACB0BA283D3CF8%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D433b19d8dd80031c%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D5e1Hf8gcFjgD-wMtrm2D_72jxHU&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="319" height="265" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-e341bcef5db53b39" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v9.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3De341bcef5db53b39%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D576F8E7130E27DC50186AC9F844599EFCCDAF56E.2F6D350D328B6972F9AED64BC38C6B757F5FD760%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3De341bcef5db53b39%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DPBh4bC9s34t0jF685lGbdRTD-VU&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="319" height="265" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v9.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3De341bcef5db53b39%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D576F8E7130E27DC50186AC9F844599EFCCDAF56E.2F6D350D328B6972F9AED64BC38C6B757F5FD760%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3De341bcef5db53b39%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DPBh4bC9s34t0jF685lGbdRTD-VU&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt; &lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-c71f4f25d1421b38" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v20.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dc71f4f25d1421b38%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D2B5BAE53F7554B3D99B59B2DC056CC456F49610D.11AF425E32187358E28D60D649B3CAF3CEE20690%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dc71f4f25d1421b38%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Djz1lsLiSn0GFe3_oIWoP0YeIneU&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v20.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dc71f4f25d1421b38%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D2B5BAE53F7554B3D99B59B2DC056CC456F49610D.11AF425E32187358E28D60D649B3CAF3CEE20690%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dc71f4f25d1421b38%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Djz1lsLiSn0GFe3_oIWoP0YeIneU&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-1ed2803a3ed13232" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v7.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3D1ed2803a3ed13232%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D848C272CD50E606334001274E7B56ADA14537E7A.56E7A720DAB31ECF2BCC7EC8087DEC6EC8609FEC%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D1ed2803a3ed13232%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DKE_NXp-1chNOexBqq15n6OBcpWE&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v7.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3D1ed2803a3ed13232%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D848C272CD50E606334001274E7B56ADA14537E7A.56E7A720DAB31ECF2BCC7EC8087DEC6EC8609FEC%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D1ed2803a3ed13232%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DKE_NXp-1chNOexBqq15n6OBcpWE&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-b04e6e421a70c06a" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v19.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3Db04e6e421a70c06a%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DC4177082CDA4B1399891EBDBB57C1FF0CD008ED.80FEAF06FCB8D0E98E7BAA02E4DC372D6B660757%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Db04e6e421a70c06a%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DYymH9FF1Zel3UxK0U1kQU8ml4bY&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v19.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3Db04e6e421a70c06a%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331816441%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DC4177082CDA4B1399891EBDBB57C1FF0CD008ED.80FEAF06FCB8D0E98E7BAA02E4DC372D6B660757%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Db04e6e421a70c06a%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DYymH9FF1Zel3UxK0U1kQU8ml4bY&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-5895614708368185500?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5895614708368185500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5895614708368185500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2010/08/video-ali-baqir.html' title='Video Ali Baqir'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-6854285454621098445</id><published>2010-04-28T21:22:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T21:31:29.393-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecerdas anak'/><title type='text'>Menggali Kecerdasan Anak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/S9kJ7k5HH8I/AAAAAAAABcc/AEyL2Vec9GE/s1600/168458_puzelbinatang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/S9kJ7k5HH8I/AAAAAAAABcc/AEyL2Vec9GE/s200/168458_puzelbinatang.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465410541910958018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan suatu pendidikan sering dikaitkan dengan para orang tua dalam hal memahami anak sebagai indivdu yang unik,dimana setiap anak dilihat sebagai individu yang memiliki potensi-potensi yang berbeda satu sama lain namun saling melengkapi dan berharga.&lt;br /&gt;Selain memahami bahwa anak merupakan individu yang unik, ada beberapa catatan yang perlu kita perhatikan dalam kaitannya denga upaya kiat memahami anak, Yaitu bahwa anak adalah :&lt;br /&gt;Bukan Orang dewasa Mini. Anak adalah tetap anak-anak, bukan orang dewasa mini, mereka memiliki keterbatasan bila harus dibandingkan dengan orang dewasa.&lt;br /&gt;Dunia Bermain. Dunia mereka adalah dunia bermain, yaitu dunia yang penuh dengan spontanitas dan menyenangkan.&lt;br /&gt;Berkembang. Anak selain tumbuh secara fisik, juga berkembang secara psikologis, ada fase perkembangan yang dilaluinya dan anak menampilakn berbagai perilku sesuai dengan ciri-ciri masing-masing fase perkembangan tersebut.&lt;br /&gt;Senang meniru. Anak-anak pada dasarnya enang meniru, karena salah satu proses pembentukan tingkah laku mereka adalah diperoleh dengan cara meniru.&lt;br /&gt;Kreatif. Anak-anak pada dasarnya kreatif, mereka mempunyai ciri-ciri individu yang oleh para ahli sering digolongkan sebagai ciri-ciri individu yang yang kreatif, misalnya rasa ingin tahu yang besar, senang bertanya, imajinasi yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini maka orang tua dan guru perlu memahami kreatifitas yang ada pada diri anak-anak, dengan sikap yang luwes dan kreatif pula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-6854285454621098445?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6854285454621098445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6854285454621098445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2010/04/menggali-kecerdasan-anak.html' title='Menggali Kecerdasan Anak'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/S9kJ7k5HH8I/AAAAAAAABcc/AEyL2Vec9GE/s72-c/168458_puzelbinatang.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-5587676387620099003</id><published>2009-10-26T23:50:00.001-07:00</published><updated>2009-10-26T23:51:24.898-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Mengatasi Anak Suka Hisap Kuku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaYVg1ynKI/AAAAAAAABSY/OMS_V1qkFjk/s1600-h/gigit-kuku.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 153px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaYVg1ynKI/AAAAAAAABSY/OMS_V1qkFjk/s320/gigit-kuku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397168698810342562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak alasan kenapa si kecil &lt;a href="http://seputarduniaanak.blogspot.com/2009/07/dampak-kebiasaan-hisap-jempol-kebiasaan.html"&gt;suka menghisap jari ( biasanya jempol )&lt;/a&gt;, atau menggigit kukunya. Penyebabnya dari sekedar ingin tahu seperti apa rasanya, mengatasi rasa bosan, stress atau menutupi rasa takut. Kebiasaan seperti ini disebut dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nervous habit&lt;/span&gt;, yaitu kebiasaan yang disebabkan oleh perasaan takut atau gelisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kebiasaan menghisap kuku,  ada juga kebiasaan lainnya misalnya &lt;a href="http://seputarduniaanak.blogspot.com/2009/07/dampak-kebiasaan-hisap-jempol-kebiasaan.html"&gt;menghisap jempol&lt;/a&gt;, memainkan rambut, menggeretakkan gigi. Jika tidak cepat-cepat di tangani, kebiasaan ini terbawa sampai dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila si kecil melakukan kebiasaan ini secara tidak berlebihan dan tidak melukai dirinya, juga secara tidak sadar (misalnya sedang melihat TV), atau bila dia &lt;span class="fullpost"&gt;cenderung menggigit sebagai respon terhadap situasi tertentu (misalnya ketika akan menghadapi ulangan), maka Anda tak perlu cemas. Itu hanyalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cara anak mengatasi stress ringan&lt;/span&gt;. Kemungkinan besar kebiasaan ini akan berhenti dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apabila kebiasaan menggigit kuku tetap berlangsung atau susah dihindari, berikut cara-cara untuk menghilangkan kebiasaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Cari penyebabnya&lt;br /&gt;Pertama yang harus Anda lakukan adalah tanyakan pada si kecil mengapa ia gelisah. Biasanya respon awal kita ketika anak melakukan kebiasaan yang mengkhawatirkan adalah berusaha menghentikan kebiasaannya. Namun yang lebih penting lagi kita harus tahu penyebabnya dan memikirkan apakah si anak mengalami stress atau tidak. Katakan pada si kecil bahwa tiap orang memberi respon yang berbeda-beda. Dukung si kecil untuk mencoba berbagai solusi apabila solusi pertama belum berhasil. Ingatkan pula pada anak dan diri sendiri, bahwa ketekunan akan memberikan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan memarahi&lt;br /&gt;Menggigit kuku cenderung dilakukan tanpa sadar. Bila anak tidak menyadarinya, maka memarahi atau memaksanya menghentikan kebiasaan itu merupakan cara yang sia-sia. Beri tahu si anak secara perlahan-lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tentukan batasan&lt;br /&gt;Ingatkan pada anak bahwa kebiasaan menggigit kuku adalah tidak sopan, jangan lakukan di depan umum. Katakan juga pada anak agar kebiasaannya itu tidak meluas sehingga mengganggu orang lain.&lt;br /&gt;Bila anda menekan atau memaksanya menghentikan kebiasaannya, itu artinya membuat anak tambah stress. Semakin sedikit kerewelan Anda, maka akan semakin mudah bagi anak untuk menghentikan kebiasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Beri bantuan&lt;br /&gt;Bila teman-teman mengejeknya, dia mungkin siap untuk menghentikan kebiasaannya dan meminta bantuan pada Anda. Dukung anak untuk menceritakan perasaannya. Katakan padanya bahwa Anda sangat mencintainya. Lalu berikan solusi-solusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ajak diskusi&lt;br /&gt;Ajak anak untuk membicarakan kebiasaan buruknya, dampaknya, solusinya juga keterlibatan Anda. Misalnya anak menginginkan Anda untuk mengingatkan bila dia lupa, Anda akan mengingatkan bila merasa terganggu. Semakin besar anak, maka semakin sedikit ia menginginkan keterlibatan orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bantu menyadari kebiasaannya&lt;br /&gt;Buat persetujuan bagaimana cara Anda mengingatkan, terutama bila di depan umum. Misalnya dengan bahasa isyarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tawarkan alternatif&lt;br /&gt;Bila ada keinginan menggigit kuku, alihkan dengan menarik napas dalam-dalam, menggenggam atau teknik relaksasi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kapan harus khawatir&lt;br /&gt;Menggigit kuku bisa merupakan tanda kegelisahan yang berlebihan. Apabila hingga terluka dan berdarah, mendadak jadi lebih hebat dan sering dilakukannya, sebaiknya ajak anak ke dokter dan juga memerlukan bantuan psikolog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Artikel dirangkum dari Tabloid Nova.&lt;br /&gt;Kebiasaan menggigit kuku yang tampaknya sepele, namun bila sudah menjadi kebiasaan dan dilakukan dengan rutinitas yang sering, maka bukan masalah yang ringan lagi. Kemungkinan anak mengalami kegelisahan yang berlebihan, yang berarti mengganggu pertumbuhan jiwanya. Segera atasi kebiasaan anak agar tidak berlanjut hingga dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tags: anak suka gigit kuku, arti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nervous habit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, &lt;/span&gt;cara menghilangkan kebiasaan gigit kuku&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, &lt;/span&gt;cara mengalihkan ketika anak ingin menggigit kuku, cara mengatasi anak yang suka hisap kuku, akibat jika menggigit kuku secara berlebihan, kapan kebiasaan gigit kuku perlu bantuan dokter, kapan kebiasaan gigit kuku perlu bantuan psikolog, anak mengatasi stres ringan dengan menggigit kuku, penyebab anak suka gigit kuku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-5587676387620099003?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5587676387620099003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5587676387620099003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/mengatasi-anak-suka-hisap-kuku.html' title='Mengatasi Anak Suka Hisap Kuku'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaYVg1ynKI/AAAAAAAABSY/OMS_V1qkFjk/s72-c/gigit-kuku.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-934588132205694557</id><published>2009-10-26T23:48:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:49:19.879-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><title type='text'>Terapi Keluarga (Family Therapy)</title><content type='html'>&lt;div&gt; &lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt;Terapi keluarga adalah sesungguhya bagian dari cabang ilmu konseling yang relatif baru. Dia muncul di sekitar tahun 1950-an, sebagai suatu reaksi/koreksi atas psikoanalisa yang ditemukan oleh Sigmund Freud. Psikoanalisa dianggap sebagai sesuatu yang ‘gagal’ oleh para pionir terapi keluarga, sekalipun banyak dari mereka terlatih di bidang psikoanalisa.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: Times New Roman;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt;Dalam psikoanalisa, klien harus dikonseling sendirian. Kehadiran orang lain akan mengganggu proses penyembuhan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; margin-left: 0.25in;" align="left"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: Times New Roman;"&gt;   p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt;ara pionir terapi keluarga melihat ini sebagai suatu                      kelemahan (terutama juga karena pengaruh &lt;i&gt;systems thinking&lt;/i&gt;, yang melihat individu sebagai bagian dari suatu sistem yang namanya keluarga). Para pionir ini, terutama Virginia Satir, mencoba menghadirkan anggota keluarga lain dalam proses konseling, dengan keyakinan bahwa klien yang sedang dikonseling mempengaruhi dan dipengaruhi oleh anggota keluarga lain. Jadi dalam terapi keluarga, yang hadir tidak hanya individu yang dianggap bermasalah, tetapi juga anggota keluarga yang lain (yang mungkin menganggap dirinya tidak punya masalah).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt; Sekalipun terapi keluarga diawali dengan kesamaan pola pandang tadi, dalam perkembangannya muncul berbagai aliran dalam terapi keluarga. &lt;/span&gt;                     &lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt;Berikut ini contoh dari beberapa model yang ada seperti Family Systems Therapy oleh Murray Bowen. Bowen percaya bahwa keluarga mempunyai pengaruh sangat besar (lebih dari yang kita ketahui) terhadap hidup kita. Setiap kali kita masuk dalam suatu hubungan, pola-pola lama yang ada dalam keluarga kita mempengaruhi kita. Apalagi kalau kita mempunyai &lt;i&gt;unfinished business&lt;/i&gt; dalam hubungan di keluarga kita. Oleh karena itu, salah satu alat terapi Bowen adalah peta keluarga (genogram) 3 generasi.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal;"&gt;                     &lt;/span&gt;Structural Family Therapy oleh Salvador Minuchin. Sesuai dengan namanya, model ini melihat kepada struktur keluarga. Untuk mengubah masalah, struktur keluarga harus diperbaiki. Model ini sangat populer di tahun 1970-an.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt; Cognitive Behaviour Therapy (CBT) oleh Aaron Beck dan Albert Ellis. Model ini meyakini bahwa kelakuan bermasalah timbul karena pola pikir bermasalah. Ubahlah pola pikir yang salah, maka kelakuan bermasalah akan hilang/berubah. Model ini sangat berpengaruh saat ini.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;Experiential Family Therapy, termasuk disini Client-Centered Therapy oleh Carl Rogers dan Model Satir oleh Virginia Satir. pada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Tahoma;"&gt;Cognitive Behaviour Therapy (CBT) yang harus dilakukan adalah menggali ketidaksadaran klien untuk dapat mengetaguidan mengungkap permaslahan apa saja yang dialaminya barulah kemudian dibuat diagnosa atas kasus tersebut.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-934588132205694557?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/934588132205694557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/934588132205694557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/terapi-keluarga-family-therapy.html' title='Terapi Keluarga (Family Therapy)'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-4457795288300549592</id><published>2009-10-26T23:45:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:46:51.704-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>…pokoknya aku gak mau sekolah mah!!!</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;"&gt;Menagatasi Anak Mogok Sekolah Melalui Metode Family Centred Teraphy&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Wah…wah…wah…. kalimat seperti itu nampaknya sering kita dengar dan bahkan mungkin sering juga kita saksikan ditengah lingkungan sekitar kita.  apalagi bagi mereka yang memiliki anak yang masih berusia dibawah 5 tahun mungkin hal ini menjadi masalah “besar” bagi ortu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Masalah mogok sekolah ini adalah hal yang wajar dan lumrah terjadi pada anak-anak. pada masa ini adalah masa orientasi psikologis dan sosial bagi anak ditengah lingkungan sosialnya. tetapi jika masalah itu berlanjut dan cenderung menetap hingga hitungan 3 bulan berarti ada “gangguan” psikologis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Gangguan psikologis ini adalah reaksi psikologis yang distimulasi dari lingkungan terdekat anak yang &lt;i&gt;un comfotable &lt;/i&gt;sehingga anak memunculkan perilaku baru yang dianggap nyaman bagi dirinya. Imbas dari reaksi psikologis itu termanifestasi dalam bentuk konasi yaitu “mogok sekolah”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Nah kalau si kecil sudah mogok sekolah, tentunya “bunda” khawatir banget dan bingung cari cara untuk merayu agar si kecil mau sekolah lagi. Jika hal-hal ini terjadi pada anak Anda, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah melalui identifikasi masalah, seperti bagaimana persepsi dan kondisi lingkungan sekolah yang terjadi menurut anak. pancing agar anak mau bercerita tapi ingat….!!! tidak boleh evaluatif atau “mendikte”. pergunakan bahasa yang mudah dimengerti dan komunikatif 2 arah agar terbangun pemahaman antara anak dengan anda dan disarankan biasakan memanggil “nama” bukan dengan sub status pada anak (seperti adik, mas, mbak dll).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;posisikan anak sebagai “mitra/teman komunikasi” bukan sub ordinat yang harus selalu patuh dan taat tanpa adanya unsur edukatif. karena sesungguhnya anak adalah “satu individu yang utuh dan unik” yang memiliki karakteristik dan kepribadian tersendiri. jadi jangan di “bentuk” atau dipaksa sesuai dengan keinginan orangtua.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;berikan pengakuan akan keberadaan anak ditengah keluarga dengan mengajak bicara, bermain, bercerita, menonton TV bersama, makan bersama dan sebagainya. berikan reward dan punishmen yang proporsional dan edukatif jangan berlebihan. Dengarkan keluh kesah anak dan berikan penguatan moril jangan memotong pembicaraan yang disampaikan anak atau &lt;i&gt;menjustifikasi&lt;/i&gt; sehingga anak semakin bingung.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;bangun dan buatlah sebuah habbits baru dengan mencontohkan perilaku yang positif dan dapat dijadikan modeling bagi anak. cara membangun dan membentuk habbits baru adalah dapat dilakukan melalui pembagian tugas dan dikerjakan bersama-sama secara adil dan proporsional bukan dengan model instruktif. Memberitahu dan mencontohkan perileku yang positif dari perilaku negatif yang dimunculkan anak, buikan dengan evaluatif. terakhir catatlah setiap perubahan perilaku anak selama menjalani terapi ini. memang sangat dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penulis adalah Psikolog di Lembaga Hasiibu Counsulltan Malang&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-4457795288300549592?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4457795288300549592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4457795288300549592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/pokoknya-aku-gak-mau-sekolah-mah.html' title='…pokoknya aku gak mau sekolah mah!!!'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-3916235840178996944</id><published>2009-10-26T23:44:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:45:13.647-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Mengatasi anak bermasalah</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;“Buah jatuh tidak jauh dari pohonya” barangkali inilah yang tepat untuk mengilustrasikan tentang “pola asuh”. seperti kita ketahui bahwa pola asuh banyak dipengaruhi oleh berbagai elemen, seperti lingkungan dimana anak berinteraksi atau nilai-nilai yang diadopsi anak didalam diri dan kepribadianya semua itu akan menjadi suatu &lt;i&gt;script&lt;/i&gt; dalam kehidupan anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Why? kenapa anak dianggap bermasalah? anak akan dianggap bermasalah manakala ia berbenturan dengan nilai dan norma yang dijadikan acuan oleh orangtua walaupun sesungguhnya nilai dan norma itu bersifat relatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;When? kapan anak dianggap bermasalah?. anak bermasalah bukanlah anak yang “nakal”, “bodoh”, “main terus tidak pernah belajar”, “usil” dan segudang label lainnya yang seringkali diatributi pada “anak bermasalah”. Anak memunculkan suatu perilaku baru diluar perilaku kebiasaanya dan dianggap menggangu atau meresahkan orang disekitarnya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Where? anak bermasalah biasanya memunculkan suatu perilaku ketika situasi psikologisnya dirasakan tidak nyaman. perilaku itu akan muncul kapan saja tanpa perencanaan namun demikian masih dapat dikendalikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;How? bagaimana mengatasi anak bermasalah? memukul, memarahi, mengurung anak dirumah dan sebagainya adalah “tindakan kejahatan terhadap anak”. anak bermasalah bukan untuk dihukum layaknya seorang terdakwa, akan tetapi anak bermasalah memerlukan suatu “teraphy” didalam penangananya. Teraphy disini bisa berupa teraphy pembentukan dan pembiasaan perilaku baru (&lt;i&gt;new habbits teraphy&lt;/i&gt;) atau melalui konseling keluarga. tanpa dukungan, arahan dan ketauladanan yang dicontohkan orangtua kepada anak, anak akan selamanyamelakukan”modeling”. namun demikian ketika orangtua mengetahui bagaimana memerlakukan anak secara wajar sesuai dengan taraf usia pertumbuhan dan perkembangan psikologis anak maka benturan nilai-nilai tidak akan terjadi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;jadi, jangan pernah memarahi anak tanpa suatu alasan yang edukatif apabila anda menginginkan anak menuruti kemauan Anda. akan tetapi melalui pemahaman dan ketauladan sikap anak akan memodeling perilaku tersebut secara positif dalam kehidupannya.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-3916235840178996944?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3916235840178996944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3916235840178996944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/mengatasi-anak-bermasalah.html' title='Mengatasi anak bermasalah'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-629679868284968650</id><published>2009-10-26T23:39:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:41:55.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel kesehatan'/><title type='text'>URBAN LIFESTYLE</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Gaya hidup urban yang tidak sehat memang sulit dihindari, apalagi buat profesional dan eksekutif muda yang harus berkompetisi dalam karir sekaligus bergaul dengan teman atau rekan bisnis.&lt;/strong&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pernyataan mana saja di bawah ini yang membuat Anda mengangguk-angguk setuju:&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidak sempat sarapan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Stres karena macet di pagi hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makan siang dengan menu junk food.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tekanan di tempat kerja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pulang malam untuk menghindari macet.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurang minum air putih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersantai di depan televisi sambil ngemil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Clubbing hingga subuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alkohol da/atau rokok dan/atau kopi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Apabila jawaban Anda didominasi dengan ya, silahkan disimak tips-tips berikut untuk mengurangi efek negatif gaya hidup urban:&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;1. Sarap ringkas&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;    Roti gandum dengan keju potongan, atau crackers, atau buah apel adalah jenis-jenis sarapan ringkas dan sehat yang bisa Anda nikmati kapan dan di mana saja, bahkan sambil mengemudi mobil. Jangan lupa imbangi dengan sekotak jus segar organik, atau susu!.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;2. Seleksi dan Batasi Acara Gaul&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;    Tidak semua undangan clubbing atau party itu harus Anda jabani. Dan, dari yang Anda pilih untuk datangi, tidak semuanya harus Anda ikuti dari awal sampai akhir. Pentingnya acara-acara itu adalah untuk networking, bukan? Jadi, datanglah setelah orang-orang penting Anda sudah datang, dan pulanglah sebelum mereka pulang. Satu jam saja cukup untuk menjaga hubungan sosial yang baik.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;3. Ganti Camilan Dengan Buah Potong&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;    Ya, menonton serial seperti 24, Lost. Ugly Betty dan sejenisnya memang sangat seru, dan paling enak sambil ditemani cemilan. Jangan salah: buah potongan seperti melon, jeruk bali, semangka, atau pisnag juga bisa jadi cemilan! Semua sudah tersedia dengan mudah di supermarket.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;4. Botol Air Putih di Meja Kerja&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;    Malas rasanya untuk bolak balik ke pantry di kantor, atau panggil office boy berulang-ulang kali hanya untuk mendapatkan segelas air putih. Trik-nya: selalu sedioakan minimal dua liter air putih di meja kerja, atau dalam jarak yang bisa digapai tangan Anda dari tempat Anda duduk bekerja. Tempelkan tulisan:"Minum!" di depan layar monitor.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;5. Aromatherapy Dalam Ruangan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;    Wewangian lembut dari rempah-rempah atau sari bunga bisa membuat suasana ruang kerja jadi mirip tempat sap bintang lima. Aromatherapy ini ampuh untuk menjaga (atau bahkan meningkat) mood kerja, dan meredam stres. Kalau meja kerja Anda penuh kertas, hindari aromatherapy dalam bentuk lilin.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;6. Menunggu Macet di Gym&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;    Daripada di kantor atau ngopi-ngopi di mall, lebih baik habiskan waktu di dalam gym. Bukan berarti Anda harus workout selama dua jam setiap hari. Cukup lakukan low impact exercises, dan manfaatkan sarana steam dan sauna semaksimal mungkin. Bersantai di gym lounge sambil baca buku pastilah lebih sehat daripada bergosip tidak jelas di tengah mall.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;7. Satu Hari Detoks&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;    Hari Minggu seharusnya adalah hari paling cocok untuk jadi Detox Day. Sarapan yang layak, no junk food, nikmati makanan yang mentah atau direbus, jauhi daging dan dekati sayuran, serta santap lebih banyak lagi buah-buahan. Detoks juga harus dilakukan pada pikiran dan jiwa Anda dengan cara mematikan handphone, menjauhi internet, mengisirahatkan BlackBerry, menghindari mall yang ramai, dan mendekatkan diri pada hal-hal yang Anda cintai: kekasih, suami/istri, anak-anak, musik, film berkualitas, bacaan, anjing pemeliharaan, atau-well!-diri Anda sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Berteman dengan sehat, literally!&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-629679868284968650?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/629679868284968650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/629679868284968650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/urban-lifestyle.html' title='URBAN LIFESTYLE'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-4096160810204139551</id><published>2009-10-26T23:06:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:07:31.981-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Ibu, Ayah Ajari Aku Al-Quran</title><content type='html'>&lt;p&gt;Saya teringat ketika saya bekerja disebuah perusahaan swasta di Jakarta, ada seorang ayah yang mengatakan “bila anak diselimuti oleh Al-Qur’an maka anak kita akan dilindungi oleh Allah dari kehidupan dan perkembangan zaman yang yang semakin brutal” &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div&gt;Ungkapan itu membuat saya berfikir dan coba lebih memperhatikan fenomena saat ini, banyak orang tua yang sangat khawatir terhadap pergaulan yang bebas dan pendidikan yang tidak menghasilkan banyak hal positif bagi perkembangan anak-anak. Walaupun sudah diberikan dan dipilihkan tempat yang terbaik bagi perkembangan anak–anak mereka, satu hal yang sangat penting bagi orang tua adalah, berharap anaknya kelak menjadi yang terbaik. Namun harapan demi harapan tertinggal nan jauh disana, tetap saja anak–anak sekarang menghadapi kesulitan mendapatkan &lt;em&gt;culture &lt;/em&gt;yang Islami. Padahal banyak sekolah yang berlabel Islami, bila dilihat hasilnya hanya sekedar polesan nama saja. Output dari pendidikan yang ada sama seperti pendidikan pada umumnya, ini membuktikan bahwa kita harus memiliki terobosan–terobosan baru dalam melahirkan generasi rabbani. &lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Sekolah yang kita cintai ini (RUMAH TAHFIDZ) Jakarta Islamic School, memiliki responsibility yang sangat besar untuk  “Melahirkan generasi khalifah Qur’ani, Menjadi Khalifah Hafidz dan Hafidzoh, Memiliki Pengetahuan yang luas (International), Akhlaq yang mulia, Cerdas, menjadi Pelajar yang sukses dan memiliki jasad yang kuat."&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Al-Qur’an dapat membuat anak menjadi CERDAS, itu karena otak akan terus berproses bila anak senang dan mencintai Al-Qur’an. Bila ia mencintai dan biasa membaca dan mengkaji isi Al-Qur’an dimasa tuanya tak akan mudah pikun apalagi dia menghafal Al-Qur’an maka Allah menjamin orang tuanya akan diberikan penghargaan oleh Allah yaitu Al-Qur'an &lt;b&gt;&lt;i&gt;SEBAGAI PEMBELA DI HARI AKHIRAT&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, seperti kisah dibawah ini :&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Abu Umamah r.a. berkata : "Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an."&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Telah bersabda Rasulullah S.A.W : "Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya."&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, "Kenalkah kamu kepadaku?" Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?"&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Betapa bahagianya kita sebagai orang tua, yang memiliki anak sholeh, cerdas dan lebih–lebih sebagai asset dunia dan akhirat yang hakiki, yang menjamin pertemuan kita dengan Allah kelak di surga-Nya amiin.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Maka berkata Al-Qur'an : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Pada kedua ayah dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : "Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?"&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Lalu dijawab : "Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur'an."&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Subhanallah, sungguh luar biasa, kita sedang diberikan kesempatan oleh Allah SWT, untuk berinvestasi, investasi yang tak terhitung nilainya.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Anak adalah detik, anak adalah menit, anak adalah jam, anak adalah hari, anak adalah malam, anak adalah segalanya dalam kehidupan kita. Anak adalah hati kita, pikiran kita, penglihatan kita, pendengaran kita, tangan dan kaki kita, hembusan nafas kita, sampai dia adalah sosok yang selalu muncul dalam mimpi kita, dan dia adalah tesesan air mata kita, dia adalah isi pikiran kita, dia adalah isi do’a–do’a kita yang tak terlewatkan, harta sebesar atom dalam panggung dunia ini.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Semangat hidup hadir karena dia, senyum manis mekar karenanya, mata terbuka disiang dan malam hari karena keberadaanya, tangan yang berat ringan karena motivasinya, kaki yang lumpuh berlari kencang karena dorongannya, rasa malas yang menyelimuti hilang karena amanah yang ada, karena dia adalah KUNCI PINTU SURGA, dia adalah investasi kehidupan yang akan menjamin kita bertemu atau tidak dengan Sang Pencipta.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Marilah kita bersama, membangun generasi masa depan, yang akan menjadi pelita penyinar terang dalam kehidupan sejati. Saling membahu dan tolong menolong dalam mempersiapkan generasi qur’ani, yang akan mengizzahkan islam dipersada ini. &lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Ada beberapa tips yang bisa diterapkan, untuk menambah perbendaharaan metode–metode yang sudah ada dirumah yang perlu saya sampaikan, semoga dengan beberapa tips ini akan memberikan solusi dalam belajar menghafal Al-Qur’an di lingkungan rumah kita, agar mempermudah pengakraban anak–anak kita dengan Al-Qur’an :&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Perhatian&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;partisipasi&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; orang tua. Dalam mendidik anak mencintai Al-Qur’an, kita (orang tua) harus memberikan perhatian khusus pada anak.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;2.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Lingkungan harus kondusif,&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; lingkungan keluarga dan sekitar bisa memberikan nuansa yang baik dalam upaya mempelajari, menghafal dan memahami Al-Qur’an. Tempat menghafal membutuhkan tempat yang kondusif, &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;tenang, aman&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; tidak ada ganguan dari luar.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;3.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Memperhatikan pergaulan sehari–harinya, kita berusaha menghadirkan lingkungan qur’ani setiap waktu dilingkungan rumah kita.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;4.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Anak harus &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;dibiasakan&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; membaca Al-Qur’an secara teratur dan istiqomah.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;5.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berikan &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;waktu khusus&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; untuk menghafal, contohnya setiap selesai sholat magrib, isya’dan subuh.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;6.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berikan &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;target khusus&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an, contohnya membaca Al-Qur’an 5 ayat setiap setelah atau sebelum sholat (memiliki jadwal khusus )&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;7.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Membiasakan&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; sebelum mengjerjakan setiap pekerjaan (belajar) diusahakan untuk menghafal Al-Qur’an minimal 1 ayat.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;8.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Dalam mempelajari Al-Qur’an harus memakai metode yang &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;bervariatiaf,&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; diselingi cerita (bisa cerita tentang isi Al-Qur’an), bermain, atau bisa dengan alat–alat yang mendukung untuk mempelajari Al-Qur’an tersebut (visual/vidio, kaset,dll), dengan begitu anak akan menjadi senang dan mudah mempelajari dan memahami Al-Qur’an.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;9.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Orang tua ( Ayah dan Ibu ) harus saling &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;bahu membahu&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; dalam menjadikan dan mensukseskan anak dalam mempelajari, Menghafal Al-Qur’an.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span&gt;10.&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Orang tua dan guru disekolah harus &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;membangun komunikasi yang efektif&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, dalam rangka mengembangkan dan memberikan dukungan penuh kepada anak–anak disekolah dan dirumah.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Saya yakin guru dan semua orang tua pasti menginginkan yang terbaik bagi anak–anaknya, amanah ini harus dijaga dan dipelihara karena dia adalah salah satu kunci kita masuk kedalam surga.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Oleh karena itu rasanya penting untuk saling berbagi dalam hal ini, sekolah adalah salah satu tempat menimba ilmu, belajar untuk mengerti dan memahami, belajar untuk menerapkannya, belajar untuk menyampaikan kepada orang lain. Rumah juga adalah tempat belajar yang efektif, tepat dan cepat, karena mereka bersama guru yang pertama, guru yang dimuliakan Allah, guru tercinta, guru yang menjadi kunci mereka masyuk surga, dia adalah Ibunya, dia adalah Ayahnya.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Amin Yaa Robbal ‘Alamin.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;Wallahu a’lam bish showab&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-4096160810204139551?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4096160810204139551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4096160810204139551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/ibu-ayah-ajari-aku-al-quran.html' title='Ibu, Ayah Ajari Aku Al-Quran'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-8638354837657329711</id><published>2009-10-26T23:04:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:05:20.689-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Aku Hantar Engkau Hingga Pintu Surga</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;b&gt;Tiga Tipe Anak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Tipe rumah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan : mudah diatur dan dikendalikan, karena sangat tergantung pada orang tua.&lt;br /&gt;Kekurangannya : terlalu tergantung pada orang tua atau pengasuh, sulit beradaptasi, cenderung pemalu atau penakut.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;b&gt;2. Tipe sekolah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan : berhati-hati terhadap lingkungan baru, tetapi tidak penakut.&lt;br /&gt;Kekurangan : perlu sedikit waktu untuk beradaptasi, perlu dorongan awal untuk mencoba sesuatu yang baru atau menghadapi tantangan.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;b&gt;3. Tipe lingkungan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan : mudah bergaul, berani, menyenangkan, lincah, suka tantangan.&lt;br /&gt;Kekurangan : relatif sulit dikendalikan, perlu pengamanan lebih karena suka tantangan beresiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menanamkan Kepribadian Islami Sejak Dini&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Diantaranya adalah :&lt;br /&gt;1. Mauqif&lt;br /&gt;Menanamkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rosul SAW, kecintaan kepada al qur'an, kecintaan kepada kehidupan akhirat&lt;br /&gt;Menghilangkan ketakutan kepada setan dan musuh-musuh Allah, menghindarkan kecintaan kepada ideologi manusia dan kecintaan kepada kehidupan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Fikroh&lt;br /&gt;Membangun pemikiran Islam adalah rahmat bagi alam semesta, sistem hidup yang integral dan menyeluruh, serta aturan hidup yang berlaku disemua waktu dan ruang.&lt;br /&gt;Mengikis pemikiran Islam adalah identik, hidup yang sektoral dan hanya berlaku sementara atau setempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Amaliyyah/Fanniyah&lt;br /&gt;Membiasakan kerja ikhlas, kerja keras, kerja cerdas.&lt;br /&gt;Meninggalkan integritas yang rapuh, komitmen yang lemah, kompetensi yang rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berkreasi dalam Sarana Mendidik Anak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Dengan memperhatikan subyektifitas anak kita berkreasi dengan, menyengaja:&lt;/div&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Memperlihatkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;memperdengarkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan pengalaman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mencontohkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membiasakan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengawasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membimbing&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menasehati&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menegur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan Konsekuensi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menasehati, Menegur dan Memberi Konsekuensi yang Efektif Kepada Anak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Untuk menasehati, menegur atau memberi konsekuensi yang efektif kepada anak dapat dilakukan antara lain cara-cara :&lt;/div&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Selenggarakan rapat keluarga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sosialisasikan Visi Keluarga (benar, pintar, segar)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sepakati aturan main bersama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sepakati konsekuensi yang tepat dan sesuai&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksanakan secara konsekuensi dan konsisten&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan langkah-langkah koreksi bila perlu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan feedback&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan Evaluasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kembali kerapat keluarga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selalu beri dorongan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-8638354837657329711?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8638354837657329711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8638354837657329711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/aku-hantar-engkau-hingga-pintu-surga.html' title='Aku Hantar Engkau Hingga Pintu Surga'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-2643393888865261383</id><published>2009-10-26T23:03:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:04:03.306-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Menghadapi anak yang berbohong</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style=""&gt;Referensi :mengenali permasalahan perkembangan anak usia tk,pengarang:rita eka izzaty, S.Psi.Psi,Depdiknas,Jakarta 2005&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=""&gt;Berbohong adalah menceritakan suatu hal yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Berdasarkan pengamatan, ada beberapa bentuk kebohongan anak-anak, diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;kebohongan yang dilakukan untuk menutupi kondisinya. Biasanya anak menggunakan cerita dengan berbohong adalah untuk membuat orang lain / teman sebayanya menghargai dirinya (misalnya anak bercerita tentang perkelahiannya melawan monster atau binatang-binatang buas yang membuahkan kemenangan bagi dirinya ). Bagi orang dewasa, hal ini sudah pasti dianggap sebagai bualan,tapi bagi anak-anak hal ini adalah cerita yang sangat menarik perhatiannya. Sebagai orangtua atau orang dewasa ( yang memiliki peranan penting bagi anak ) sebaiknya menanggapi hal ini dengan respon yang positif, karena dapat menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi bagi anak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;kebohongan yang dilakukan dengan membesar-besarkan cerita yang baru saja dilakukannya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;kebohongan yang dilakukan untuk membela dirinya dari hukuman yang ditimpakan pada dirinya. Biasanya anak-anak cenderung melakukan kebohongan apabila mereka merasa hukuman yang ditimpakan tidak sesuai dengan kesalahannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;kebohongan yang dilakukan karena meniru perilaku orang-orang disekelilingnya, atau tokoh-tokoh yang dikaguminya, misalnya :ketika ada seseorang yang datang kerumah mencari si ibu, dan ibu tidak ingin menemui orang tsb, lalu ia meminta si anak mengatakan bahwa ibunya sedang pergi atau tidak ada dirumah. Hal ini jelas merupakan kebohongan yang secara langsung mudah diterima anak, sehingga membuat anak merasa bahwa ternyata berbohong bukanlah hal yang salah atau tidak boleh dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0.25in;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=""&gt;          Namun ada yang perlu diperhatikan dalam mengamati masalah kebohongan anak. Berbohong yang dilakukan anak mengandung sisi positif dan negatif. Sisi positifnya adalah kebohongan yang dilakukan mungkin merupakan gambaran terhadap apa yang dirasakannya (misalnya anak yang menceritakan tentang seekor anjing kecil yang sedih karena tidak memiliki teman ). Bila anak menceritakannya dengan ekspresi yang sedih, bisa jadi cerita tersebut mengisyaratkan akan perasaan sedihnya karena merasa ditinggalkan oleh teman-temannya . disisi lainnya, kebohongan anak dapat memunculkan efek negatif bila kebohongan dilakukan terus berlanjut dan mengarah pada kebohongan yang mengenai hal-hal nyata, misalnya kebiasaan mengambil barang yang bukan miliknya, tetapi ketika ditanya ia selalu memungkirinya. Ini yang perlu menjadi perhatian khusus bagi orang-orang dewasa/orangtua untuk mengarahkan dan memberikan tanggapan yang tepat yang akan merubah perilakunya menjadi lebih baik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Kiat-kiat menghadapi anak yang berbohong….&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;ol start="1" style="margin-top: 0in;" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=""&gt;memberikan penjelasan singkat yang mengandung unsur moral dan ketegasan bahwa jika ia berbohong akan membuat orang-orang/teman-teman di sekelilingnya tidak percaya lagi kepadanya bahkan akan menjauhinya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=""&gt;ketika anak berfantasi dengan ceritanya, berikan tanggapan positif lalu jelaskan tentang gambaran yang sebenarnya. Misalnya anak bercerita bahwa ia melihat seekor ular yang bisa terbang. Bagi orang dewasa tentunya ini hanyalah cerita fiktif yang dibuat-buat, tetapi tanggapan positif yang harus diungkapkan adalah dengan meluruskan dan menjelaskan bahwa ular yang ada tidak bisa terbang karena ular tidak memiliki sayap.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=""&gt;mencari alasan kenapa anak selalu berbohong dengan menggunakan pertanyaan terbuka (dimulai dengan kata “apa”,bukan “mengapa”, karena dengan memulai pertanyaan mengapa membuat anak merasa diadili )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-2643393888865261383?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2643393888865261383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2643393888865261383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/menghadapi-anak-yang-berbohong.html' title='Menghadapi anak yang berbohong'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-2078241270659826662</id><published>2009-10-26T23:02:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:03:01.507-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Maksiat dan Pengaruhnya</title><content type='html'>&lt;div&gt;Seorang siswa yang melanggar tata tertib di sekolah misalnya, dia akan mendapatkan sanksi. Pengendara mobil atau motor yang menerobos lampu merah contohnya, dia juga akan mendapatkan masalah, mulai dari dimaki-maki orang, ditilang polisi, bahkan mendapat kecelakaan.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Begitu pula, Allah telah membuat peraturan dan hukum untuk kebaikan kita, bila kita mentaati tentunya.  Pelanggaran terhadap peraturan dan hukum Allah kita kenal dengan sebutan maksiat.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;b&gt;Dasar-dasar maksiat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Semua kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia, baik yang besar maupun yang kecil, bermuara pada tiga hal.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;ol start="1" style="margin-top: 0in;" type="1"&gt;&lt;li&gt;Terikat hatinya pada selain Allah, seseorang yang hatinya terikat pada selain Allah akan bermuara pada perbuatan menyekutukan Allah (syirik).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;div style="margin-left: 0.25in;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;ol start="2" style="margin-top: 0in;" type="1"&gt;&lt;li&gt;Mengikuti nafsu amarah, orang yang memperturutkan nafsu amarahnya akan melakukan perbuatan zolim, dan sampai pada tindakan membunuh.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;ol start="3" style="margin-top: 0in;" type="1"&gt;&lt;li&gt;Memperturutkan Syahwat, orang yang terlena dan memperturutkan nafsu syahwatnya akan jatuh pada perbuataan keji dan melakakan perbuatan zina&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Dan seseorang sangat mungkin terjatuh dan melakukan semua muara dosa di atas sekaligus. Oleh karenanya Allah telah memberi gambaran kepada kita tentang sifat-sifat ‘Ibadurrahman (hamba-hamba Allah) diantaranya :&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;”Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya).” (Al-Furqaan: 68)&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Oleh sebab itu agar terhindar dari jebakan kemaksiatan, manusia harus melakukan lawan dari ketiganya, yaitu:&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;a.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Menguatkan keimanan dan hubungan hati dengan Allah swt. dengan senantiasa mengikhlaskan segala amal perbuatan hanya karena Allah.&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Mengendalikan rasa marah, karena marah merupakan pangkal sumber dari kezhaliman yang dilakukan oleh manusia.&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;c.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Menahan diri dari syahwat yang menggoda manusia sehingga tidak jatuh pada perbuatan zina&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Pengaruh Maksiat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase;"&gt;Pengaruh maksiat pada pribadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-indent: 0.5in;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 35.7pt; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berkurangnya Iman&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Maksiat yang dilakukan oleh seseorang dapat menyebabkan berkurangnya iman orang tersebut,&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; “Sesungguhnya iman itu bertambah dan berkurang, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan”.&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 35.7pt; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kehilangan Iman&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Bahkan maksiat dapat menghilangkan keimanan orang yang melakukannya sebagaimana hadis Nabi : &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; “Tidaklah orang yang berzina itu ketika dia berzina dalam beriman, tidaklah orang yang mencuri itu ketika ia mencuri dalam keadaan beriman, dan tidaklah orang yang meminum khamer itu ketika ia minum dalam keaadaan beriman”. (HR. Bukhari)&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tertutupnya hati&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Sesungguhnya seorang hamba jika melakukan dosa, maka terbentuklah noda hitam dalam hatinya. Jika ia melepaskan dosa, istighfar dan taubat, bersihlah hatinya. Ketika mengulangi dosa lagi, bertambahlah noda hitamnya, sehingga menguasai hati. Itulah Roon (rona) yang disebutkan dalam Al-Qur’an, “Sekali-kali tidak (demikian), Sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (HR At-Tirmidzi).&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Rizkinya terhalang&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba diharamkan mendapat rezeki karena dosa yang dilakukannya” (HR Ibnu Majah dan Hakim)&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 35.7pt; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hafalan dan daya ingat buruk&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Berkata Imam As-Syafi’i, “Saya mengadu pada Waqi’i tentang buruknya hafalanku. Beliau menasihatiku agar meninggalkan maksiat. Dan memberitahuku bahwa ilmu adalah cahaya. Dan cahaya Allah tidak diberikan kepada orang yang bermaksiat.”&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 35.7pt; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hilangnya nikmat Allah dan potensi diri&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Umar bin Khattab berwasiat ketika melepas tentara perang: ”Dosa yang dilakukan tentara (Islam) lebih aku takuti dari musuh mereka. Sesungguhnya umat Islam dimenangkan karena maksiat musuh mereka kepada Allah. Kalau tidak demikian kita tidak mempunyai kekuatan, karena jumlah kita tidak sepadan dengan jumlah mereka, perlengkapan kita tidak sepadan dengan perlengkapan mereka. Jika kita sama dalam berbuat maksiat, maka mereka lebih memiliki kekuatan. Jika kita tidak dimenangkan dengan keutamaan kita, maka kita tidak dapat mengalahkan mereka dengan kekuatan kita.”&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase;"&gt;Pengaruh maksiat pada keluarga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span&gt;Ø &lt;/span&gt;Lenyapnya suasana harmonis dalam rumah tangga&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Interaksi kita dengan Allah sangat berengaruh pada interaksi kita pada istri/suami,anak dan anggota keluarga yang lain, ketika kita sedang dekat dengan Allah, rajin beribadah baik yang wajib apalagi ditambah dengan ibadah sunnah, meninggalkan dosa-dosa kecil maupun besar, coba perhatikan dan rasakan niscaya istri/suami, anak dan anggota keluarga akan dekat dengan kita dan suasana dalam rumah tangga akan terasa harmonis. Begitu pula sebaliknya.&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span&gt;Ø &lt;/span&gt;Keluarga berantakan&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Namun bila kita melakukan maksiat dan terus bermaksiat, dapat dipastikan keharmonisan dalam rumah tangga lambat laun akan berkurang bahkan akan hilang dan akan berganti dengan ketidak nyaman dan bahkan bisa saja keluarga menjadi berantakan bahkan tidak tertutup kemungkinan terjadi pereraian dan anak-anak menjadi korban&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase;"&gt;Pengaruh maksiat pada masyarakat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.75in;"&gt;&lt;span&gt;v &lt;/span&gt;Hilangnya keberkahan dan rahmat Allah&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Allah menjanjikan apabila penduduk satu negeri beriman dan bertakwa, niscaya Allah akan membukakan keberkahan dari langit dan dari bumi, dalam surat Al A’raf ayat 96 Allah berfirman : “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Demikianlah janji Allah, sebaliknya bila penduduk negeri tersebut tidak beriman dan bertakwa bahkan kemaksitan merajalela, niscaya murka Allah akan menghampiri mereka.&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.75in;"&gt;&lt;span&gt;v &lt;/span&gt;Terjadi keresahan dan kekacauan pada masyarakat&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Tidak ada satupun kemaksitan oleh seseorang keuali akan menimbulkan keresahan baik dalam diri sipelaku maupun orang lain, penurian, perampokan, pembunuhan, dan semua hal yang mengandung unsurmaksiat pasti menyisakan rasa tidak nyaman dan keresahan bahkan kekaauan dalam masyarakat&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.75in;"&gt;&lt;span&gt;v &lt;/span&gt;Terjadinya musibah yang dahsyat&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;Allah SWT mengingakan kita dalam surat Al Anfal ayat 25 : “Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.&lt;/div&gt; &lt;div style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;bahwa maksiat yang dilakukan oleh seseorang atau sekelomok orang dapat mendatangkan musibah yang ternyata dapat menimpa siapa saja, oleh karena itu kita harus mencegah maksiat siapapun pelakunya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-2078241270659826662?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2078241270659826662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2078241270659826662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/maksiat-dan-pengaruhnya.html' title='Maksiat dan Pengaruhnya'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-4327098013053834828</id><published>2009-10-26T23:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:02:16.133-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Mendidik anak agar Sholih dan Cerdas</title><content type='html'>&lt;div&gt;Karena, selain anugerah, anak juga merupakan amanah ”berat” yang dititipkan Allah kepada orang tuanya, terlebih lagi di tengah-tengah merosotnya nilai-nilai etika, moral dan gencarnya serangan permisifisme (budaya serba boleh) melalui media elektronik, tanggungjawab orang tua menjadi kian berat anak memang anugerah, bahkan di dalam al-Qur’an dikatakan sebagai persiapan hidup, ”Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia...” (QS. Al-Kahfi : 46) Bayangkan, jika hidup kita tanpa perhiasan, semuanya akan terasa suram. Untuk itu kita patut bersyukur ata nikmat Allah yang dititipkannya melalui anak-anak kita. Rasa syukur itu dapat kita wujudkan dengan mengasuh dan mendidik mereka berlandaskan fitrah dan kasih sayang. Selain sebagai anugerah, anak diberikan kepada orant tuanya sebaga amanah ”berat” untuk dipelihara, dididik dan dibina agara berkualitas dan tangguh. Seperti diperintahkan dalam al-Qur’an, ”Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakanga merke anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereke bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar” (QS.An-Nisaa’ :9). Setiap orang tua harus menyadari amanah ini. Karena orang tualah yang bertanggun jawab terhadap pendidikan anak-anaknya. Jika orang tua tak memiliki kemampuan untuk mendidik, tanggungjawabnya memang dapat dibagi kepada kepada guru di sekolah atau lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Namun peran sentral harus tetap pada orang tua. Caranya, orang tua dapat memilih guru atau sekolah untuk anak-anaknya dengan kriteria yang tepat. Misalnya, guru atau sekolah yang dipilih harus mampu membina anak-anak dengan berbagai disiplin ilmu atas dasar akidah, akhlak, dan ajaran Islam.&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Didiklah anak-anakmu pada tiga perkara: mencintai Nabimu, mencintai ahli baitnya, dan membaca al-Qur’an (HR. Ath-Thabrani). Tiga hal yang diperintahkan Nabi untuk diajarkan kepada anak-anak kita terkait dengan puncak dan asas berbagai kecerdasan pada anak kita. Bisa jadi sebagian orang menyebut kecerdasan ini dengan kecerdasan spritual atau kecerdasan relijius. Karena memperkenalkan pribadi Nabi Muhammad saw sejak dini akan menjadi pondasi penting pembangunan akhlak Islam pada anak-anak. Jadikanlah sosok Nabi itu hidup dalam benak mereka dan sangat mereka cintai. Tak ada pribadi yang lebih indah budi pekertinya daripada Nabi Muhammad. Dan engkau (Muhammad) sunggu berakhklaq mulia (QS; al Kalam:4). Dengan menghadirkan pribadi Nabi dalam keseharian anak-anak, mereka akan lebih mudah melaksanakan akhlaq Isalami, sebab ada sosok yang menjadi panutan dihadapan mereka. Menghadirkan sosok Nabi misalnya dapat dilakukan dengan mengisahkan betapa beliau pribadi yang penyayang kepada sesama manusia, betapa beliau amat penyantun, betapa beliau pemberani dalam membela kebenaran, betapa beliau taat kepada Allah dengan tekun beribadah dll. Teladani Keluarga Nabi, Keluarga Nabi adalah istri dan anak-anak beliau dan juga menantu beliau yang shalih. Tidak diragukan merekalah orang-orang terdekat dengan Nabi. Mereka pulalah orang-orang yang paling mencintai Nabi dan berusaha melanjutkan perjuangan Nabi dalam menyebarkan ajaran Islam. Kisah tentang mereka pun akan menjadi inspirasi sangat berharga bagi anak-anak kita dalam meneladani Nabi. Mungkin kita mesti banyak menggali bagaimana Nabi ikut serta mendidik Hasan dan Husein, cucu beliau, yang bahakan kerap beliau anggap sebagai anak-anaknya sendiri. Tentu saja, kita pun mesti menggali kisah bagaimana Nabi dan Syyidatina Khadijah mendidik putri-putri mereka dimasa kecilnya, yang bisa kita fahami dari petikan kisah Fatimah Az Zahra ra, putri beliau. Pada masa kecilnya Fatimah menyaksikan bagaiman ayahandanya gigih menda’wahkan Islam dan tidak sedidikt mendapatkan tantangan keras dari orang-orang. Tentu juga kita dapat banyak belajar dari bagaimana Nabi mengasuh dan mendidik cucu beliau Hasan Husein yang beliau anggap sebagai anak-anak sendiri, dimana pada saat yang sama beliau memimpin umat Isalam membangun masyarakat Islam di jazirah Arab. Tilawah Quran, Tilawah ini sangat penting artinya dalam pendidik. Tilawah menjadi salah satu tugas Nabi dalam mendidik manusia (QS. Ali Imran:164). Tilawah artinya membaca. Untuk kalangan yang tidak berbahasa Arab, tentu saja tilawah yang benar mesti disertai usaha untuk mengetahui apa arti bacaan al Quran. Untuk itu, dalam kaitan pendidikan anak, kita mesti mengusahakan agar anak kita mengetahui paling tidak makna-makna penting dari ajaran Islam sejak dini. Misalnya sejak kecil kita telah menanamkan aqidah yang benar; memperkenalkan siapakah Allah dan bahwa Dia Pencipta segala sesuatu yang ada. Anak pun sejak dini diperkenalkan dengan ibadah shalat. Bahkan Nabi memberikan patokan usia 7 tahun sebagai usia dimana orang tua serius memperhatikan shalat anaknya dan ketika mencapai usia 10 tahun sudah boleh memberikan hukuman apabila si anak lalai dalam menunaikan sholatnya. Jadi, pengajaran nilai ajaran Islam sejak dini adalah pesan yang dapat kita petik dari perintah mengajarkan ”tilawah” kepada anak-anak ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-4327098013053834828?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4327098013053834828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4327098013053834828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/mendidik-anak-agar-sholih-dan-cerdas.html' title='Mendidik anak agar Sholih dan Cerdas'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-1380198042342075891</id><published>2009-10-26T22:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T23:00:30.417-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Apakah IKHLAS itu mahal ?</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Maknanya kemudian berkembang menjadi antara lain “tulus” karena perbuatannya murni dari pengaruh yang lain, “memilih” karena mengambil sesuatu yang tidak bercampur dengan hal yang tidak dikehendaki, “bebas” karena terlepas dari campur tangan atau pengaruh pihak lain, “menyendiri” karena melepaskan diri dari orang banyak, “ikhlas”  karena memurnikan perbuatan hanya untuk Allah dan terlepas dari tujuan-tujuan lain, “khusus” karena murni kepada yang ditujukan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Masih menurut ensiklopedia Pusat Studi Al-Qur'an, Kata &lt;i&gt;ikhlash &lt;/i&gt;(bentuk mashdar &lt;i&gt;akhlasha&lt;/i&gt;) mempunyai beberapa pengertian. Menurut al-Qurtubi, &lt;i&gt;ikhlash &lt;/i&gt;pada dasarnya berarti “memurnikan perbuatan dari pengaruh-pengaruh makhluk”. Ar-Ruwaim mendefinisikannya dengan “tidak ada keinginan dari pelakunya terhadap imbalan dan pahala di  dunia dan akhirat’.  Al-Junaid mengartikannya sebagai “rahasia di antara hamba dan Allah, tidak diketahui oleh para malaikat lalu mencatatnya, setan juga tidak mengetahuinya sehingga tidak dapat merusaknya, dan hawa nafsu pun tidak mengenalinya lalu condong kepadanya”. Sejalan dengan Al-Juwaini, Abu Al-Qasim Al-Qusyairi mengemukakan arti ikhlas dengan menampilkan sebuah riwayat dari Nabi Saw, “Aku pernah bertanya kepada Jibril tentang ikhlas. Lalu Jibril berkata, “Aku telah menanyakan hal itu kepada Allah,” lalu Allah berfirman, “(Ikhlas) adalah salah satu dari rahasiaku yang Aku berikan ke dalam hati orang-orang yang kucintai dari kalangan hamba-hamba-Ku.” Pengertian yang demikian dapat dijumpai di dalam S. Al-Insan [76]: 9, &lt;i&gt;”Sesungguhnya kami memberi makan kepadamu hanya untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak mengharapkan balasan dari kamu dan tidak pula ucapan terima kasih.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Akhlasha &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;dan pecahannya di dalam al-Quran terulang 31 kali dan &lt;i&gt;akhlasha  &lt;/i&gt;sendiri terulang dua kali dengan pelaku yang berbeda. Bentuk lain yang terdapat di dalam al-Quran adalah bentuk &lt;i&gt;ism fa‘il &lt;/i&gt; dari &lt;i&gt;akhlasha, &lt;/i&gt;yaitu &lt;i&gt;mukhlish/mukhlishûn/mukhlishîn&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;= orang-orang yang ikhlas), terulang 20 kali. Sebagian dari kata tersebut, ada ulama yang membacanya sebagai bentuk &lt;i&gt;ism maf‘ul &lt;/i&gt;sehingga menjadi &lt;i&gt;mukhlash/mukhlashîn/mukhlashûn&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;= orang-orang yang terpilih); bentuk kata kerja intransitif, &lt;i&gt;khalasha  &lt;/i&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;= menyendiri) sekali; bentuk &lt;i&gt;ism fa‘il&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;khâlish/khâlishah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;= yang murni, yang khusus) tujuh kali; dan bentuk kata kerja sekarang (&lt;i&gt;mudhâri‘&lt;/i&gt;), &lt;i&gt;astakhlishu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;= aku memilih) sekali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Kata &lt;i&gt;akhlasha &lt;/i&gt;yang terdapat di dalam S. An-Nisâ’[4]: 146 diartikan dengan “memurnikan”, yaitu memurnikan ibadah dan ketaatan kepada Allah dari ria dan syirik. Ayat ini berkaitan dengan orang-orang yang tidak termasuk munafik yang akan disiksa kelak di dalam neraka yang paling rendah, yaitu orang-orang yang bertobat, dan berpegang teguh pada agama Allah dan memurnikan ibadahnya hanya kepada Allah. &lt;i&gt;Akhlasha &lt;/i&gt;di dalam S. Shad (38): 46, diartikan dengan mensucikan atau menjadikan tulus. Ata’ dan Malik bin Dinar mengartikannya dengan ‘mensucikan’, yaitu Allah mensucikan hati mereka (Ibrahim, Ishaq, dan Ya‘qub &lt;i&gt;a.s&lt;/i&gt;.) dari mencintai dunia. Adapun Mujahid mengartikannya dengan ‘menjadikan mereka tulus melakukan perbuatan untuk dan mengingatkan manusia tentang kehidupan akhirat.’&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Orang yang  melakukan perbuatan ‘ikhlas’ disebut  &lt;i&gt;mukhlish&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;. Di dalam Alquran kata&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;" dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; dan jamaknya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;" dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;, ada yang dapat dibaca dengan dua cara, yaitu &lt;i&gt;mukhlish &lt;/i&gt;atau &lt;i&gt;mukhlishun/mukhlishin &lt;/i&gt;(bentuk &lt;i&gt;ism fa‘il&lt;/i&gt;)atau&lt;i&gt; mukhlash &lt;/i&gt;atau &lt;i&gt;mukhlashun/mukhlashin &lt;/i&gt;(bentuk &lt;i&gt;ism maf‘ul&lt;/i&gt;)&lt;i&gt;, &lt;/i&gt;seperti yang terdapat di dalam S. Maryam (19): 51, Yusuf (12): 24, Ash-Shaffat (37): 40, 74, 128, 160, dan 169, serta Shad (38): 83&lt;i&gt;. &lt;/i&gt;Bila dibaca&lt;i&gt; mukhlish &lt;/i&gt;maka maknanya adalah ‘orang yang tulus atau ikhlas kepada Allah’, tetapi jika dibaca &lt;i&gt;mukhlash  &lt;/i&gt;maka maknanya adalah ‘orang pilihan (Allah).’ Kedua makna tersebut dapat digunakan untuk menerangkan orang yang disebut  di dalam ayat yang dimaksud. Kata tersebut digunakan berkaitan dengan Nabi Musa &lt;i&gt;a.s&lt;/i&gt;. (S. Maryam [19]: 51); Nabi Yusuf &lt;i&gt;a.s.&lt;/i&gt; (S. Yusuf[12]: 24); orang-orang yang akan mendapatkan kenikmatan di surga (S. Ash-Shaffat [37]: 40); orang yang tidak termasuk golongan yang sesat yang akan di azab di akhirat; padahal, telah datang kepada mereka pemberi peringatan (S. Ash-Shaffat [37]: 74); Nabi Ilyas &lt;i&gt;a.s.&lt;/i&gt; dan umatnya yang tidak termasuk penyembah &lt;i&gt;Ba‘l  &lt;/i&gt;dan akan masuk neraka (S. Ash-Shaffat [37]: 128); jin yang tidak termasuk penghuni neraka (S. Ash-Shaffat[37]: 160); orang musyrikin yang seandainya mendapat kitab dari Allah tentulah mereka akan termasuk orang yang ikhlas (S. Ash-Shaffat [37]: 169); dan orang yang akan selamat dari godaan iblis yang telah bersumpah kepada Allah akan menggoda segenap anak Adam (S. Shad [38]: 83). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Di samping itu, ada yang hanya dibaca dengan &lt;i&gt;mukhlish &lt;/i&gt;dan jamaknya &lt;i&gt;mukhlishin/ mukhlishun.&lt;/i&gt; Bacaan yang demikian selalu dikaitkan dengan kata &lt;i&gt;ad-din &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;kecuali pada S. Al-Baqarah (2): 39. Kata &lt;i&gt;ad-din&lt;/i&gt;, menurut para ahli tafsir, berarti ‘ibadah’ atau ‘ketaatan kepada Allah’. Hal ini berarti bahwa penggunaan kata &lt;i&gt;mukhlish&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; selalu diartikan dengan ‘orang yang melakukan perbuatan (ibadah atau ketaatan) yang tulus kepada Allah dan terlepas dari pengaruh makhluk yang terwujud di dalam ria dan syirik’. Penggunaan kata yang demikian berkaitan dengan perintah menyembah kepada Allah dengan penuh keihlasan (S. Az-Zumar [39]: 2, 11, dan 14, Al-A‘raf [7]:  29, serta Al-Mu’min [40]: 14 dan 65); tabiat manusia yang jika dalam kesulitan pasti akan memohon dengan sejernih hati (ikhlas) hanya kepada-Nya (S. Yunus [10]: 22, Al-‘Ankabut[29]: 65, Luqman [31]: 32); Ahli Kitab yang diperintah hanya menyembah dengan ikhlas kepada Allah, tetapi mereka mengkhianatinya (S. Al-Bayyinah [98]: 5); dan pertentangan orang beriman dengan orang Nasrani dan Yahudi, sedangkan orang beriman adalah yang lebih tulus menyembah kepada Allah (S. Al-Baqarah[2]: 139). (Zubair Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Jadi apakah ikhlas itu mahal? Ya! Karena, Allah swt tak akan membiarkan kita masuk ke dalam surgaNya dengan mudah tanpa ada usaha. Ikhlas adalah sesuatu yang bergengsi,. Orang yang mampu melakukannya bukanlah orang yang tidak konsisten. Dia akan berusaha meluruskan niat diawal, di tengah dan diakhir amalnya. Ia pun tak pernah berpura-pura baik, terhadap siapapun. karena ia tahu yang dilakukannya. tak pernah ada tawar menawar ataupun di ukur dengan uang, jasa maupun tenaga dalam melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Iklas pun menunjang kinerja prpduktif. Di mana orang-orang yang ikhlas hanya akan bekerja dengan maksimal dan akhir amalnya di serahkan pada penilaian Allah swt.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 18pt;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung. sehingga ikhlas ada di dalam diri kita dan selalu menjadikan kita sebagai orang yang waspada terhadap tindakan kita. Segala kebaikan hanyalah milik Allah, dan segala kekurangan milik kita sebagai hamba yang dhoif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-1380198042342075891?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/1380198042342075891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/1380198042342075891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/apakah-ikhlas-itu-mahal.html' title='Apakah IKHLAS itu mahal ?'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-8617294890972075644</id><published>2009-10-26T22:56:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T22:57:32.380-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Cara Efektif Mendidik Anak</title><content type='html'>&lt;p&gt;Di dalam Islam, Rasulullah SAW sudah mengajarkan dan memberikan “guidance” kepada kita bagaimana cara kita mendidik anak-anak kita. Ada beberapa cara yang bisa kita jadikan rujukan utama untuk mendidik anak-anak kita.&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mendidik dengan keteladanan&lt;br /&gt;Setiap anak akan belajar dari lingkungan di mana dia berada. Orang-orang di sekelilingnya akan menjadi model dan contoh dalam bersikap. Sudah selayaknyalah kita memberi keteladanan kepada anak-anak kita. Satu-satunya teladan yang menjadi panutan kita adalah Rasulullah SAW. kemarahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendidik dengan kebiasaan&lt;br /&gt;Suatu kebaikan harus dimulai dengan pembiasaan. Anak dibiasakan bangun pagi, anak dibiasakan Sholat Shubuh, dsb. Pembiasaan itu harus kita mulai sejak dini, bahkan pembiasaan membaca al Qur’anpun bisa dimulai sejak dalam kandungan. Sehingga dalam Islam pembiasaan shalatpun juga sudah dimulai sejak anak berumur 7 tahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendidik dengan nasehat&lt;br /&gt;Anak sebagai wujud manusia kecil, juga terdiri dari jasad dan hati. Mereka pun dilahirkan dalam keadaan yang bersih dan suci. Hatinya yang putih dan lembut itupun akan mudah tersentuh dengan kata-kata yang hikmah. Menasehati akan lebih berkesan daripada memarahi. Itu pulalah yang dicontohkan oleh rasulullah kepada kita ketika beliau mendidik para sahabat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendidik dengan hukuman&lt;br /&gt;Di dalam Islam, menghukum diperbolehkan selama tidak berlebihan dan menimbulkan efek jera kepada anak agar tidak mengulangi perbuatannya. Akan tetapi harus diperhatikan adab-adabnya, jangan sampai berlebihan yang akhirnya akan membuat anak menjadi dendam.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Wallahu’alam bishawab.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-8617294890972075644?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8617294890972075644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8617294890972075644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/cara-efektif-mendidik-anak.html' title='Cara Efektif Mendidik Anak'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-7026234326296894730</id><published>2009-10-26T20:55:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T20:56:55.355-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='referensi'/><title type='text'>Free Templates Blog</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teman-teman nih saya mau sharing tempet untuk download templet blogspot yang sudah di modifikasi dan bagus-bagus tinggal anda pakai dan kalau teman-teman tahu tempet tempelt yang lain di share disini ya...&lt;/div&gt;&lt;div style="float: left; width: 50%;"&gt;&lt;a href="http://freetemplates.blogspot.com/" target="blank"&gt;http://freetemplates.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.eblogtemplates.com/" target="blank"&gt;http://www.eblogtemplates.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.finalsense.com/" target="blank"&gt;http://www.finalsense.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogspottemplate.com/" target="blank"&gt;http://www.blogspottemplate.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.geckoandfly.com/blogspot-templates/" target="blank"&gt;http://www.geckoandfly.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://freshbloggertemplates.blogspot.com/" target="blank"&gt;freshbloggertemplates.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.gosublogger.com/" target="blank"&gt;http://www.gosublogger.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.giselejaquenod.com.ar/blog/blogger-templates/" target="blank"&gt;http://www.giselejaquenod.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://template-unik.blogspot.com/" target="blank"&gt;http://template-unik.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="float: right; width: 50%;"&gt;&lt;a href="http://www.suckmylolly.com/" target="blank"&gt;http://www.suckmylolly.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://k2modify.blogspot.com/" target="blank"&gt;http://k2modify.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogcrowds.com/resources/blogger_template.php/" target="blank"&gt;http://www.blogcrowds.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://webbietips.blogspot.com/" target="blank"&gt;http://webbietips.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://btemplates.com/" target="blank"&gt;http://btemplates.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blogandweb.com/" target="blank"&gt;http://blogandweb.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://freeskins.blogspot.com/" target="blank"&gt;http://freeskins.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.template-godown.com/" target="blank"&gt;http://www.template-godown.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ourblogtemplates.com/" target="blank"&gt;http://www.ourblogtemplates.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://layout4all.blogspot.com/" target="blank"&gt;http://layout4all.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://x-template.blogspot.com/" target="blank"&gt;http://x-template.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="float: left; width: 50%;"&gt;&lt;a href="http://www.templatepanic.com/" target="blank"&gt;templatepanic.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://goblogtemplate.blogspot.com/" target="blank"&gt;goblogtemplate.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://themes.butikkita.com/" target="blank"&gt;butikkita.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sushidating.com/blogspot-templates/" target="blank"&gt;sushidating.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="float: right; width: 50%;"&gt;&lt;a href="http://mashable.com/2008/05/17/70-plus-new-and-beautiful-blogger-templates/" target="blank"&gt;mashable.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bloggerbuster.com/2007/08/blogger-template-downloads.html" target="blank"&gt;bloggerbuster&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.wishix.com/pages/blogskins.php" target="blank"&gt;wishix.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bloggertricks.com/2008/05/japanese-fleur-blogger-template-free.html" target="blank"&gt;bloggertrick&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bloggero.com/category/blogger-templates/" target="blank"&gt;bloggero.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogspottutorial.com/" target="blank"&gt;Blogspottutorial&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bloggermagz.blogspot.com/" target="blank"&gt;bloggermagz&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogtemplate4u.com/" target="blank"&gt;blogtemplate4u.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;selanjut...siapa lagi ya....menyusul aja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-7026234326296894730?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7026234326296894730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7026234326296894730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/free-templates-blog.html' title='Free Templates Blog'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-6249417784010657353</id><published>2009-10-23T00:56:00.000-07:00</published><updated>2009-10-23T01:18:58.145-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edit photo'/><title type='text'>PHOTOFUNIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuFi6_dkHHI/AAAAAAAABNQ/ytE189JzTVI/s1600-h/PhotoFunia-769b9f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 278px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuFi6_dkHHI/AAAAAAAABNQ/ytE189JzTVI/s320/PhotoFunia-769b9f.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395702594173934706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;Mengedit sebuah photo bagi kebanyakan orang, itu menjadi suatu kesenangan tersendiri. Untuk mengedit sebuah photo, anda dapat menggunakan berbagai program photo editor seperti photoshop, photopaint, corel photopaint ataupun yang lainnya. Nah, bagaimana bila kita ingin mengedit photo dengan kreasi unik dan cepat. Ada beberapa program photo editor yang bisa kita peroleh online di internet.&lt;/span&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Anda tidak perlu lagi belajar photoshop atau corel photopaint, Anda hanya perlu program bernama &lt;a href="http://www.photofunia.com/"&gt;photofunia&lt;/a&gt;, lihat gambar photo contoh yang sudah di edit otomatis. &lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;Saya ambil contoh yang menarik adalah &lt;a href="http://www.photofunia.com/"&gt;photofunia&lt;/a&gt;. Anda dapat berkreasi dari photo yang anda miliki untuk mendapatkan sentuhan photography unik dan lucu. Photofunia memberikan beberapa template posisi photao Anda. Caranya mudah. Kunjungi photofunia, pilih photo Anda yang akan diberi sentuhan kreasi photo, tunggu sebentar. Tampilan akan seperti yang ada di template photo. Anda dapat menyimpan photo editan tersebut di komputer anda atau bisa diupload di &lt;a href="http://www.photofunia.com/"&gt;photofunia&lt;/a&gt; sendiri. Mudahkan. Selamat berkreasi dengan &lt;a href="http://www.photofunia.com/"&gt;photofunia&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-6249417784010657353?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6249417784010657353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6249417784010657353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/photofunia.html' title='PHOTOFUNIA'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuFi6_dkHHI/AAAAAAAABNQ/ytE189JzTVI/s72-c/PhotoFunia-769b9f.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-2834065024297848419</id><published>2009-10-16T03:16:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T03:18:47.966-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Antara Orangtua dan Tontonan Anak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SthIXN9OriI/AAAAAAAABLA/7z75Prh8yRg/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 114px; height: 91px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SthIXN9OriI/AAAAAAAABLA/7z75Prh8yRg/s200/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393140117496835618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya. Anak-anak bisa seperti itu karena pendidikan agamanya lemah. Komunikasi dengan orangtua sangat buruk. Misalnya anak tanya tentang kondom tidak boleh, bertanya tentang perkosaan dan sodomi dimarahi. Padahal itu semua mereka lihat di TV. Orangtua tak siap jadi orangtua. Tak tahu tahapan perkembangan anak. Mereka masih memegang pendidikan seks sebagai sesuatu yang tabu, tidak layak dibicarakan. Kalaupun ingin berbicara tak tahu bagaimana memulainya, sampai kapan dan sejauh mana.  &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SthIdSO5g9I/AAAAAAAABLI/G8zW43w6z5M/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 133px; height: 83px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SthIdSO5g9I/AAAAAAAABLI/G8zW43w6z5M/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393140221723902930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Islam tegas memerintahkan kita untuk memuliakan dan mengajarkan anak-anak dengan akhlak yang baik. Anak itu amanah, kalau kita salah mendidik, dia bisa menjadi ujian, bahkan bisa menjadi musuh. Orangtua sering tidak memuliakan anaknya. Kalau mereka bertanya malah dibentak. Padahal setiap anak punya hak untuk mengetahui sesuatu yang dia lihat. Mereka butuh informasi yang benar dan lurus, termasuk masalah seks.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pernahkah orangtua bertanya pada diri sendiri, sudahkah kita penuhi hak anak-anak? Sudahkah kita mendengar perasaan mereka? Sudah cukupkah kita memberi bekal kepercayaan diri yang benar pada mereka? Bukankah bekal kepercayaan diri mereka sudah banyak kita curi dengan cara pendidikan yang salah?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Orangtua masih bersikap double bounce (plin-plan) pada anak. Suatu saat dibolehkan, tapi pada saat lain dilarang. Dampaknya anak merasa tidak mampu, tidak berharga, sehingga gampang dipengaruhi. Pendidikan agamanya mestinya dari orangtua sendiri. Dari sini saya berfikir, berat benar pekerjaan orangtua sekarang ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Apakah keadaannya memang sudah segawat itu?&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Iya. Sekarang ini kepala si anak seperti dipanah dari segala penjuru; dari atas, bawah, kiri, kanan dan belakang. Mereka dituntut macam-macam. Prestasilah, ranking, dan macam-macam. Padahal Allah menciptakan manusia itu berbeda-beda. Tapi kita menuntut berlebihan, seperti harus mendapatkan ranking. Itu artinya semua mata pelajaran harus bagus. Padahal tidak semua mata pelajaran harus bagus. Ada yang kuat matematikanya, bahasanya, atau seninya. Dalam teori multiple intelligents, cerdas itu macam-macam. Ada cerdas angka, cerdas ruang, dan cerdas gerak. Kita harus tahu itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Orangtua harus mengetahui kecerdasan yang dimiliki anaknya. Jika menuntut berlebihan maka membuat anak tak terpenuhi haknya. Itu baru satu panah, dari orangtua. Lalu sekolah, guru-gurunya, lingkungannya, dan semuanya “memanah” dia. Lalu ada tawaran baru dalam bentuk pornografi. Banyak beredar komik porno, VCD porno, internet porno, narkoba, ajakan berantem.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ada orangtua yang merasa tak tega bila anaknya tak mengikuti perkembangan kemudian anaknya dibelikan HP berkamera. Apa akibatnya? Anak-anak itu kemudian bukan hanya mengirim SMS porno, tapi juga MMS (foto) porno.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Pengaruh itu tampaknya tak terbendung, begitu?&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya berani bilang, anak kita menjadi sasaran industri seks internasional. Silakan buka situs international media watch di Amerika. Di situ ada tulisan tentang &lt;i&gt;The Drug of the New Millennium&lt;/i&gt;. Di situ saya memperoleh informasi bahwa memang di sana memproduksi film, VCD, dan komik porno. Film-film itu dibuat sangat murah dengan bintang film yang tidak terkenal. Kemudian dilempar ke sini. Itu bisa mencuci anak kita empat hal.&lt;/p&gt;  Satu, dasar-dasar kepercayaan, bahwa seks itu fun, “Kamu butuh, jangan sok alim.” Lalu, harga diri. “Kalau sudah terima uang sekian boleh pegang, lebih banyak lagi bisa cium, lebih banyak lagi boleh hubungan badan.” Itu terjadi karena harga diri tidak ada. Kenapa? Karena di rumah waktu belajar pasang tali sepatu dibentak. “Lama amat, sini Mama bantuin!” Anak tidak pernah punya kepercayaan pada kemampuannya. Dari situ asalnya, jadi ketika sudah gede dia tak pernah merasa dirinya berharga. Ketiga, sikap yang negatif dibuat jadi positif. “Bukan pacaran kalau kamu tidak ada sentuhan fisik”. Emosinya dibuat jadi kacau.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-2834065024297848419?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2834065024297848419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2834065024297848419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/antara-orangtua-dan-tontonan-anak.html' title='Antara Orangtua dan Tontonan Anak'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SthIXN9OriI/AAAAAAAABLA/7z75Prh8yRg/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-8613770161474754526</id><published>2009-10-16T03:13:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T03:15:19.227-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>GAMBAR YANG MENGHIPNOTIS</title><content type='html'>&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://pieris1412.multiply.com/photos/hi-res/upload/RSmADQoKCkAAACVvDOM1"&gt;&lt;img style="width: 176px; height: 100px;" class="alignleft" src="http://images.pieris1412.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RSmADQoKCkAAACVvDOM1/childrenofheaven.jpg?et=8Pkvk5RqztlvHfSjv2rMzQ" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;Bersaing dengan televisi! Itulah yang dirasakan sebagian orangtua saat mereka pulang bekerja. Ketika m&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;ereka men&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;yap&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;a anak-anak dengan kerinduan, si anak sekadar &lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;melempar&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt; senyum, lalu perhatian kembali ke layar kaca.&lt;br /&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sewa&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;ktu si anak diajak ngobrol, mereka menjawabnya sambil lalu dan bernada kesal. Anak merasa orangtua mengganggu konsentrasi mereka menonton televisi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itu salah satu hal nyata yang dirasakan sebagian orangtua, terutama yang keduanya bekerja dan tinggal di kota besar. Mereka merasa waktu komunikasi dengan anak terampas oleh televisi. Di sisi lain, orangtua mengakui televisi merupakan sarana praktis mengisi waktu luang anak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau anak ke luar rumah, orangtua bisa lebih khawatir lagi. Mereka takut terjadi tindak kejahatan terhadap anak mereka. Padahal, pengaruh televisi pada perkembangan anak harus diperhitungkan juga," kata Ratih Ibrahim, psikolog di Jakarta. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pengamatannya, Ratih mengatakan, ada satu-dua stasiun televisi yang berusaha menyeleksi programnya agar cocok ditonton keluarga. Sayangnya, justru lebih banyak stasiun televisi yang tak peduli hal itu. Padahal, televisi bisa sangat berpengaruh pada anak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sudah saatnya orangtua menerapkan diet menonton televisi untuk anak. Apalagi pada bayi, gambar bergerak pada televisi seakan menghipnotis mereka," tutur Ratih. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;PENGGUNAAN BAHASA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dampak psikologis yang terasa dari pengaruh televisi pada anak adalah perhatian mereka yang begitu besar pada televisi. Ini mengakibatkan hal nyata menjadi tak penting, karena "dunia" anak sudah tersedot pada apa yang ditampilkan televisi. Gejala yang bisa diamati dengan mudah adalah penggunaan bahasa mereka. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari percakapan di televisi itu, anak dengan mudah menyerapnya. Dia lalu menggunakan bahasa televisi dalam percakapan sehari-hari," kata Ratih. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu akan bisa berlanjut dengan terbatasnya kemampuan sosialisasi anak. Mereka cukup terhibur berteman televisi, tak lagi memerlukan orang lain sebagai kawan. Apalagi, kata Ratih, sebagian orangtua menganggap asal film animasi pasti aman untuk anak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Padahal, sebagian film animasi justru mempertunjukkan kekerasan, tak adanya rasa empati, keegoisan, dan nilai-nilai yang berbeda dengan budaya Indonesia. Televisi juga bisa mengganggu perkembangan motorik anak," tuturnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itulah, sebaiknya orangtua benar-benar memilih dan mengatur waktu menonton televisi untuk anaknya. Apalagi untuk keluarga dengan anak balita. Sebab, pada usia 0-5 tahun seorang anak dengan mudah menyerap apa pun yang dikonsumsi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;LEBIH KREATIF&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut Ratih mengamati, pada keluarga yang mengatur program dan waktu menonton televisi, atau bahkan sama sekali tak menyediakan televisi di rumah, anak-anak mereka tampak lebih kreatif dan tak tergantung pada layar kaca. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka tak resah karena merasa tak tahu harus berbuat apa tanpa televisi. Anak-anak tanpa televisi cenderung bisa dengan cepat menciptakan kesibukan serta punya waktu cukup untuk mengembangkan keterampilan sosial dan motoriknya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ada memang sebagian dari anak tanpa televisi itu yang jadi merasa kurang gaul, dan ini membuat rasa percaya dirinya menurun. Tetapi, topik-topik untuk pergaulan sebenarnya tetap bisa diketahui lewat media lain seperti koran, majalah, dan radio," kata Ratih. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau Anda selama ini begitu tergantung pada televisi, dan mau menghilangkan kebiasaan itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Di antaranya dengan mengajak anak ngobrol, bertandang ke rumah tetangga, bermain musik, membaca atau mendongeng, menonton film, berkebun, memelihara hewan, membiasakan anak menulis catatan harian, atau bermain kartu bersama. (CP)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-8613770161474754526?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8613770161474754526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8613770161474754526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/bersaing-dengan-televisi-itulah-yang.html' title='GAMBAR YANG MENGHIPNOTIS'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-5139357517530336355</id><published>2009-10-16T03:09:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T03:15:32.221-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel anak'/><title type='text'>Gak Bakalan Ketemu, Pren !!!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://pieris1412.multiply.com/photos/hi-res/upload/R9KcBgoKCC0AAGU4k9o1"&gt;&lt;img style="width: 128px; height: 95px;" class="alignright" src="http://images.pieris1412.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/R9KcBgoKCC0AAGU4k9o1/hideandseek.jpg?et=XOZKXLt2JHNAvqZZ4QGx4g&amp;amp;nmid=&amp;amp;nmid=85373842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; suatu kisah yang seharusnya menjadi pemikiran kita dari seorang sufi yang terkenal dengan berani tampil beda, pernah kehilangan sebuah cincin permata di sebuah gudang. Dengan kesan kebingungan, terus dicarinya cincin di sekiitar gudang yang terang benderang dan cincin itu tetap tidak diketemukannya juga. Melihat dirinya yang tampak kebingungan itu, seorang temannya yang kebetulan lewat bertanya: “Apa yang engkau cari wahai Nasrudin Hoja?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Aku sedang mencari cincin permataku yang hilang!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Dimana hilangnya?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Tadi terjatuh di dalam gudang!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Lho … kenapa dicari di luar gudang?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kan&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; gelap”, jawabnya santai, “Lha di luar gudang yang begini terang saja sulit ditemukan, apalagi di dalam gudang yang gelap, pastilah aku aku tidak bisa menemukannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dengan wajah yang bengong sambil geleng-geleng kepalanya temannya itu lalu pergi meninggalkan Nasrudin yang melanjutkan pencariannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Cerita ini hanya merupakan sebuah anekdot dari sebuah teguran yang dilakukan oleh Nasrudin Hoja yang dikenal temannya sebagai seorang sufi yang nyentrik dan keren dalam memberi perumpamaan dengan berani tampil beda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Manusia kadang sering mencari sesuatu tidak pada tempatnya. Sebagai contoh orang-orang yang sibuk mencari kebahagiaan, namun anehnya mereka malah tertipu oleh gemerlapnya dunia sehingga sampai akhir tetap tidak menemukan kebahagiaan dalam gemerlapnya dunia. Mereka inilah orang-orang yang bingung dalam kehidupannya dan terpedaya hingga sampai akhir hatinya tetap menjadi gersang, merintih dan menderita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sementara itu orang-orang yang telah mendapatkan kebahagiaan sejati sebagaimana dikatakan oleh Al-Qur’an, &lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;“Yaitu orang-orang yang senantiasa berzikir dalam posisi duduk, berdiri, maupun dalam keadaan berbaring”&lt;/span&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kalau kita bisa mengambil hikmah yang terkandung dari kisah di atas maka kita tidak akan terjebak dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Mengapa? Sebab bagaimana mungkin kita mencari barang yang hilang di dalam ruang yang gelap namun kita mencarinya di luar ruangan karena terang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Seperti yang disampaikan dalam pribahasa bahwa &lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Kebahagiaan itu tidak usah dicari kemana-mana, dan tidak usah kau kejar kemana-mana. Sebenarnya kebahagiaan ada dalam hati sanubarimu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-5139357517530336355?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5139357517530336355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5139357517530336355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/gak-bakalan-ketemu-pren.html' title='Gak Bakalan Ketemu, Pren !!!'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-4146686842727196956</id><published>2009-10-16T03:07:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T03:09:38.611-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak sholeh'/><title type='text'>Pembelajaran Al-Qur'an Sejak Dalam Kandungan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SthGJPd5WDI/AAAAAAAABK4/tuhzMWxlSGw/s1600-h/82165922-m-m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 86px; height: 116px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SthGJPd5WDI/AAAAAAAABK4/tuhzMWxlSGw/s200/82165922-m-m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393137678360860722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Apabila anak Adam meninggal dunia putuslah amalnya kecuali tiga perkara: shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakan kepadanya." (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pasangan suami istri beriman pasti merindukan anak sholeh. Untuk memiliki anak yang sholeh, pasangan suami istri wajib berusaha menjadi sholeh terlebih dahulu. Dalam hal ini perlu dipahami bahwa segala perilaku ibu dan bapak akan dicontoh putra-putrinya. Untuk itu, semua ibu bapak harus menjadi teladan bagi anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pasangan suami istri yang merindukan anak sholeh wajib memperbanyak amal mulia, makan dan minum hanya yang halal saja, menjaga sholatnya, indah akhlaqnya, lembut hatinya, semangat bekerja, berlaku taqwa dan terus-menerus berdzikir, wirid, memperbanyak membaca do'a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengajarkan barangsiapa menginginkan lahirnya generasi unggulan ia hendaknya menyiapkan sejak memilih pasangan. Ini artinya dari pasangan suami istri yang sholeh-sholehah akan lahir generasi yang sholeh-sholehah pula. Anak sholeh bukan hasil kerja instan! Jelasnya, anak sholeh tidak bisa dilahirkan kecuali atas izin Allah dengan gigih kita mengusahakan. Anak sholeh tidak dilahirkan tapi diciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang anak, Anda sah-sah saja mengharapkan ia kelak menjadi dokter, jendral, ataupun presiden sekalipun. Tetapi menjadikannya sholeh-sholehah tetap prioritas utama! Mengapa? Pertama, karena anak sholeh yang mendoakan ibu bapaknya adalah salah satu di antara tiga amal yang pahalanya mengalir tiada habis-habisnya. Kedua, karena permohonan ampun anak sholeh, dapat mengangkat derajat orang tuanya dapat masuk surga. Keempat, karena anak sholeh adalah peredam amarah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu tergantung pada pendidikan yang sebenarnya. Ibu dan bapak adalah guru pertama dan utama. Keluarga adalah pusat pendidikan yang sebenarnya. Al-Qur'an adalah materi pendidikan utama yang harus diberikan sebelum lainnya. Jangan menunggu umur enam tahun, jangan menunggu umur empat tahun. Mulailah sedini mungkin. Mulailah segera. Mulailah sejak dalam kandungan. Ingat umur empat tahun sudah sangat terlambat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu terobosan dalam melahirkan anak sholeh adalah dengan mengajar bayi anda membaca Al-Qur'an sejak dalam kandungan. Apakah bisa? Insya Allah bisa! Anda hanya membutuhkan kemauan, ketekunan, dan kesabaran. Sebagai bagian dari rasa syukur, inilah berita gembira untuk Anda. Anak-anak kami hasil eksperimen program sekolah Al-Qur'an sejak dalam kandungan menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Maryam Arrosikha, empat tahun dapat membaca Al-Qur'an. empat bulan kemudian, dia dapat membaca cerita, buku, dan majalah berhuruf latin, bahkan di TK, ia khatam Al-Qur'an 30 juz. Aisyah Mujahida, adiknya, khatam membaca Al-Qur'an dan lancar membaca tulisan latin ketika di TK. Faqih Abdullah, anak kami yang ketiga sejak berusia 13 bulan, Alhamdulillah menunjukkan kesenangan membaca yang sangat tinggi. Dari pengalaman itu, kami menginginkan agar setiap bayi mendapatkan pelajaran Al-Qur'an sejak dalam kandungan. Insya Allah sangat bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana caranya?&lt;br /&gt;Inilah pertanyaan yang paling sering disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya:&lt;br /&gt;Rahasia sukses mengajar Al-Qur'an sejak dalam kandungan adalah&lt;br /&gt;R - U - M - U - S - A - B - C - D&lt;br /&gt;Apa maksudnya?&lt;br /&gt;R = Rumah. Maksudnya rumah adalah pusat pendidikan sejati.&lt;br /&gt;U = Usaha. Maksudnya ilmu itu dipelajari.&lt;br /&gt;M = Metodis. Maksudnya metodenya cocok dan meyenangkan&lt;br /&gt;U = Upah. Maksudnya setiap prestasi anak hendaknya dihargai (dicium, peluk yang hangat, dan dipuji).&lt;br /&gt;S = Sabar. Maksudnya ibu dan bapak harus betul-betul sabar. Ibu dan Bapak tidak boleh mengatakan jangan nakal sambil berlaku nakal (misalnya mencubit, memukul, menjewer, atau marah-marah) .&lt;br /&gt;A = Ajeg. Maksudnya pemberian stimulasi hendaknya diberikan secara ajeg, walaupun sangat sebentar.&lt;br /&gt;B = Bermain. Maksudnya stimulasi diberikan sambil bermain. Dengan demikian, anak senang, orangtuapun senang.&lt;br /&gt;C = Contoh. Maksudnya orang tua hendaknya ,emjadi contoh atau mentor.&lt;br /&gt;D = Do'a. Maksudnya orang tua berdo'a untuk kesusesan anak. Di samping segala sesuatu diawali dan diakhiri dengan do'a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun yang ingin memberikan pendidikan kepada anak-anaknya sejak dini ia tidak boleh melewatkan masa emas belajar anaknya. Masa emas belajar itu adalah saat bayi di kandungan, dan ketika bayi berusia nol sampai 4 tahun. Singkatnya, pendidikan empat tahun pertama sangat menentukan. Pendidikan anak usia dini (0-6 tahn) lebih penting dibanding pendidikan dua puluh tahun yang diberikan kemudian. Sayang sekali, banyak yang mengabaikan pentingnya pendidikan usia dini. Sudah saatnya semua ibu bapak memperhatikan nasihat Buckminster Fuller berikut ini. "Setiap anak terlahir jenius, tetapi kita memupuk kejeniusan mereka dalam enam bulan pertama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas seorang bayi bukanlah sekadar mami tipis (makan, minum, tidur, dan pipis (ngompol). Ajaklah anak Anda bermain. Janganlah biarkan ia kesepian, nganggur, dan bengong. Ajaklah ia belajar membaca sambil mengenal Tuhannya. Ikutilah metode penddiikan turunnya Al-Qur'an wahyu pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajarilah anak Anda membaca Al-Qur'an sejak dalam kandungan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-4146686842727196956?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4146686842727196956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4146686842727196956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/pembelajaran-al-quran-sejak-dalam.html' title='Pembelajaran Al-Qur&apos;an Sejak Dalam Kandungan'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SthGJPd5WDI/AAAAAAAABK4/tuhzMWxlSGw/s72-c/82165922-m-m.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-3816029481356397660</id><published>2009-09-28T05:14:00.000-07:00</published><updated>2009-09-28T05:14:56.500-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak sholeh'/><title type='text'>Mendidik Anak Ala Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SsCotQ7EfcI/AAAAAAAABGI/6YsCFDM_W4g/s1600-h/siraman-rohani-islam-150x150.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SsCotQ7EfcI/AAAAAAAABGI/6YsCFDM_W4g/s320/siraman-rohani-islam-150x150.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dan (Ingatlah) ketika Luqman Berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar (QS. Lukman: 13). Dari ayat tersebut dapat kita ambil pokok pikiran sebagai berikut, pertama orang tua wajib memberi pendidikan kepada anak-anaknya. Kedua dalam mendidik prioritas pertama adalah penanaman akidah, pendidikan akidah diutamakan agar menjadi kerangka dasar dan landasan dalam membentuk pribadi anak yang soleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mendidik hendaknya menggunakan pendekatan yang bersifat kasih sayang, hal ini dapat kita cermati dari seruan Lukman kepada anak-anaknya, yaitu “Yaa Bunayyaa” (Wahai anak-anakku), seruan tersebut menyiratkan sebuah ungkapan yang penuh muatan kasih sayang, sentuhan kelembutan dalam mendidik anak-anaknya. Indah dan menyejukkan. Kata Bunayya, mengandung rasa manja, kelembutan dan kemesraan, tetapi tetap dalam koridor ketegasan dan kedisplinan, dan bukan berarti mendidik dengan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendidik anak dengan keras hanya akan menyisakan dan membentuk anak berjiwa keras, kejam dan kasar, kekerasan hanya meninggalkan bekas yang mengores tajam kelembutan anak, kelembutan dalam diri anak akan hilang tergerus oleh pendidikan yang keras dan brutal. Kepribadian anak menjadi kental dengan kekerasan, hati, pikiran, gerak dan perkataannya jauh dari kebenaran dan kesejukan.&lt;br /&gt;Kelembutan, kemesraan dalam mendidik anak merupakan konsep Al-Quran, apapun pendidikan diberikan kepada anak hendaknya dengan kelembutan dan kasih sayang. Begitu juga dalam prioritas mendidik diutamakan mendidik akidahnya terlebih dahulu, dengan penyampaian lembut dan penuh kasih sayang. Mudah-mudahan anak akan tersentuh dan merasa aman di dekat orang tuanya, kenapa dalam mendidik perlu diutamakan akidah terlebih dahulu? Kenapa tidak yang lain? Jawabnya adalah karena akidah merupakan pondasi dasar bagi manusia untuk mengarungi kehidupan ini. Akidah yang kuat akan membentengi anak dari pengaruh negatif kehidupan dunia. Sebaliknya kalau akidah lemah maka tidak ada lagi yang membentengi anak dari pengaruh negatif, apakah pengaruh dari dalam diri, keluarga, maupun masyarakat di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa harus akidah? Karena dengan akidah anak selamat dunia dan akherat, akidah adalah modal dasar bagi anak menapaki kehidupan, dapat dibayangkan apa yang terjadi jika seorang anak tidak mempunyai akidah yang kuat, pasti anak-anak itu akan mudah terserang berbagai virus-virus kekejian, kemungkaran, kemunafikan, dan kemaksiatan kepada Allah, imunitas keimanan anak akan lemah, dan pada akhirnya anak terjebak dalam kelamnya dunia ini. Terbawa arus deras gelapnya kehidupan, tenggelam dalam kubangan kemaksiatan, kegersangan hidup dan kesengsaraan batin.&lt;br /&gt;Akidah adalah asas untuk membangun Islam. kalau asasnya sudah bagus maka Islam akan tegak dalam diri anak, kenapa dewasa ini banyak anak-anak yang tidak tegak agamanya, tidak kuat akidahnya sehingga banyak terjadi penyelewengan, semua itu terjadi akibat pemahaman akidah yang dangkal, sehingga mudah goyah pendiriannya dan akhirnya roboh. Memang kalau kita perhatikan orang tua jaman sekarang tidak banyak yang menekankan pendidikan akidah kepada anak-anaknya. Orang tua tidak merasa sedih dan takut kalau anaknya terjebak kepada keimanan yang rapuh, orang tua tidak pernah mengeluh kalau anaknya tidak membaca Al-Quran, menghafal Al-Quran, tetapi orang tua akan marah kalau anaknya tidak pergi les matematika, les fisika, les komputer, orang tua tidak merasa takut kalau anaknya tidak pergi mengaji, bayaran iuran mengaji terlambat, orang tua khawatir kalau anaknya belum bayar iuran bulanan les matematika, fisika dan lain sebagainya. Kenyataan tersebut menunjukkan bahwa sikap orang tua terhadap pendidikan masih tebang pilih, kurang adil dalam mendidik anak-anaknya, para orang tua terkesan berat sebelah, padahal pendidikan seharusnya diterima anak secara utuh, baik pendidikan yang berupa keduniaan dan keakheratan, di antaranya adalah pendidikan akidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, langkah awal dalam mendidik anak adalah penanaman akidah, tidak yang lain. Kalau akidah anak sudah kuat maka apa saja bangunan keahlian yang akan di dirikan dalam diri anak akan kokoh, apakah menjadi tentara, polisi, dosen, pengusaha, ilmuwan dan lain sebagainya. Kalau akidah sudah kuat, kalaupun menjadi polisi ia akan menjadi polisi yang beriman, tentara beriman, hakim beriman, ilmuwan beriman, presiden yang beriman, yang pasti pondasi keimanan akan bersemayam dalam dirinya.&lt;br /&gt;Dalam ayat di atas, juga tergambar bahwa mendidik anak bukan hanya tanggung jawab ibu tetapi juga menjadi tanggung jawab bapak. Selama ini kebiasaan dalam masyarakat kita dalam mendidik anak lebih berat kepada kaum ibu, dengan alasan ibulah yang sering bertemu dan bercengkerama dengan anak, sedangkan bapak lebih diidentikkan dan diposisikan sebagai kepala rumah tangga, lebih khusus diletakkan pada tanggung jawab dalam aspek ekonomi dan finansial sedangkan aspek edukasi terabaikan. Sehingga yang terjadi adalah peran bapak dalam mendidik anak terabaikan, akibat lebih jauh adalah anak menjadi kurang interaksinya dengan bapaknya, anak akan mendekat dan bertemu wajah dan berbicara dengan bapaknya kalau ada perlu, ketika akan meminta uang jajan. Padahal, dalam konsep Al-Quran peran bapak dalam mendidik anak sangat besar, hal ini dapat kita cermati dari peran Lukman dalam mendidik anak-anaknya. Peran Yaqub dan Ibrahim dalam mendidik anak-anaknya. Untuk itu sudah saatnya orang tua mulai berbagi dan berkerjasama dalam mendidik anak, perlu duduk bersama membicarakan langkah dan metode yang tepat untuk anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah akidah anak kuat, orang tua perlu menekankan pendidikan pada aspek ibadah seperti salat, berdakwah dengan memberi contoh terlebih dahulu, seperti mencegah diri dari yang mungkar dan selalu melakukan kebaikan. Setelah itu memberi nasehat kepada orang lain untuk meninggalkan kemungkaran dan mengerjakan kebaikan. Dan yang tidak kalah penting adalah sabar dalam menghadapi cobaan hidup. Sebab hidup itu ibarat di lautan, kadang-kadang ombak besar dan menggila dan menghempaskan kapal kita, lain waktu lautan menjadi sangat bersahabat sehingga kapal kita dapat berlayar dengan tenang tanpa gangguan. Demikian juga hidup, tidak selamanya bahagia, tidak selamanya sedih, kadang dalam kemiskinan, terkadang dalam keadaan kaya. Untuk itu sebagai orang tua yang bijak perlu mendidik anak-anaknya untuk bersabar menghadapi berbagai cobaan hidup. Allah berfirman,”Hai anakku, Dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan Bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).”(QS. Lukman: 17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas, memberi pengajaran kepada para orang tua untuk selalu memantau salat anak, apakah salatnya sudah dilaksanakan dengan baik, lengkap syarat, rukunya, apakah salatnya sudah dilaksanakan liam kali seharisemalam, atau masih ada yang tinggal? Orang tua di tuntut untuk peduli terhadap ibadah salat anaknya. Sebab salat adalah tiang agama, kalau anak-anaknya telah mendirikan salat dengan baik dan benar rukun syaratnya, berarti anak-anak kita telah menegakkan agama, sebaliknya kalau anak-anak kita masih banyak meninggalkan salat, salatnya masih asal-asalan, maka anak-anak kita telah mulai meruntuhkan agama. Akibat dari tidak terkontrolnya salat anak oleh orang tua akan berujung kepada lahirnya sikap acuh terhadap kebaikan dan mendekat dan tertariknya untuk melakukan kemungkaran. Karena pada dasarnya mendirikan salat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar.”Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(QS. Al-Ankabut:45).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua yang berperan mendidik dan mengontrol salat anak-anaknya, penekanan dalam mendidik anak setelah akidah adalah mendirikan salat, setelah salat didirikan, maka dilanjutkan dengan mengarahkan pada pendidikan dakwah, penyampaian kebenaran dan pencegahan kemungkaran. Menyebarkan kebaikan, dan memberantas kemungakaran, baik dengan cara memberi contoh, dengan lisan, maupun perbuatan. Menanamkan dalam diri anak untuk selalu sabar menghadapi berbagai cobaan kehidupan dengan sabar semua akan menjadi baik, dengan sabar pikiran menjadi cemerlang, dengan sabar akan banyak jalan penyelesaian, sebab hanya dengan sabar orang akan terselamatkan, dengan sabar manusia menjadi dekat dengan Tuhan, karena kesabaranlah Allah menjadi cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak kalah pentingnya adalah mendidik akhlak anak. Orang tua yang sadarkan pentingnya kepribadian anak-anaknya akan berusaha menjadi teladan yang terbaik bagi anak-anaknya. Baik dalam perkataan maupun perbuatan, dalam taraf perkembangan jiwa dan kepribadiannya, anak meniru apa yang dilihatdan dengar. Kalau orang tua kurang hati-hati dalam bertindak dan bertutur kata, hingga anak-anaknya mengetahui dan mendengar, maka anak secara reflek akan meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Maka benar kata Rasulullah Saw bahwa anak terlahir dalam keadaan fitrah orang tuanya yang akan membentuk anak-anaknya, apakah menjadi Nasrani, Yahudi maupun Majusi, menjadikan anak yang soleh, berakhlak mulia atau berakhlak buruk. Peran orang tua sangat besar terhadap pembentukan karakter kepribadian anak-anaknya. Di sisi lain, masyarakat sekitar dan pendidikan juga memberi andil yang besar dalam membentuk karakter dan akhlak anak, untuk itu para orang tua hendaknya lebih-hati-hati dan selektif dalam mencarikan lingkungan bermain dan pendidikan untuk buah hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paparan di atas, dapat dipahami beberapa hal penting, pertama, mendidik menjadi tanggung jawab kedua orang tua. Kedua, pendidikan pertama yang harus diberikan kepada anak adalah penanaman akidah yang benar. Ketiga, setelah pendidikan akidah, langkah pendidikan berikutnya adalah mendidik anak agar mencintai dan mendirikan salat lima waktu dengan sadar tanpa ada paksaan. Keempat, mendidik anak untuk berjiwa pendakwah, yaitu suka memberi contoh dalam berbuat baik dan meninggalkan kemungakaran. Kelima, menekankan pendidikan kepada aspek akhlak yang mulia, seperti, sabar, qanaah, tawadhu, dermawan dan akhlak mahmudah lainnya. Allahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-3816029481356397660?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3816029481356397660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3816029481356397660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/09/mendidik-anak-ala-al-quran.html' title='Mendidik Anak Ala Al-Qur&apos;an'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SsCotQ7EfcI/AAAAAAAABGI/6YsCFDM_W4g/s72-c/siraman-rohani-islam-150x150.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-462041895297410369</id><published>2009-09-28T04:19:00.001-07:00</published><updated>2009-09-28T04:24:00.104-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial'/><title type='text'>Memasang sliding ala Zinmag Primus</title><content type='html'>Lagi nyari-nyari untuk masng sliding eh ketemu trik yang bagus neh&amp;nbsp;dari &lt;a href="http://blognyaipank.blogspot.com/"&gt;blognyaipank&lt;/a&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CqmWKu15MDc/SqpMpYuWZ2I/AAAAAAAAAZQ/ae8FwKGG0DQ/s1600-h/1.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380196978742683490" src="http://4.bp.blogspot.com/_CqmWKu15MDc/SqpMpYuWZ2I/AAAAAAAAAZQ/ae8FwKGG0DQ/s400/1.gif" style="cursor: pointer; height: 233px; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;step 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;1. Menu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dashboard&lt;/span&gt;, klik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tata Letak&lt;/span&gt;, klik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Edit HTML&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;2. Centangin checkbox &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Expand Widget Template.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;3. Copy paste kode berikut ini diatas / sebelum kode &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;]]&amp;gt; :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;#slider {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; background:url(http://4.bp.blogspot.com/_0CLPmP1ydOo/SYp13iDNovI/AAAAAAAAAvg/wUu2lIrDIHc/s1600/slide.png);&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; height: 254px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; overflow: hidden;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; position: relative;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; margin: 5px 0; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;#mover {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; width: auto;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; position:absolute;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; overflow:hidden; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.slide {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; padding: 20px 0px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; width: 1000px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; float: left;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; position: relative;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; height:200px; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; .slide h2 {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  font-family:georgia, Helvetica, Sans-Serif;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  font-size: 24px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  color: #3b5998;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  padding:0px 0px 10px 30px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  margin:0px 0px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  width:500px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  overflow:hidden; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  .slide h2 a:link, .slide h2 a:visited {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   color:#fff;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   background-color: transparent; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  .slide h2 a:hover {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   color: #ddd;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   background-color: transparent; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;span.slmet {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; color: #3b5998;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; font-size: 10px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; font-family:Tahoma, georgia, Helvetica, Sans-Serif;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; line-height: 20px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; width: 500px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; padding:0px 0px 0px 30px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; margin:0px 0px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; text-transform:uppercase; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.slide p {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; color: #999;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; font-size: 12px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; font-family:georgia, Helvetica, Sans-Serif;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; line-height: 20px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; width: 500px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; padding:0px 0px 0px 30px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; margin:0px 0px; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.slide img {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; position: absolute;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; top: 20px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; left: 577px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; background:#fff;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; padding:10px 10px; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;#slider-stopper {&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; position: absolute;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; font-family: Georgia, Helvetica, Sans-Serif;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; top: 113px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; right: 20px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; color: #3b5998;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; padding: 3px 8px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; font-size: 14px;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; text-transform: uppercase;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; z-index: 1000; }&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;4. Copy paste kode berikut diatas/sebelum kode &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;script src="http://blogipank.fileave.com/js/jquery-1.2.6.min.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;script src='http://blogipank.fileave.com/js/slider.js' type='text/javascript'/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;5. klik&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; simpan&lt;/span&gt;.oke, sekarang kita masuk ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;step 2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;1. Menu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dashboard&lt;/span&gt;, klik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tata Letak&lt;/span&gt;, klik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Elemen Halaman&lt;/span&gt;.2. Klik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tambah Gadget&lt;/span&gt;. Klik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HTML/Javascript&lt;/span&gt;. (widget ini lebarnya kurang lebih 900pixel)3. Copy Paste kode berikut (warna &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;hijau&lt;/span&gt;):&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;!-- Slider --&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;div id="slider"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;div id="mover"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;!-- kode diatas jgn dihapus--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;!-- mulai menu--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;div class="slide"&gt;&lt;h2&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;a href="URL judul"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;(JUDUL)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Deskripsi kalian..&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;scascasc&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;ascascsa&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;ascascasc&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;img alt="" src="URL Gambar"/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;!-- selesai menu yg kalian buat. kalian bisa copy paste sesuai banyaknya yg kalian butuhkan--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;!-- kode dibawah jgn dihapus--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;(Penjelasan &amp;amp; Contoh dibawah ini)&lt;!-- Slider --&gt;&lt;div id="slider"&gt;&lt;div id="mover"&gt;&lt;!-- kode diatas jgn dihapus--&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;!-- mulai menu 1--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;div class="slide"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;h2&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;a href="#"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;blognyaipank.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Blognya ipank berisi tips2 blogging dan lain...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;img alt="" src="http://i677.photobucket.com/albums/vv136/bebsaa/logo.jpg"/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;!--akhir menu 1--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;!-- mulai menu 2--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;div class="slide"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;h2&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;a href="#"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;blognyaipank.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Blognya ipank berisi tips2 blogging dan download film gratis...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;img alt="" src="http://i677.photobucket.com/albums/vv136/bebsaa/logo.jpg"/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;!--akhir menu 2--&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- kode dibawah jgn dihapus--&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semoga bermanfaat... &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-462041895297410369?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/462041895297410369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/462041895297410369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/09/memasang-sliding-ala-zinmag-primus.html' title='Memasang sliding ala Zinmag Primus'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CqmWKu15MDc/SqpMpYuWZ2I/AAAAAAAAAZQ/ae8FwKGG0DQ/s72-c/1.gif' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-6479243127097811030</id><published>2009-09-28T04:16:00.000-07:00</published><updated>2009-09-28T04:16:04.236-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial'/><title type='text'>Cara Beriklan di AdsenseCamp</title><content type='html'>&lt;table border="0" style="width: 771px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;  &lt;td width="727"&gt;Di bawah ini adalah cara memasang iklan yang harus dilakukan oleh seorang Advertisers : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Silakan lakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan mengklik tulisan "Create Advertise Account" seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img align="baseline" alt="pendaftaran" height="170" src="http://adsensecamp.com/blog/images/langkah01.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;2. Lakukan registrasi dengan mengisikan data diri Anda seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img align="baseline" alt="registrasi" height="238" src="http://adsensecamp.com/blog/images/langkah02.jpg" width="325" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah registrasi sukses, AdsenseCamp akan mengirimkan email aktivasi ke alamat email yang Anda daftarkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img align="baseline" alt="registrasi berhasil" height="67" src="http://adsensecamp.com/blog/images/langkah03.jpg" width="295" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;3. Lakukan konfirmasi pendaftaran pada email yang kami kirimkan dengan mengklik pada URL seperti di bawah ini : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img align="baseline" alt="email verifikasi" height="116" src="http://adsensecamp.com/blog/images/langkah04.jpg" width="309" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, Anda akan mendapatkan konfirmasi yang menyatakan bahwa Anda telah menjadi member &lt;a href="http://adsensecamp.com/"&gt;AdsenseCamp.com&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img align="baseline" alt="Aktifasi registrasi" height="200" src="http://adsensecamp.com/blog/images/langkah05.jpg" width="316" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&amp;nbsp;4. Login ke &lt;a href="http://adsensecamp.com/"&gt;AdsenseCamp.com&lt;/a&gt; dengan menggunakan username dan password Anda. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img align="baseline" alt="Login" height="61" src="http://adsensecamp.com/blog/images/langkah06.jpg" width="274" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Setelah masuk pada member area pilih Advertiser dan klik pada menu "Pasang Iklan". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img align="baseline" alt="pasang iklan" height="157" src="http://adsensecamp.com/blog/images/langkah001.jpg" width="351" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;6. Pasang materi iklan yang Anda inginkan lalu tekan SUBMIT apabila Anda sudah mengisikan seluruhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img align="baseline" alt="pasang materi iklan" height="166" src="http://adsensecamp.com/blog/images/langkah002.jpg" width="347" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;7. Setelah pasang Iklan Sukses, lakukan pembayaran sesuai dengan petunjuk yang kami berikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;img align="baseline" alt="pasang iklan sukses" height="441" src="http://adsensecamp.com/blog/images/langkah003.jpg" width="370" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;8. Iklan Anda bisa segera ditayangkan setelah kami mendapatkan bukti pembayaran dari Anda.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-6479243127097811030?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6479243127097811030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6479243127097811030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/09/cara-beriklan-di-adsensecamp.html' title='Cara Beriklan di AdsenseCamp'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-7186335489970180617</id><published>2009-09-28T04:12:00.000-07:00</published><updated>2009-09-28T04:14:02.484-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial'/><title type='text'>Tutorial Memasang Iklan AdsenseCamp di Blogger.com</title><content type='html'>&lt;div class="entry clear"&gt;Di bawah ini kami berikan tutorial memasang script iklan &lt;a href="http://blog.adsensecamp.com/"&gt;AdsenseCamp&lt;/a&gt; pada web/blog yang menggunakan &lt;a href="http://blogger.com/"&gt;blogger.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Silakan login ke blogger.com dengan menggunakan username dan password Anda.&lt;br /&gt;&lt;img align="baseline" height="121" src="http://adsensecamp.com/blog/images/blogger/blogger-01.jpg" width="230" /&gt;&lt;br /&gt;2. Klik pada “Layout” untuk melanjutkan proses selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;img align="baseline" height="78" src="http://adsensecamp.com/blog/images/blogger/blogger-02.jpg" width="315" /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah masuk ke layout klik menu “Page Elements” dan pilih “Add a Gadget”. Selanjutnya klik pada menu “HTML/JavaScript untuk memasukkan scriptnya.&lt;br /&gt;&lt;img align="baseline" height="237" src="http://adsensecamp.com/blog/images/blogger/blogger-03.jpg" width="411" /&gt;&lt;br /&gt;4. Masukkan kode script iklan AdsenseCamp Anda dan klik “Save” seperti pada gambar di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;img align="baseline" height="254" src="http://adsensecamp.com/blog/images/blogger/blogger-04.jpg" width="408" /&gt;&lt;br /&gt;5. Kemudian klik Save seperti gambar di bawah agar tampilan blog Anda segera berubah.&lt;br /&gt;&lt;img align="baseline" height="185" src="http://adsensecamp.com/blog/images/blogger/blogger-05.jpg" width="378" /&gt;&lt;br /&gt;6. Di bawah ini merupakan blog yang sudah berhasil terisi iklan &lt;a href="http://blog.adsensecamp.com/"&gt;AdsenseCamp.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img align="baseline" height="401" src="http://adsensecamp.com/blog/images/blogger/blogger-06.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;Silakan Anda coba pada blog Anda. Apabila Anda masih merasakan kesulitan silakan menghubungi kami kembali. Selamat mencoba.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-7186335489970180617?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7186335489970180617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7186335489970180617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/09/tutorial-memasang-iklan-adsensecamp-di.html' title='Tutorial Memasang Iklan AdsenseCamp di Blogger.com'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-8995685957048772745</id><published>2009-08-26T22:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T04:56:34.240-07:00</updated><title type='text'>Tio - Tiur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaKTmgF0hI/AAAAAAAABSI/p9fRMN4Crao/s1600-h/tio-tiur.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaKTmgF0hI/AAAAAAAABSI/p9fRMN4Crao/s200/tio-tiur.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397153272807412242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaJDZfVwYI/AAAAAAAABRo/mJR8g4Nk9oA/s1600-h/tio2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 105px; height: 129px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaJDZfVwYI/AAAAAAAABRo/mJR8g4Nk9oA/s200/tio2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397151894925066626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaJNHzBSPI/AAAAAAAABRw/0mNUBxtW3e8/s1600-h/tio-tiur1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 98px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaJNHzBSPI/AAAAAAAABRw/0mNUBxtW3e8/s200/tio-tiur1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397152061974464754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaJWqT_oSI/AAAAAAAABR4/PDCTKBsS8kc/s1600-h/tiur.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 97px; height: 129px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaJWqT_oSI/AAAAAAAABR4/PDCTKBsS8kc/s200/tiur.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397152225858396450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaJyVpwzkI/AAAAAAAABSA/fyu6quv-QOI/s1600-h/Picture+040.jpg"&gt;    &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaJyVpwzkI/AAAAAAAABSA/fyu6quv-QOI/s1600-h/Picture+040.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 86px; height: 128px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaJyVpwzkI/AAAAAAAABSA/fyu6quv-QOI/s200/Picture+040.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397152701348892226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV9-8g-3GI/AAAAAAAABOI/VlO9FA1_h1M/s200/tio.JPG"&gt;&lt;kembali&gt;   &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://alitobing.blogspot.com/2009/10/ali-tio.html"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 47px; height: 71px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV9-8g-3GI/AAAAAAAABOI/VlO9FA1_h1M/s200/tio.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://alitobing.blogspot.com/search/label/album"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://alitobing.blogspot.com/2009/10/ali-tio.html"&gt;&gt;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;kembali&gt;&lt;br /&gt;&lt;/kembali&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-8995685957048772745?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8995685957048772745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8995685957048772745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/tio-tiur.html' title='Tio - Tiur'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaKTmgF0hI/AAAAAAAABSI/p9fRMN4Crao/s72-c/tio-tiur.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-6693866889538769871</id><published>2009-08-26T22:23:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T04:52:24.254-07:00</updated><title type='text'>Ali Baqir</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Photo Waktu lahir (alias 0 hari)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaFapPuG-I/AAAAAAAABRI/BCQ2R5D1mAY/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 87px; height: 116px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaFapPuG-I/AAAAAAAABRI/BCQ2R5D1mAY/s200/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397147896245001186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaGbDz7VUI/AAAAAAAABRQ/KEIzLgJG1oI/s1600-h/Ali+Baqir.jpg"&gt;  &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaGttNPZvI/AAAAAAAABRY/mmdyVK0it8A/s1600-h/Foto019.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 86px; height: 115px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaGttNPZvI/AAAAAAAABRY/mmdyVK0it8A/s200/Foto019.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397149323237484274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaGbDz7VUI/AAAAAAAABRQ/KEIzLgJG1oI/s1600-h/Ali+Baqir.jpg"&gt;  &lt;img style="cursor: pointer; width: 87px; height: 115px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaGbDz7VUI/AAAAAAAABRQ/KEIzLgJG1oI/s200/Ali+Baqir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397149002887812418" border="0" /&gt;   &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaG339uYlI/AAAAAAAABRg/Fd0cCHsUBC0/s1600-h/Foto022.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 156px; height: 117px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaG339uYlI/AAAAAAAABRg/Fd0cCHsUBC0/s200/Foto022.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397149497923887698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;(Maaf yang ini kualitas gambarnya tidak baik, menggunakan 1.3 mp)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaD8RvxKRI/AAAAAAAABQ4/TDLlKVKY0IM/s1600-h/baqir.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 114px; height: 152px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaD8RvxKRI/AAAAAAAABQ4/TDLlKVKY0IM/s200/baqir.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397146275029264658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaEyxCrLCI/AAAAAAAABRA/x0r1mawf_AA/s1600-h/baqir1.JPG"&gt;  &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaEyxCrLCI/AAAAAAAABRA/x0r1mawf_AA/s1600-h/baqir1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 114px; height: 152px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaEyxCrLCI/AAAAAAAABRA/x0r1mawf_AA/s200/baqir1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397147211142999074" border="0" /&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Photo Ali Baqir Umur 9 bulan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://alitobing.blogspot.com/search/label/album"&gt;&lt;kembali ke="" album=""&gt;&lt;/kembali&gt;&lt;/a&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV_Ar2CoKI/AAAAAAAABOo/oP_9ZxnpyHM/s200/tio2.JPG"&gt;&lt;kembali&gt;       &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV_Ar2CoKI/AAAAAAAABOo/oP_9ZxnpyHM/s200/tio2.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://alitobing.blogspot.com/2009/10/tio-tiur.html"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 53px; height: 71px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV_Ar2CoKI/AAAAAAAABOo/oP_9ZxnpyHM/s200/tio2.JPG" alt="" border="0" /&gt; &gt;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-6693866889538769871?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6693866889538769871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6693866889538769871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/08/ali-baqir.html' title='Ali Baqir'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaFapPuG-I/AAAAAAAABRI/BCQ2R5D1mAY/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-7571855460587683953</id><published>2009-08-26T21:52:00.000-07:00</published><updated>2009-11-03T00:03:02.757-08:00</updated><title type='text'>Ali Tio</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_gcElOlmI/AAAAAAAABVc/DbYQiXPoBE4/s1600-h/fattaqullah.gif"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 382px; height: 100px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_gcElOlmI/AAAAAAAABVc/DbYQiXPoBE4/s200/fattaqullah.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399781251111360098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaAZpxTIrI/AAAAAAAABQQ/YwTuTjwAQLs/s1600-h/DSCF2682.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 147px; height: 110px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaAZpxTIrI/AAAAAAAABQQ/YwTuTjwAQLs/s200/DSCF2682.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397142381647831730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ_23w4pdI/AAAAAAAABQA/P_poa8MPTKY/s1600-h/DSCF2681.JPG"&gt;  &lt;img style="cursor: pointer; width: 148px; height: 111px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ_23w4pdI/AAAAAAAABQA/P_poa8MPTKY/s200/DSCF2681.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397141784108770770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaAy0n-CiI/AAAAAAAABQY/ZVOVaIoa6YE/s1600-h/DSCF2680.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaAy0n-CiI/AAAAAAAABQY/ZVOVaIoa6YE/s1600-h/DSCF2680.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 146px; height: 109px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaAy0n-CiI/AAAAAAAABQY/ZVOVaIoa6YE/s200/DSCF2680.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397142814058220066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-78tVmVI/AAAAAAAABP4/b-XbCYVB0Uk/s1600-h/Picture+050.jpg"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-78tVmVI/AAAAAAAABP4/b-XbCYVB0Uk/s1600-h/Picture+050.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 168px; height: 112px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-78tVmVI/AAAAAAAABP4/b-XbCYVB0Uk/s200/Picture+050.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397140771823786322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_g2dsEr0I/AAAAAAAABVk/m_8_oATctMg/s1600-h/DSCF5814.JPG"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_hUdgoBxI/AAAAAAAABVs/klamBZBlNTA/s1600-h/DSCF5804.JPG"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaAFR_YJNI/AAAAAAAABQI/IFGJ8BfkbfY/s1600-h/Alitio1234.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 139px; height: 111px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaAFR_YJNI/AAAAAAAABQI/IFGJ8BfkbfY/s200/Alitio1234.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397142031667045586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ81nkI_PI/AAAAAAAABPY/ELohoWmz8p0/s1600-h/2.JPG"&gt;  &lt;img style="cursor: pointer; width: 160px; height: 112px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ81nkI_PI/AAAAAAAABPY/ELohoWmz8p0/s200/2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397138464045595890" border="0" /&gt; &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_fbVmxssI/AAAAAAAABVM/66_UouARszI/s1600-h/ALITIO.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_fq4rNwdI/AAAAAAAABVU/XG-YMW5dDvg/s1600-h/alitio1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 156px; height: 117px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_fq4rNwdI/AAAAAAAABVU/XG-YMW5dDvg/s200/alitio1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399780406101656018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_fbVmxssI/AAAAAAAABVM/66_UouARszI/s1600-h/ALITIO.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_h2fK1yFI/AAAAAAAABV0/dz_LNJ8EVpc/s1600-h/DSCF5814.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 147px; height: 110px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_h2fK1yFI/AAAAAAAABV0/dz_LNJ8EVpc/s200/DSCF5814.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399782804436666450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_intA2g1I/AAAAAAAABV8/fp4FaRrjjzg/s1600-h/DSCF5795.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 158px; height: 118px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_intA2g1I/AAAAAAAABV8/fp4FaRrjjzg/s200/DSCF5795.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399783649966457682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_fbVmxssI/AAAAAAAABVM/66_UouARszI/s1600-h/ALITIO.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 169px; height: 127px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_fbVmxssI/AAAAAAAABVM/66_UouARszI/s200/ALITIO.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399780138989761218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ_23w4pdI/AAAAAAAABQA/P_poa8MPTKY/s1600-h/DSCF2681.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-78tVmVI/AAAAAAAABP4/b-XbCYVB0Uk/s1600-h/Picture+050.jpg"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ9EPuhlhI/AAAAAAAABPg/gIX5SalGJPU/s1600-h/Picture+044.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 94px; height: 142px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ9EPuhlhI/AAAAAAAABPg/gIX5SalGJPU/s200/Picture+044.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397138715344737810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-Qn2FpOI/AAAAAAAABPo/DqYawPIxRWs/s1600-h/Picture+042.jpg"&gt; &lt;img style="cursor: pointer; width: 94px; height: 142px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-Qn2FpOI/AAAAAAAABPo/DqYawPIxRWs/s200/Picture+042.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397140027488969954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-sg0BC8I/AAAAAAAABPw/6yeHBJ9tEW8/s1600-h/tio1.JPG"&gt;  &lt;img style="cursor: pointer; width: 106px; height: 142px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-sg0BC8I/AAAAAAAABPw/6yeHBJ9tEW8/s200/tio1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397140506637568962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaBCHyY5BI/AAAAAAAABQg/ZeVK487Ilqc/s1600-h/21.JPG"&gt;  &lt;img style="cursor: pointer; width: 96px; height: 147px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaBCHyY5BI/AAAAAAAABQg/ZeVK487Ilqc/s200/21.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397143076900234258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaBLc4JmTI/AAAAAAAABQo/J_w9Q_Jtj6Y/s1600-h/123.jpg"&gt;  &lt;img style="cursor: pointer; width: 102px; height: 146px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaBLc4JmTI/AAAAAAAABQo/J_w9Q_Jtj6Y/s200/123.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397143237180365106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaBcxNXbqI/AAAAAAAABQw/S8slaJwK8lA/s1600-h/Jadi_3.JPG"&gt; &lt;img style="cursor: pointer; width: 98px; height: 146px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaBcxNXbqI/AAAAAAAABQw/S8slaJwK8lA/s200/Jadi_3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397143534695837346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuaBCHyY5BI/AAAAAAAABQg/ZeVK487Ilqc/s1600-h/21.JPG"&gt;  &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-sg0BC8I/AAAAAAAABPw/6yeHBJ9tEW8/s1600-h/tio1.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZ-Qn2FpOI/AAAAAAAABPo/DqYawPIxRWs/s1600-h/Picture+042.jpg"&gt; &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-7571855460587683953?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7571855460587683953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7571855460587683953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/10/ali-tio.html' title='Ali Tio'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Su_gcElOlmI/AAAAAAAABVc/DbYQiXPoBE4/s72-c/fattaqullah.gif' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-7826042163922062130</id><published>2009-08-26T19:59:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T20:01:11.524-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='referensi'/><title type='text'>Link Anak</title><content type='html'>&lt;a href="http://akuanaksaleh.com/" target="_blank" title="Aku Anak Shaleh"&gt;&lt;img style="width: 403px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SlK5NWwWi0I/AAAAAAAAA0M/3Za7xRph2YE/s200/header_short.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bukuanakmuslim.com/" target="_blank" title="bukuanakmuslim"&gt; &lt;img style="width: 403px; height: 121px;" src="http://www.bukuanakmuslim.com/wp-content/themes/bukuanakmuslim/blue-danube/images/header.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.edu-kidz.com/" target="_blank" title="edu kidz"&gt; &lt;img style="width: 401px; height: 115px;" src="http://www.edu-kidz.com/skins/Killer/styleImages/backgrounds/logoedukidz.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-7826042163922062130?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7826042163922062130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7826042163922062130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/08/link-anak.html' title='Link Anak'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SlK5NWwWi0I/AAAAAAAAA0M/3Za7xRph2YE/s72-c/header_short.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-7850757218726953500</id><published>2009-08-26T19:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T20:05:37.986-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='referensi'/><title type='text'>Ngeblog Dapet Duit</title><content type='html'>&lt;a href="http://indorp.com/register.php/abeng1.html" target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;img style="width: 607px; height: 142px;" src="http://indorp.com/200x60.gif" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;a href="http://kumpulblogger.com/lemparbanner.php?j=&amp;amp;type=dam&amp;amp;k=1650&amp;amp;b=79459&amp;amp;droll=cc883543l" target="_new"&gt;&lt;img src="http://kumpulblogger.com/minibanner/d4e43830-.JPG" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://kumpulblogger.com/lemparbanner.php?j=&amp;amp;type=dam&amp;amp;k=1754&amp;amp;b=79459&amp;amp;droll=f27739e0" target="_new"&gt;&lt;img src="http://kumpulblogger.com/minibanner/4f9494fd-fb125.gif" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://kumpulblogger.com/smart_index.php?skbid=66738" target="_new"&gt;&lt;img src="http://kumpulblogger.com/banner_smart.jpg" title="Produk SMART" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kutukutubuku.com/kumpulblogger/index.html" target="_new"&gt;&lt;img src="http://www.kutukutubuku.com/kumpulblogger/kumpulbloggerad.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://5fcc.com/?ref=11140" target="_blank"&gt;&lt;img style="width: 572px; height: 111px;" src="http://5fcc.com/images/logo.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-7850757218726953500?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7850757218726953500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7850757218726953500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/08/ngeblog-dapet-duit.html' title='Ngeblog Dapet Duit'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-5612719697224845683</id><published>2009-07-06T20:46:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:55:29.207-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak sholeh'/><title type='text'>Mendidik Anak Dengan Sunnah</title><content type='html'>1. Kapan mereka mulai dianjurkan sholat di masjid?&lt;br /&gt;2. Pada saat mereka sholat berjamah berdua sebelumnya mereka qomat dan ada yg salah lalu kakaknya bilang nggak pa-pa masih kecil lalu mereka sholat berjamaah di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih atas penjelasannya dan saya minta doanya semoga anak saya menjadi generasi salafiyun yg toat, dan mereka diberikan kemudahan mempelajari ilmu-ilmu Alloh. Jazakalloh Khairan Khatshiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang anda lakukan dalam mendidik anak anda, adalah sudah benar adanya, yaitu mengajari dan membiasakan anak-anak anda dengan amalan sunnah dan adab-adab yang diajarkan Nabi Muhammad shollallohu alaihi wa sallam dalam berbagai kesempatan dan keadaan. Karena dengan membiasakan mereka adab-adab islami, amalan islami dan juga akidah islami semenjak dini, akan menjadikan apa yang kita ajarkan benar-benar tertanam kokoh dalam jiwa mereka. Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad shollallohu �alaihi wa sallam dalam banyak hadits, di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن بن عباس قال كنت خلف رسول الله صلى الله عليه وسلم يوما فقال ثم يا غلام إني أعلمك كلمات احفظ الله يحفظك احفظ الله تجده تجاهك إذا سألت فاسأل الله وإذا استعنت فاستعن بالله واعلم أن الأمة لو اجتمعت على أن ينفعوك بشيء لم ينفعوك إلا بشيء قد كتبه الله لك ولو اجتمعوا على أن يضروك بشيء لم يضروك إلا بشيء قد كتبه الله عليك رفعت الأقلام وجفت الصحف. رواه أحمد والترمذي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Dari sahabat Ibnu Abbas ia berkata: Suatu hari aku membonceng Nabi shollallohu �alaihi wa sallam, maka beliau bersabda kepadaku: �Wahai nak, sesungguhnya aku akan ajarkan kepadamu beberapa kalimat: Jagalah (syariat) Alloh, niscaya Alloh akan menjagamu, jagalah (syariat) Alloh, niscaya engkau akan dapatkan (pertolongan/perlindungan) Alloh senantiasa di hadapanmu. Bila engkau meminta (sesuatu) maka mintalah kepada Alloh, bila engkau memohon pertolongan, maka mohonlah pertolongan kepada Alloh. Ketahuilah (yakinilah) bahwa umat manusia seandainya bersekongkol untuk memberimu suatu manfaat, niscaya mereka tidak akan dapat memberimu manfaat melainkan dengan sesuatu yang telah Alloh tuliskan untukmu, dan seandainya mereka bersekongkol untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakakanmu selain dengan suatu hal yang telah Alloh tuliskan atasmu. Al Qalam (pencatat takdir) telah diangkat, dan lembaran-lembaran telah kering.�� (Riwayat Ahmad, dan At Tirmizy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa besar dan betapa dalam pendidikan yang diberikan oleh Rasulullah shollallohu �alaihi wa sallam kepada anak pamannya Abdullah bin �Abbas, berbagai wasiat yang berupa aqidah islam beliau sampaikan padanya. Dan perlu diketahui, bahwa Abdullah bin �Abbas rodhiallohu anhuma dilahirkan 3 tahun sebelum Nabi shollallohu �alaihi wa sallam berhijrah, dengan demikian ketika Nabi shollallohu �alaihi wa sallam meninggal dunia, umur beliau kira-kira 13 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip-prinsip aqidah dan keyakinan seorang muslim telah beliau tanamkan pada diri Abdullah bin Abbas semenjak ia belum baligh, bukan hanya adab-adab yang berkenaan dengan amaliyah sehari-hari, shalat berjamaah dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga halnya dengan cucu beliau Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib rodhiallohu anhu, beliau dilahirkan pada tahun 3 hijriah, sehingga ketika Nabi shollallohu alaihi wa sallam wafat, ia berumur 7 tahun. Walau demikian hal-hal prinsip telah beliau ajarkan kepadanya, di antaranya adalah haramnya memakan harta shadaqah bagi keluarga Nabi shollallohu alaihi wa sallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أخذ الحسن بن علي رضي الله عنهما تمرة من تمر الصدقة فجعلها في فيه فقال النبي صلى الله عليه وسلم: كخ كخ ليطرحها ثم قال أما شعرت أنا لا نأكل الصدقة. متفق عليه&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Hasan bin Ali rodhiallohu anhuma mengambil sebiji kurma dari kurma shadaqah (zakat), kemudian ia memasukkannya ke dalam mulut (hendak memakannya) maka Nabi shollallohu alaihi wa sallam bersabda kepadanya: Kakh, kakh, agar ia mencampakkannya, kemudian beliau bersabda kepadanya, Tidakkah engkau sadar bahwa kita tidak (halal) memakan shadaqah? (Muttafaqun alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini menjadi dasar kuat bagi prinsip pendidikan anak, yaitu semenjak dini kita ajarkan anak-anak kita untuk tidak memakan harta haram, dan menjauhi segala makanan yang tidak boleh dimakan. Dan juga menjauhi segala perbuatan yang tidak dibenarkan dalam agama. Di antara yang menunjukkan bahwa pendidikan anak harus dilakukan semenjak dini ialah hadits berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن عمر بن أبي سلمة رضي الله عنه يقول :كنت غلاما في حجر رسول الله صلى الله عليه وسلم وكانت يدي تطيش في الصحفة، فقال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: يا غلام سم الله وكل بيمينك وكل مما يليك فما زالت تلك طعمتي بعد. متفق عليه&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sahabat Umar bin Abi Salamah rodhiallohu anhu, ia mengisahkan: Dahulu ketika aku masih kecil dan menjadi anak tiri Rasulullah shollallohu alaihi wa sallam, dan (bila sedang makan) tanganku (aku) julurkan ke segala sisi piring, maka Rasulullah shollallohu alaihi wa sallam bersabda, Hai nak, bacalah bismillah, dan makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari sisi yang terdekat darimu. Maka semenjak itu, itulah etikaku ketika aku makan. (Muttafaqun alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui, bahwa Umar bin Abi Salamah ini lahir pada tahun kedua hijriah, dan ketika Nabi shollallohu alaihi wa sallam meninggal dunia, ia baru berumur 7 tahun, sehingga ia belum baligh, ketika diajari oleh Nabi shollallohu alaihi wa sallam adab-adab makan di atas. Dan secara khusus yang berkenaan dengan sholat, maka Nabi shollallohu alaihi wa sallam telah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مروا أولادكم بالصلاة و هم أبناء سبع سنين و اضربوهم عليها و هم أبناء عشر. رواه أحمد وأبو داود والحاكم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintahlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadits ini Nabi shollallohu alaihi wa sallam dengan tegas mensyariatkan agar pendidikan sholat dimulai semenjak dini, yaitu sebelum baligh, bahkan ketika ia baru berumur tujuh tahun ia sudah diperintahkan untuk sholat. Tentu syariat ini memerlukan persiapan, yaitu dengan mengajarkan tata cara sholat, dimulai dari cara berwudhu, rukun-rukun sholat, wajib-wajibnya, sunnah-sunnahnya, hingga yang membatalkannya. Dan persiapan ini bisa dilakukan semenjak dini walau ia belum diperintahkan, dan tidak perlu dimarahi kalau tidak mau sholat. Akan tetapi bila sudah berumur tujuh tahun, maka disyariatkan untuk memerintahkannya sholat, dengan pengertian: kita mewajibkan atasnya, dan bila ia tidak mau maka kita memarahinya, walau tidak sampai menghukuminya dengan memukul, tapi cukup dengan ucapan. Dan bila sudah berumur sepuluh tahun, maka kita disyariatkan memukulnya bila ia tidak mau sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, untuk pendidikan, maka tidak ada batas waktu kapan dimulainya, bahkan berbagai dalil di atas, menunjukkan bahwa seyogyanya pendidikan baik yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai aqidah islamiah, adab-adab islami, atau amaliah islamiah dimulai sedini mungkin. Bahkan para ulama menyebutkan bahwa pendidikan bukan hanya dimulai hanya setelah sang anak terlahirkan ke dunia, akan tetapi dimulai jauh-jauh hari, yaitu dengan cara memilih pasangan yang saleh, sebagaimana disebutkan dalam hadits:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تخيروا لنطفكم وانكحوا الأكفاء وأنكحوا إليهم رواه ابن ماجة والحاكم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah tempat engkau menanamkan air mani (benih)mu, dan nikahilah wanita-wanita yang sekufu (sederajat), dan nikahkanlah mereka (dengan wanita-wanita yang berada di bawah perwalianmu). (Riwayat Ibnu Majah, dan Al Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Pendidikan bukan hanya dengan cara mengajari mereka, akan tetapi lebih dari itu, karena mencakup banyak hal, diantaranya adalah menjaga mereka dari makanan yang tidak halal, dan segala yang tidak halal untuk mereka, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi shollallohu alaihi wa sallam bersama cucunya Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib rodhiallohu anhuma. Dengan demikian ini adalah tanggung jawab besar yang dipikul oleh setiap orang tua, yaitu hendaknya mereka mencari nafkah untuk keluarga, istri dan anaknya dari jalan-jalan yang halal, dan benar-benar ia ketahui akan kehalalannya, agar anaknya benar-benar tumbuh menjadi anak yang saleh, dan akan lebih mudah dididik dengan pendidikan yang benar. Oleh karena itu bila suatu saat kita merasa mendapatkan kesulitan dalam mendidik anak kita, maka hendaknya permasalahan ini dikoreksi ulang, yaitu: Apakah seluruh nafkah yang saya berikan kepada anak saya benar-benar halal? Pada kesempatan ini, betapa perlunya kita semua untuk merenungkan kisah yang disebutkan oleh Nabi shollallohu alaihi wa sallam berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seseorang yang safar jauh, keadaannya kusut dan berdebu, menengadahkan kedua tangannya ke langit, sambil berkata: Ya Rab, Ya Rab, akan tetapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi makan dengan makanan yang haram, maka mana mungkin akan dikabulkan doanya. (HRS Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama menjelaskan bahwa alasan keempat ditolaknya doa orang tersebut ialah karena semasa ia masih kecil ia diberi nafkah dari harta yang haram, sebagaimana dijelaskan oleh Al Mubarakfury dan Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin. Maka sadar dan pikirkanlah semenjak sekarang wahai saudara-saudaraku tentang nasib anak kita, dan masa depan anak keturunan kita, jangan sampai karena dosa kita, yaitu mencari harta dari jalan-jalan yang haram, dan kemudian kita nafkahkan kepada mereka, doa-doa yang kelak mereka panjatkan tidak diterima Alloh ta�ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, pendidikan anak akan lebih menghasilkan buahnya bila disertai dengan adanya uswah hasanah, yaitu dengan cara mencontohkan setiap yang kita ajarkan pada mereka dalam bentuk praktek nyata dari orang tua. Cermatilah sabda Nabi shollallohu alaihi wa sallam di atas kepada cucunya Al Hasan, yaitu tatkala beliau bersabda kepadanya Tidakkah engkau sadar bahwa kita tidak (halal) memakan shadaqah? Pada hadits ini Nabi shollallohu alaihi wa sallam menyebutkan kepada Al Hasan, bahwa syariat ini, yaitu haramnya shadaqah, bukan hanya berlaku pada dirinya saja, akan tetapi berlaku bagi seluruh keluarga Nabi shollallohu alaihi wa sallam, sehingga beliau menyebutkan alasan larangan ini dengan kata-kata kita. Dan pembahasan masalah uswah hasanah dan perannya amat panjang, dan bukan ini saatnya untuk saya sebutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, di antara metode pendidikan yang diajarkan oleh Nabi shollallohu alaihi wa sallam ialah dengan menggunakan metode perintah dan larangan. Metode ini dengan jelas dapat kita amati pada hadits-hadits yang saya sebutkan di atas. Dan hal ini �larangan dan perintah merupakan salah satu pokok ajaran islam, yang lebih dikenal dengan sebutan amar maruf dan nahi mungkar. Dan sudah barang tentu metode ini menyelisihi metode pendidikan yang sedang dikembangkan di dunia kafir dan diikuti oleh banyak sekolah-sekolah islam terpadu, yaitu mengajarkan dengan cara menyampaikan tanpa memerintah atau melarang. Metode yang sedang digandrungi oleh banyak ormas islam dan sekolah-sekolah islam ini amat berbahaya bagi kelangsungan agama mereka, sebab ini akan mengikis habis prinsip amar maruf &amp; nahi mungkar dari jiwa mereka. Maka hendaknya umat Islam sadar dan mengkaji kembali berbagai metode pendidikan yang selama ini mereka terapkan, dan meningkatkan daya dan upaya mereka guna mengkaji metode pendidikan yang diajarkan dalam syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, di antara metode pendidikan yang dapat kita simpulkan dari hadits-hadits di atas ialah dibenarkannya hukuman fisik, yaitu berbentuk pukulan, bahkan Nabi shollallohu alaihi wa sallam dengan jelas memerintahkan kita untuk memukul anak-anak kita bila mereka telah berumur 10 tahun dan berani meninggalkan sholat atau bermalas-malasan untuk sholat. Bukan hanya dalam mendidik anak saja kita disyariatkan untuk memukul, bahkan dalam mendidik istri (yang tentu sudah baligh dan dewasa, dan mungkin sudah berumur 60 tahun) kita juga disyariatkan untuk menggunakan metode memukul, sebagaimana ditegaskan dalam firman Alloh berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya (sikap tidak taat pada suami), maka nasehatilah mereka dan pukullah mereka. (QS. An Nisa: 34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam hadits Nabi shollallohu alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن معاوية بن حيدة رضي الله عنه قال قلت يا رسول الله ما حق زوجة أحدنا عليه قال أن تطعمها إذا طعمت وتكسوها إذا اكتسيت ولا تضرب الوجه. رواه أبو داود وابن حبان&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Muawiyyah bin Haidah radhiallohu anhu ia berkata, Aku bertanya kepada Rasulullah, Ya Rasulullah! Apakah hak-hak istri kami atas kami? Beliau menjawab, Engkau beri makan mereka bila engkau makanan, engkau beri mereka pakaian bila engkau berpakaian, dan janganlah engkau memukul wajah (Riwayat Abu Dawud dan Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam hadits lain Nabi bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فاضربوهن ضربا غير مبرح رواه مسلم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukullah mereka dengan pukulan yang tidak keras (tidak membikin patah tulang, atau luka, atau mengeluarkan darah, atau meninggalkan bekas). (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya metode ini tidak dilakukan dengan sembarangan dan semena-mena, atau bahkan dengan cara-cara yang menjadikan anak cidera atau terluka, atau memukul di muka dll, sebagaimana yang dijelaskan dalam dua hadits di atas. Dan tentunya tidak dilakukan setiap saat, sebagaimana hal ini jelas dari teks ayat di atas, yaitu bila nasihat dan peringatan yang berbentuk kata-kata tidak berguna atau tidak dihiraukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, dan yang tidak kalah penting dalam pendidikan anak adalah pembenahan terhadap diri sendiri, jadilah orang yang saleh, dan bertakwa, -dengan izin Alloh- bila hal ini telah tercapai, dan kita mendidik anak-anak kita dengan baik, anak-anak kita akan menjadi anak saleh pula. Pada kesempatan ini saya mengajak para pembaca untuk merenungkan kisah yang disebutkan dalam Al Quran, yaitu yang disebutkan dalam surat Al Kahfi ayat 74-82:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَانطَلَقَا حَتَّى إِذَا لَقِيَا غُلاَمًا فَقَتَلَهُ قَالَ أَقَتَلْتَ نَفْسًا زَكِيَّةً بِغَيْرِ نَفْسٍ لَّقَدْ جِئْتَ شَيْئًا نُّكْرًا {74} قَالَ أَلَمْ أَقُل لَّكَ إِنَّكَ لَن تَسْتَطِيعَ مَعِىَ صَبْرًا {75} قَالَ إِن سَأَلْتُكَ عَن شَىْءٍ بَعْدَهَا فَلاَ تُصَاحِبْنِي قَدْ بَلَغْتَ مِن لَّدُنِّي عُذْرًا {76} فَانطَلَقَا حَتَّى إِذَآ أَتَيَآ أَهْلَ قَرْيَةٍ اسْتَطْعَمَآ أَهْلَهَا فَأَبَوْا أَن يُضَيِّفُوهُمَا فَوَجَدَا فِيهَا جِدَارًا يُرِيدُ أَن يَنقَضَّ فَأَقَامَهُ قَالَ لَوْ شِئْتَ لَتَّخَذْتَ عَلَيْهِ أَجْرًا {77} قَالَ هَذَا فِرَاقُ بَيْنِي وَبَيْنِكَ سَأُنَبِّئُكَ بِتَأْوِيلِ مَالَمْ تَسْتَطِعْ عَّلَيْهِ صَبْرًا {78} أَمَّا السَّفِينَةُ فَكَانَتْ لِمَسَاكِينَ يَعْمَلُونَ فِي الْبَحْرِ فَأَرَدتُّ أَنْ أَعِيبَهَا وَكَانَ وَرَاءَهُم مَّلِكٌ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصْبًا {79} وَأَمَّا الْغُلاَمُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَآ أَن يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا {80} فَأَرَدْنَآ أَن يُبْدِلَهُمَا رَبُّهُمَا خَيْرًا مِنْهُ زَكَاةً وَأَقْرَبَ رُحْمًا {81} وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلاَمَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنزٌ لَّهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَن يَبْلُغَآ أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنزَهُمَا رَحْمَةً مِن رَّبِّكَ وَمَافَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِي ذَلِكَ تَأْوِيلُ مَالَمْ تَسْطِعْ عَّلَيْهِ صَبْرًا {82}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berjalanlah keduanya; hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak, maka Khidihr membunuhnya. Musa berkata: Mengapa kamu bunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu yang mungkar. Khidhr berkata: Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat sabar bersamaku. Musa berkata: Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali) ini, maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan uzur kepadaku. Maka keduanya berjalan; hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu, tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka, kemudian keduanya mendapatkan dalam negeri itu dinding rumah yang hampir roboh, maka Khidhr menegakkan dinding itu. Musa berkata: Jikalau kamu mau, niscaya kamu mengambil upah untuk itu. Khidihr berkata: Inilah perpisahan antara aku dengan kamu; Aku akan memberitahukan kepadamu tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya. Adapun bahtera itu kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu, karena dihadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera. Dan adapun anak itu maka kedua orang tuanya adalah orang-orang mumin, dan kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. Dan kami menghendaki, supaya Rabb mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anak itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya. Adapun dinding rumah itu adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Rabbmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanan itu, sebagai rahmat dari Rabbmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya. (QS. Al Kahfi: 74-82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa jelasnya kisah ini, pada kisah pertama, Alloh mengutus Khidir untuk membunuh seorang anak yang bila hidup hingga dewasa akan menjadikan kedua orang tuanya yang mereka adalah orang-orang saleh menjadi sesat dan kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada kisah kedua Alloh memerintahkan Khidir untuk menegakkan pagar dinding yang hendak roboh, dan ternyata alasannya adalah karena di bawah dinding itu tersimpan harta peninggalan dua orang saleh untuk anak mereka berdua yang masih kecil. Jadi yang menjadi alasan adalah kesalehan orang tua, buka karena anaknya yang saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kisah ini dengan jelas kita mendapatkan banyak pelajaran penting dalam dunia pendidikan, yaitu bila orang tuanya saleh, maka atas izin Alloh- anak keturunannya akan dijaga Alloh, bukan hanya tentang kehidupannya di dunia, akan tetapi sampai yang berkenaan dengan kehidupan akhiratnya. Oleh karena itu, betapa perlunya kita untuk merenungkan kisah ini, sehingga timbul di jiwa kita keyakinan dan iman bahwa Alloh adalah benar-benar akan menjadi wali/pengurus orang-orang saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mungkin yang perlu kita perhatikan dalam mendidik anak kecil ialah, ajari mereka tata cara yang sopan lagi baik dalam menyampaikan alasan, baik alasan ketika meminta, atau menolak, atau mengajak, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman pada orang lain ketika mereka bermain dengan anak-anak mereka. Semoga apa yang saya uraikan di atas, bermanfaat bagi saya sendiri, dan bagi setiap orang yang membacanya, mohon maaf bila ada kesalahan, wallohu alam bisshawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jawaban saya di atas, jelas bahwa pendidikan dapat dimulai semenjak dini, tanpa ada batasan umur, walaupun untuk sampai memerintahkan mereka sholat dan menegur dengan keras bila tidak sholat, ada batasannya, yaitu ketika telah berumur 7 tahun, atau yang sering disebut dengan umur tamyiiz (dapat membedakan antara baik dan buruk, sandal kanan dari sandal kiri). Dan sudah barang tentu selama masa pembelajaran dan pelatihan, anak-anak akan melakukan banyak kesalahan, baik yang berkaitan dengan ucapan atau perbuatan, maka kesalahan-kesalahan tersebut, sedikit demi sedikit dibenarkan dengan cara-cara yang selaras dengan pertumbuhan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Alloh melimpahkan rahmat, taufik, hidayah dan inayahnya kepada kita dan keluarga kita, serta kepada seluruh pembaca dan keluarga mereka sehingga termasuk orang-orang yang mendapatkan petunjuk di dunia dan akhirat, amiin. Wallohu alam bisshawab.&lt;br /&gt;__________________&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-5612719697224845683?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5612719697224845683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/5612719697224845683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/07/mendidik-anak-dengan-sunnah.html' title='Mendidik Anak Dengan Sunnah'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-3707956057259603206</id><published>2009-07-06T20:42:00.001-07:00</published><updated>2009-07-06T20:42:45.559-07:00</updated><title type='text'>Free Download</title><content type='html'>&lt;a href="http://20-news.110mb.com/AA2009053.pdf"&gt;Aku Anak Jenius&lt;/a&gt;&lt;br/&gt; &lt;a href="http://cerpen.net/pdf/article-24.pdf"&gt;Cerpen Anak : Robohnya Surau Kami&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.ebook-search-engine.com/aku-anak-saleh-ebook-pdf.html"&gt;Aku Anak Shaleh&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://indonesiamembercare.googlepages.com/MembesarkanAnak--RaisingChildren.pdf"&gt;MEMBESARKAN ANAK YANG SALEH&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://alhakimbestari.org/pdf/28%20-%20ISTERI%20DAN%20ANAK%20NABI%20MUHAMMAD.pdf"&gt;ISTERI DAN ANAK NABI MUHAMMAD S.A.W&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-3707956057259603206?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3707956057259603206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3707956057259603206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/07/free-download.html' title='Free Download'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-8458934267445323077</id><published>2009-07-06T20:14:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:20:09.080-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolom walid'/><title type='text'>Kewajiban Orang Tua (Bapak Ibu) Terhadap Anaknya Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SlK-2K_i54I/AAAAAAAAA0U/H82YeJiWbHo/s1600-h/pr0067.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 194px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SlK-2K_i54I/AAAAAAAAA0U/H82YeJiWbHo/s200/pr0067.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355552744770037634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;oleh. Abdullah Saleh Hadrami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta?ala berfirman: ?Hai orang-orang yang beriman; peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.? (QS. At-Tahriim: 6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan Ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ayat ini adalah seruan untuk orang-orang yang beriman.&lt;br /&gt;- Iman adalah ucapan lisan dan keyakinan hati serta amalan anggota tubuh.&lt;br /&gt;- Perintah untuk menyelamatkan diri kita dan keluarga kita dari api neraka.&lt;br /&gt;- Menyelamatkan diri kita dan keluarga kita dari api neraka adalah dengan bertakwa kepada Allah Ta?ala.&lt;br /&gt;- Bertakwa adalah mengerjakan perintah-perintah Allah Ta?ala dan meninggalkan larangan-larangan Allah Ta?ala.&lt;br /&gt;- Seseorang tidak mungkin bertakwa tanpa adanya ilmu.&lt;br /&gt;- Ilmu sangat diperlukan sebelum berkata dan berbuat.&lt;br /&gt;- Wajib atas tiap-tiap orang beriman untuk menuntut ilmu syar?i dan mengajarkannya kepada keluarganya.&lt;br /&gt;- Wajib atas kita semua untuk memerintahkan kepada keluarga kita dan memaksa mereka agar taat kepada Allah Ta?ala dan melarang mereka dari maksiat kepada Allah Ta?ala.&lt;br /&gt;- Bahan bakar api neraka adalah manusia dan batu, yaitu berhala-berhala yang di sembah selain dari Allah Ta?ala. Allah Ta?ala berfirman : ?Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya.? (QS. Al-Anbiyaa?: 98).&lt;br /&gt;- Penjaga neraka adalah malaikat-malaikat yang mempunyai sifat-sifat sebagai berikut: 1). Kasar, karena Allah Ta?ala telah mencabut dari hati mereka rahmat (kasih sayang) kepada orang-orang kafir. 2). Keras, tubuh mereka sangat kuat dan kokoh serta menyeramkan. 3). Tidak mendurhakai Allah Ta?ala terhadap apa yang diperintahkanNya. 4). Semua yang diperintahkan Allah Ta?ala segera mereka laksanakan dan tidak pernah terlambat walau sekejap mata.&lt;br /&gt;- Allah Ta?ala memberikan kemampuan kepada para malaikat untuk melaksanakan semua perintahNya.&lt;br /&gt;- Mereka adalah Az-Zabaaniyah , yaitu malaikat adzab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hatibening.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-8458934267445323077?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8458934267445323077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/8458934267445323077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/07/kewajiban-orang-tua-bapak-ibu-terhadap.html' title='Kewajiban Orang Tua (Bapak Ibu) Terhadap Anaknya Dalam Islam'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SlK-2K_i54I/AAAAAAAAA0U/H82YeJiWbHo/s72-c/pr0067.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-3047391877340394037</id><published>2009-07-06T19:55:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:14:05.665-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak sholeh'/><title type='text'>Pentingnya Pendidikan Anak</title><content type='html'>Oleh. Abdullah Saleh Hadrami &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pendidikan anak dalam Islam adalah usaha mencari keridhaan Allah Ta?ala dan usaha untuk mendapatkan surgaNya, keselamatan dari neraka serta mengharapkan pahala dan balasanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para orang tua (bapak ibu) yang mendidik anaknya dengan pendidikan Islam yang benar akan mendapatkan keuntungan yang tidak ternilai harganya, yaitu mendapatkan derajat yang tinggi dan pahala yang terus mengalir setelah kematiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah ?Shallallahu ?Alaihi Wa ?Ala Alihi Wa Sallam bersabda: ?Apabila manusia telah mati maka terputus semua amalnya kecuali tiga perkara: Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakannya?. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta?ala kelak akan meminta pertanggungjawaban kepada para orang tua (bapak ibu) atas pendidikan anaknya. Rasulullah ?Shallallahu ?Alaihi Wa ?Ala Alihi Wa Sallam bersabda: ?Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian pasti akan ditanyai tentang yang dipimpinnya.? (HR. Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyia-nyiakan dan lalai dalam mendidik anak merupakan sebab terhalangnya bapak ibu dari masuk surga. Rasulullah ?Shallallahu ?Alaihi Wa ?Ala Alihi Wa Sallam bersabda: ?Tidaklah seorang hamba diberi tanggung jawab kepemimpinan oleh Allah Ta?ala kemudian pada saat ia meninggal, ia curang terhadap yang dipimpinnya, melainkan Allah Ta?ala mengharamkan baginya surga.? (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;hatibening.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-3047391877340394037?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3047391877340394037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3047391877340394037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/07/pentingnya-pendidikan-anak.html' title='Pentingnya Pendidikan Anak'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-3598677518291066934</id><published>2009-07-06T18:38:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T19:54:38.932-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak sholeh'/><title type='text'>Do`a Anak Sholeh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SlK44S4nXnI/AAAAAAAAA0E/HSTBoVBzHL4/s1600-h/anak-soleh.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 144px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SlK44S4nXnI/AAAAAAAAA0E/HSTBoVBzHL4/s320/anak-soleh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355546184178425458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam agama Islam diajarkan bahwa ada tiga amalan yang akan terus mengalir pahalanya walau pemiliknya telah tinggalkan dunia fana yaitu ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.ilmu yang bermanfaat&lt;br /&gt;2.amal jariyah dan&lt;br /&gt;3.doa anak sholeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bermakna bahwa orang tua diminta untuk mendidik anaknya agar menjadi anak yang sholeh yang kelak diharapkan akan terus mendoakan orang tuanya. Pesan dari ajaran tersebut adalah pesan tentang pendidikan, pendidikan kepada anak, yang ganjarannya begitu menggiurkan karena pahalanya akan terus mengalir meski kita sudah meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah doa yang dikenal dengan nama ‘Doa Anak Sholeh’ dan yang diajarkan oleh hampir semua orang tua muslim kepada anak-anak mereka dengan harapan agar anak-anak mereka mau mendoakan mereka dengan doa ini. Begini bunyinya :&lt;br /&gt;“ROBBIGHFIRLII WALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya dalam Bahasa Indonesia : “ Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibuku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil ”&lt;br /&gt;Doa ini begitu populernya sehingga hampir semua anak di sekolah hafal dengan doa ini. Doa ini juga cukup pendek dan sangat mudah dihafalkan oleh anak-anak. Dalam jangka waktu singkat anak balita bisa mengingat dan menghafalnya. Akan sungguh mengggemaskan jika kita mendengar anak balita yang masih cedal membacakan doa ini. Kalau anak kita bisa membaca doa ini rasanya hati orang tua langsung ‘mak nyes’, adem dan bahagia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kita berusaha mengajarkan doa ini kepada anak-anak kita, pernahkah kita benar-benar memperhatikan dan memahami makna dari doa ini? Sebagai seorang pendidik saya sungguh takjub dengan pesan yang hendak disampaikan oleh doa ini. Coba perhatikan kalimatnya baik-baik dan pikirkan mengapa doanya seperti itu. Mengapa anak-anak kita diminta untuk berdoa agar orang tuanya disayangi ‘sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil’? Mengapa redaksinya bukan ‘sebagaimana mereka menyayangiku selama ini’, umpamanya. Mengapa justru ditekankan ‘sewaktu aku masih kecil’? Apakah doa ini hanya berlaku bagi anak yang masih kecil saja dan jika sudah lebih dewasa maka redaksinya akan diubah menjadi. :”Sewaktu aku ABG, atau sewaktu dewasa’, umpamanya? Tidak. Doa itu redaksinya tidak berubah redaksinya meski kita mendoakan orang tua kita ketika kita sendiri telah tua. Redaksinya tidak berubah dan tidak perlu diubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas mengapa begitu redaksinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, doa ini mengandung pesan pendidikan yang sungguh dalam bagi para orang tua. Jadi sebenarnya doa ini memang pesannya UNTUK ORANG TUA dan bukan untuk si anak. Melalui doa ini terkandung pesan untuk meminta agar orang tua mendidik dan menyayangi anaknya dengan sebaik-baiknya, khususnya SEWAKTU KECIL. Para orang tua diminta untuk mencurahkan kasih sayangnya sepenuh-penuhnya kepada anaknya sewaktu kecil karena sewaktu kecil itulah anak-anak kita membutuhkan kasih sayang yang tak terhingga sebagai bekal bagi mereka mengarungi hidup sewaktu besar nantinya. Dengan kasih sayang yang berlimpah dan pendidikan yang baik pada waktu kecil (bukan berarti memanjakannya) maka sang anak akan punya fondasi mental dan spiritual yang kuat dalam menghadapi hidup mereka di masa dewasa nantinya. Dengan doa ini seolah hendak dikatakan kepada para orang tua,:”Wahai para orang tua, sayangilah anak-anakmu sebaik-baiknya pada saat mereka masih kecil. Berikan semua yang terbaik darimu kepada anak-anakmu ketika mereka masih kecil. Janganlah sampai mereka mendapati hal yang buruk dan tidak baik darimu ketika mereka masih kecil. Janganlah sampai engkau menunjukkan sikap kasar, keras dan kejammu pada anakmu waktu masih kecil karena Tuhanmu akan mengganjarmu sesuai dengan perbuatanmu pada anakmu ketika masih kecil (dan bukan pada masa yang lain)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara alami orang tua memang sangat menyayangi anak-anak mereka ketika masih kecil. Itu masa-masa ketika orang tua sangat menyayangi dan melindungi anak-anak mereka. Mereka melimpahinya dengan berbagai pujian dan hadiah. Pelukan dan ciuman datang tak henti-hentinya. Kata-kata lembut dan panggilan sayang berhamburan. Rasanya apa saja yang diminta oleh anak sewaktu ia masih kecil segera dituruti dan diusahakan dengan sungguh-sungguh. Para orang tua biasanya menolerir semua kesalahan anak-anak mereka dan tidak marah meskipun anak memecahkan barang orang tua yang paling disayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tentu berbeda dengan ketika anak sudah cukup besar. Pada saat itu orang tua sudah mulai kurang toleran. Pujian semakin berkurang dan hukuman semakin banyak. Raut muka dan tutur kata sudah mulai berubah. Pendek kata kasih sayang orang tua sudah berbeda dengan ketika anak masih kecil. Itulah sebabnya doa tersebut menyebutkan secara spesifik WAKTU TERINDAH dalam hubungan anak dan orang tua, yaitu ‘sewaktu masih kecil’. Orang tua akan dimintakan ganjaran kepada Tuhan pengampunan dosa dan balasan kasih sayang yang terbaik dari Allah sebagaimana mereka melakukan hal yang terbaik kepada anak mereka sewaktu mereka masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dengan redaksi doa itu kita sebenarnya diminta untuk menyayangi anak-anak kita ‘habis-habisan’ ketika mereka masih kecil karena upaya kita pada saat itulah yang akan menjadi perhitungan untuk balasannya dari Allah kelak. Hal itu juga sesuai dengan kebutuhan anak yang memerlukan kasih sayang yang berlimpah ketika masih kecil karena mereka benar-benar masih sangat bergantung pada orang tua pada saat itu. Hal itu juga sesuai dengan fitrahnya orang tua yang masih benar-benar ‘all-out’ dalam menyayangi anaknya ketika masih kecil. Doa itu memang mengandung pesan pendidikan luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika Anda masih punya anak kecil yang akan Anda jari doa tersebut jangan lupa bahwa doa itu sebenarnya pesan dari Tuhan kepada Anda. Berikan yang terbaik dan terindah dari Anda kepada anak-anak Anda yang masih kecil tersebut. Dengan demikian doa mereka akan sungguh-sungguh dan menghasilkan buah pahala yang tidak putus-putusnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-3598677518291066934?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3598677518291066934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3598677518291066934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/07/doa-anak-sholeh.html' title='Do`a Anak Sholeh'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SlK44S4nXnI/AAAAAAAAA0E/HSTBoVBzHL4/s72-c/anak-soleh.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-4313794660653994635</id><published>2009-06-13T08:16:00.001-07:00</published><updated>2009-06-13T08:16:29.087-07:00</updated><title type='text'>Profil</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-4313794660653994635?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4313794660653994635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/4313794660653994635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/06/profil.html' title='Profil'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-7127476652936814649</id><published>2009-06-13T07:25:00.000-07:00</published><updated>2009-06-13T07:27:53.527-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batak'/><title type='text'>SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM DI TANAH BATAK</title><content type='html'>Permulaan Generasi Pertama Manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebutlah dalam kitab-kitab suci bangsa Timur Tengah bahwa Adam, yang dianggap sebagai manusia pertama dan Nabi pertama, mulai mengembangkan generasinya bersama Siti Hawa, Nenek Moyang Manusia yang ditemukan kembali setelah didamparkan di daerah India dari Surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generasi berikutnya mulai melahirkan beberapa kelompok Bangsa. Bangsa Semetik kemudian menurunkan Bangsa Arab dan Israel yang selalu berperang. Khabarnya perpecahan kedua bangsa ini dimulai sejak Nabi Ibrahim. Bangsa Syam yang kemudian dikenal sebagai ras Aryan, menurunkan Bangsa Yunani dan Roma yang menjadi cikal bakal Eropa (Hitler merupakan tokoh ras ini yang ingin memurnikan bangsa Aryan di samping Bangsa Braminik yang chauvinistik dan menjadi penguasa kasta tinggi di agama Hindu), Nordik, Patan, Kaukasian, Slavia, Persia (Iran) dan India Utara (semisal Punjabi, Kashmir dan Gujarat) berkulit putih serta bule-bule lain sebangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Negroid menurunkan bangsa Afrika dan beberapa bangsa berkulit hitam lainnya di dunia seperti Bangsa Dravidian (India berkulit Hitam), Papua, Samoa, Aborigin di Autralia, Asmat dan bangsa lain yang hidup di kepulauan Polinesia, Samudera Pasifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Tatar menurunkan Ras Mongoloid yang terdiri dari bangsa Mongol; Cina, Korea, Uzbek, Tazik, Kazakh, Kazan di Rusia, bangsa Nomad penghuni Kutub Utara dan Selatan bermata cipit, Hokkian yang menjadi Konglomerat dan Mafia di Indonesia serta Bangsa Maya, Suku Indian dan lain sebagainya yang menjadi penduduk asli benua Amerika dan yang kedua; Ras Austronesia, yang menyebar di Madagaskar, Afrika, Batak; Proto Malayan dan Neo Malayan; Melayu, Jawa dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran populasi manusia terjadi paska “Tsunami” pertama atau dikenal sebagai Banjir Bah di jaman Nabi Nuh AS. Di jaman ini pula ada sebuah komunitas manusia yang konon mempunyai tinggi badan 15-30 meter punah ditelan banjir karena kesombongannya. Peneliti antropologi Amerika di awal abad 20 menemukan kembali bangsa ini di pedalaman Afrika, namun lokasinya dirahasiakan oleh pihak militer yang tertarik untuk mengambil sampel komunitas ini untuk rekayasa gen tentara AS. Penelitian juga diarahkan untuk menghidupkan kembali Bangsa Dinosaurus, sejenis binatang purba, yang juga mati tenggelam karena tidak sempat dan tidak ‘muat’ dimasukkan di kapal Nabi Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3000-1000 SM (Sebelum masehi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Batak yang merupakan bagian dari Ras Proto Malayan hidup damai bermukim di perbatasan Burma/Myanmar dengan India. Beberapa komunitas tersebut yang kemudian menjadi cikal-bakal bangsa adalah kelompok Bangsa Karen, Toradja, Tayal, Ranau, Bontoc, Meo serta trio Naga, Manipur, Mizoram. Tiga yang terakhir ini sekarang berwarga negara India. Adat istiadat mereka dan aksesoris pakaian yang dimiliki sampai sekarang masih mirp dengan pakaian Batak, misalnya pernik dan warna ulos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat dominan dari ras ini adalah kebiasaan hidup dalam Splendid Isolation di lembah lembah sungai dan di puncak-puncak pegunungan. Mereka sangat jarang membuat kontak bersifat permanen dengan pendatang yang berasal dari komunitas lainnya misalnya komunitas yang berada di tepi pantai, pesisir, yang saat itu banyak dipengaruhi oleh ideologi yang berbeda dengan mereka, misalnya Hinduisme (Yang disinyalir sebagai ajaran turunan dari agama Nabi Nuh AS), Zoroaster, Animisme gaya Yunani dan Romawi dan juga paham-paham baru seperti Buddha, Tao dan Shintoisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat tersebut masih membekas dan terus dipertahankan oleh orang-orang Batak hingga abad 19. Sampai saat ini, diperkirakan suku bangsa yang berasal dari ras ini masih mempertahankan kebiasaan ini, terutama Bangsa Tayal, bangsa pribumi di Taiwan, Orang-orang Bontoc dan batak Palawan penghuni pertama daerah Filipina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1000 SM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Mongol yang dikenal bengis dan mempunyai kemajuan teknologi yang lebih tinggi berkat hubungan mereka yang konsisten dengan berbagai bangsa mulai bergerak ke arah selatan. Di sana, keturunan mereka menyebut dirinya Bangsa Syan dan kemudian menciptakan komunitas Burma, Siam (Thai) dan Kamboja yang kemudian menjadi cikal-bakal negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ras Proto Malayan mulai terdesak. Ketertutupan mereka menjadi bumerang karena teknologi mereka tidak up to date. Sebagian dari mereka kemudian mulai meninggalkan daerah-daerah tersebut, menempuh perjalanan untuk mencari daerah baru bahkan ke seberang lautan, di mana mereka akan menikmati hidup dalam ‘splendid isolation’ kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Bontoc bergerak ke daerah Filipina, Bangsa Toraja ke selatannya, Sulawesi. Di Filipina, Batak Palawan merupakan sebuah suku yang sampai sekarang menggunaka istilah Batak. Saudara mereka bangsa Tayal membuka daerah di kepulauan Formosa, yang kemudian, beberapa abad setelah itu, daerah mereka diserobot dan kedamaian hidup mereka terusak oleh orang-orang Cina nasionalis yang kemudian menamakannya Taiwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lain, Bangsa Ranau terdampar di Lampung. Bangsa Karen tidak sempat mempersiapkan diri untuk migrasi, mereka tertinggal di hutan belantara Burma/Myanmar dan sampai sekarang masih melakukan pemberontakan atas dominasi Suku Burma atau Myamar yang memerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebihnya, Bangsa Meo berhasil mempertahankan eksistensinya di Thailand. Bangsa Naga, Manipur, Mizo, Assamese mendirikan negara-negara bagian di India dan setiap tahun mereka harus berjuang dan berperang untuk mempertahankan identitas mereka dari supremasi bangsa Arya-Dravidian, yakni Bangsa India, yang mulai menduduki daerah tersebut karena over populasi.&lt;br /&gt;Bangsa Batak sendiri, selain terdampar di Filipina, sebagian terdampat di kepulauan Andaman (sekarang merupakan bagian dari India) dan Andalas dalam tiga gelombang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama mendarat di Nias, Mentawai, Siberut dan sampai ke Pulau Enggano. Gelombang kedua terdampar di muara Sungai Simpang. Mereka kemudian bergerak memasuki pedalaman Pulau Andalas menyusuri sungai Simpang Kiri dan mulai mendirikan tempat di Kotacane. Komunitas ini berkembang dan membuat identitas sendiri yang bernama Batak Gayo. Mereka yang menyusuri Sungai Simpang Kanan membentuk Komunitas Batak Alas dan Pakpak. Batak Gayo dan Alas kemudian dimasukkan Belanda ke peta Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mainstream dari Suku bangsa Batak mendarat di Muara Sungai Sorkam. Mereka kemudian bergerak ke pedalaman, perbukitan. Melewati Pakkat, Dolok Sanggul, dan dataran tinggi Tele mencapai Pantai Barat Danau Toba. Mereka kemudian mendirikan perkampungan pertama di Pusuk Buhit di Sianjur Sagala Limbong Mulana di seberang kota Pangururan yang sekarang. Mitos Pusuk Buhit pun tercipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam budaya ‘splendid isolation’, di sini, Bangsa Batak dapat berkembang dengan damai sesuai dengan kodratnya. Komunitas ini kemudian terbagi dalam dua kubu. Pertama Tatea Bulan yang dianggap secara adat sebagai kubu tertua dan yang kedua; Kubu Isumbaon yang di dalam adat dianggap yang bungsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu komunitas awal Bangsa Batak, jumlahnya sangat kecil, yang hijrah dan migrasi jauh sebelumnya, mulai menyadari kelemahan budayanya dan mengolah hasil-hasil hutan dan melakukan kontak dagang dengan Bangsa Arab, Yunani dan Romawi kuno melalui pelabuhan Barus. Di Mesir hasil produksi mereka, kapur Barus, digunakan sebagai bahan dasar pengawetan mumi, Raja-raja tuhan Fir’aun yang sudah meninggal. Tentunya di masa inilah hidup seorang pembawa agama yang dikenal sebagai Nabi Musa AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1000 SM – 1510 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Batak berkembang dan struktur masyarakat berfungsi. Persaingan dan Kerjasama menciptakan sebuah pemerintahan yang berkuasa mengatur dan menetapkan sistem adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan tahun sebelum lahirnya Nabi Isa Al Masih, Nabi Bangsa Israel di Tanah Palestina, Dinasti Sori Mangaraja telah berkuasa dan menciptakan tatanan bangsa yang maju selama 90 generasi di Sianjur Sagala Limbong Mulana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinasti tersebut bersama menteri-menterinya yang sebagian besar adalah Datu, Magician, mengatur pemerintahan atas seluruh Bangsa Batak, di daerah tersebut, dalam sebuah pemerintahan berbentuk Teokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinasti Sorimangaraja terdiri dari orang-orang bermarga Sagala cabang Tatea Bulan. Mereka sangat disegani oleh Bangsa Batak di bagian selatan yang keturunan dari Tatea Bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bertambahnya penduduk, maka berkurang pula lahan yang digunakan untuk pertanian, yang menjadi sumber makanan untuk mempertahankan regenerasi. Maka perpindahan terpaksa dilakukan untuk mencari lokasi baru. Alasan lain dari perpindahan tersebut adalah karena para tenaga medis kerajaan gagal membasmi penyakit menular yang sudah menjangkiti penduduk sampai menjadi epidemik yang parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpindahan diarahkan ke segala arah, sebagain membuka pemukiman baru di daerah hutan belukar di arah selatan yang kemudian bernama Rao, sekarang di Sumatera Barat. Beberapa kelompok di antaranya turun ke arah timur, menetap dan membuka tanah, sekarang dikenal sebagai Tanjung Morawa, daerah di pinggir Kota Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;450 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah Toba telah diolah dan dikelola secara luas oleh rakyat kerajaan tersebut. Mereka yang dominan terutama dari kubu Isumbaon, kelompok marga Si Bagot Ni Pohan, leluhur Annisa Pohan, menantu SBY, Presiden pilihan langsung pertama RI. Di daerah ini bermukim juga kaum Tatea Bulan yang membentuk kelompok minoritas terutama dari marga Lubis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari Lubis terdesak ke luar Toba dan merantau ke selatan. Sebagain lagi menetap di Toba dan Uluan hingga kini. Keturunannya di Medan mendirikan banyak lembaga sosial terutama Pesantren Modern Darul Arafah di Pinggiran Kota Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di daerah Selatan kelompok marga Lubis harus bertarung melawan orang-orang Minang. Kalah. Perantauan berhenti dan mendirikan tanah Pekantan Dolok di Mandailing yang dikelilingi benteng pertahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kemudian berhadapan dengan bangsa Lubu, Bangsa berkulit Hitam ras Dravidian yang terusir dari India, melalui Kepulauan Andaman berkelana sampai daerah muara Sungai Batang Toru. Bangsa Lobu tersingkir dan kemudian menetap di hutan-hutan sekitar Muara Sipongi. Bila di India Bangsa Arya meletakkan mereka sebagai bangsa terhina, ‘untouchable’; haram dilihat dan disentuh, maka nasib sama hampir menimpa mereka di sini. Saudara Bangsa Lubu, Bangsa Tamil migrasi beberapa abad kemudian, dari India Selatan, membonceng perusahaan-perusahaan Eropa dan membentuk Kampung Keling di Kerajaan Melayu Deli, Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;600-1200&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Batak di Simalungun memberontak dan memisahkan diri dari Dinasti Batak, Dinasti Sori Mangaraja di pusat. Mereka mendirikan kerajaan Nagur. Mereka ini keturunan Batak yang bermukim di Tomok, Ambarita dan Simanindo di Pulau Samosir. Di kemudian hari kerajaan Nagur di tangan orang Batak Gayo mendirikan kerajaan Islam Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simalungun merupsakan tanah yang subur akibat bekas siraman lava. Siraman lava dan marga tersebut berasal dari ledakan gunung berapi terbesar di dunia, di zaman pra sejarah. Ledakan itu membentuk danau Toba. Orang Simalungun berhasil membudidayakan tanaman, selain padi yang menjadi tanaman kesukaan orang Batak; Pohon Karet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil-hasil pohon karet tersebut mengundang kedatangan ras Mongoloid lainnya yang mengusir mereka dari daratan benua Asia; orang-orang Cina yang sudah pintar berperahu pada zaman Dinasti Swi, 570-620 M. Di antaranya Bangsa Yunnan yang sangat ramah dan banyak beradaptasi dengan pribumi dan suku bangsa Hokkian, suku bangsa yang dikucilkan di Cina daratan, yang mengekspor tabiat jahat dan menjadi bajak laut di Lautan Cina Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolaborasi dengan bangsa Cina tersebut membentuk kembali kebudayaan maritim di masyarakat setempat. Mereka mendirikan kota pelabuhan Sang Pang To di tepi sungai Bah Bolon lebih kurang tiga kilometer dari kota Perdagangan. Orang-orang dari Dinasti Swi tersebut meninggalkan batu-batu bersurat di pedalaman Simalungun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di daerah pesisir Barat, Barus, kota maritim yang bertambah pesat yang sekarang masuk di Kerajaan Batak mulai didatangi pelaut-pelaut baru, terutama Cina, Pedagang Gujarat, Persia dan Arab. Pelaut-pelaut Romawi Kuno dan Yunani Kuno sudah digantikan oleh keturunan mereka pelaut-pelaut Eropa yang lebih canggih, dididikan Arab Spanyol. Islam mulai diterima sebagai kepercayaan resmi oleh sebagian elemen pedagang Bangsa Batak yang mengimpor bahan perhiasan dan alat-alat teknologi lainnya serta mengekpor ‘Kemenyan’ komoditas satu-satunya tanah Batak yang sangat diminati dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mulai dikenal dan diterima sebagai agama resmi orang-orang Batak di pesisir; khusunya Singkil dan Barus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;850 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok Marga Harahap dari Kubu Tatea Bulan, bekas populasi Habinsaran bermigrasi massal ke arah Timur. Menetap di aliran sungai Kualu dan Barumun di Padang Lawas. Kelompok ini sangat hobbi berkuda sebagai kendaraan bermigrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ini, dalam jangka waktu yang singkat, sekitar dua tahun, mereka sudah menguasai hampir leuruh daerah Padang Lawas antara sungai Asahan dan Rokan. Sebuah daerah padang rumput yang justru sangat baik untuk mengembangbiakkan kuda-kuda mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagain dari kelompok marga ini, melalui Sipirok, menduduki daerah Angkola dan di sini tradisi mengembala dan menunggang kuda hilang, mereka kembali menjadi komunitas agraris. Sementara di Padang Lawas mereka menjadi penguasa feodalistik dan mulai emmeprkenalkan perdagangan budak ke Tanah Batak Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;900 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marga Nasution mulai tebentuk di Mandailing. Beberapa ratus tahun sebelumnya, sejak tahun-tahun pertama masyarakat Batak di sini, disinyalir saat itu zaman Nabi Sulaiman di Timur Tengah (Buku Ompu Parlindungan), perbauran penduduk dengan pendatang sudah menjadi tradisi di beberapa tempat, khusunya yang di tepi pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk dataran tinggi, para pendatang di pelabuhan Natal dan Muaralabu (dikenal dengan sebutan Singkuang atau Sing Kwang oleh ejaan Cina), dan terutama elemen-elemen bangsa Pelaut Bugis dari Sulawesi, yang singgah sebelum berlayar berdagang menuju Madagaskar, telah berasimilasi dengan penuh toleransi dengan bangsa Batak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendatang tersebut dengan sukarela interaksi dan menerima adat Dalihan Natolu agar dapat mempersunting wanita-wanita setempat setelah puluhan tahun di tengah laut. Datu Nasangti Sibagot Ni Pohan dari Toba, seorang yang disegani saat itu, menyatukan mereka; campuran penduduk peribumi dan pendatang tersebut, membentuk marga Nasution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu perebutan kekuasaan terjadi di Pusat Pemerintahan Kerajaan batak, martua Raja Doli dari Siangjur Sagala Limbong Mulana dengan pasukannya merebut wilayah Lottung di Samosir Timur. Percampuran keduanya membentuk kelompok Marga Lottung Si Sia Marina, yang terdiri atas; Situmorang, Sinaga, Nainggolan, Pandiangan, Simatupang, Aritonang dan Siregar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1050 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena minimnya peralatan medis, epidemik melanda daerah Lottung kembali. Masyarakat Lottung Si Sia Marina berhamburan ke luar dari wilayah tersebut menuju daerah yang “sehat”. Akibatnya, kelompok Marga Siregar terpecah dua menjadi Siregar Sigumpar dan Siregar Muara, keduanya bermukin di Toba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1293 – 1339 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penetrasi orang-orang Hindu yang berkolaborasi dengan Bangsa Jawa mendirikan Kerajaan Silo, di Simalungun, dengan Raja Pertama Indra Warman dengan pasukan yang berasal dari Singosari. Pusat Pemerintah Agama ini berkedudukan di Dolok Sinumbah. Kerak direbut oleh orang-orang Batak dan di atasnya menjadi cikal bakal kerajaan-kerajaan Simalungun dengan identitas yang mulai terpisah dengan Batak. Kerajaan Silo ini terdiri dari dua level masyarakat; Para Elit yang terdiri dari kaum Priayi Jawa dan Masyarakat yang terdiri dari kelompok Marga Siregar Silo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1331 – 1364&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Nusantara, Kerajaan Majapahit timbul menjadi sebuah Negara Superpower. Sebelumnya, Sebagain Eropa Barat dan Timur sampai ke Kazan Rusia, Asia Tengah dan Afrika Utara dan tentunya Timur Tengah didominasi Kekuatan Arab yang juga menguasasi Samudera India, Atlantik dan sebagain Samudera Pasifik.. Kekuatan Persia-Mongol tampak di India, Pakistan, Banglades dan sebagian China dan Indo-Cina serta beberapa kepulauan Nusantara, mereka tidak kuat di laut. China menguasasi sebagian Samudera Pasifik khususnya laut China Selatan. Sementara itu di pedalaman Eropa manusia masih hidup dalam pengaruh Yunani dan Romawi yang Animis, mereka kemudian menjadi perompak dan pembajak laut. Di daerah nusantara kaum Hokkian menguasasi jaringan ‘garong’ perompak yang terkadang lebih kuat dari kerajaan-kerajaan kecil melayu. Para pembajak laut Eropa sesekali diboncengi kaum Fundamentalis Yahudi dan pendatang baru; kaum trinitas Gereja barat yang berseberangan dengan Gereja timur yang unitarian dan menaruh dendam kesumat atas kejayaan Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1339&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan ampibi Kerajaan Majapahit melakukan penetrasi di muara Sungai Asahan. Dimulailah upaya invasi terhadap Kerajaan Silo. Raja Indrawarman tewas dalam penyerbuan tersebut. Kerajaan Silo berantakan, keturunan raja bersembunyi di Haranggaol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Mojopahit di bawah komando Perdana Menteri Gajah Mada, mengamuk dan menghancurkan beberapa kerajaan lain; Kerajaan Haru/Wampu serta Kesahbandaran Tamiang (sekarang Aceh Tamiang) yang saat itu merupakan wilayah kedulatan Samudra Pasai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Samudra Pasai, di bawah komando Panglima Mula Setia, turun ke lokasi dan berhasil menyergap tentara Majapahit di rawa-rawa sungai Tamiang. Gajah Mada bersma pengawal pribadinya melarikan diri ke Jawa meninggalkan tentaranya terkepung oleh pasukan musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Keturunan Indrawarman kembali ke kerajaan dan mendirikan kerajaan baru bernama Kerajaan Dolok Siolo dan Kerajaan Raya Kahean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1339-1947.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerajaan Dolok Silo dan Raya Kahean berakulturasi menjadi kerajaan Batak/Simalungun, namun tetap berciri khas Hindu/Jawa absolut. Konon kerajaan ini mampu berdiri selama 600 tahun. Menjadi dinasti tertua di Kepulauan Indonesia di abad 20. Sekitar 250 tahun lebih tua dari Dinasti Mataram di Pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang sama dua kerajaan lain muncul kepermukaan; Kerajaan Siantar dan Tanah Jawa. Raja di Kerajaan Siantar merupakan keturunan Indrawarman, sementara Pulau Jawa, dipimpin oleh Raja Marga Sinaga dari Samosir. Penamaan tanah Jawa untuk mengenang Indrawarman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1350&lt;br /&gt;Kelompok Marga Siregar bermigrasi ke Sipirok di Tanah Batak Selatan.&lt;br /&gt;1416 – 1513&lt;br /&gt;Pasukan Cina dibawah komando Laksamana Haji Sam Po Bo, Ceng Ho, dalam armada kapal induk mendarat di Muara Labuh di muara Sungai Batang Gadis. Salah satu misi mereka; mengejar para bandit Hokkian tercapai. Sebelum berangkat, pasukan Cengho yang berjumlah ribuah itu mendirikan industri pengolahan kayu dan sekaligus membuka pelabuhan Sing Kwang (Singkuang=Tanah Baru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1416-1513&lt;br /&gt;Orang-orang Tionghoa yang beragama Islam mulai berdatangan ke Sing Kwang dan berasimilasi dengan penduduk khususnya kelompok marga Nasution. Para Tionghoa tersebut membeli Kayu Meranti dari pengusaha setempat dan mengirimkannya ke Cina daratan untuk bahan baku tiang istana, kuil dan tempat ibadah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1450-1500&lt;br /&gt;Islam menjadi agama resmi orang-orang Batak Toba, khsuusnya dari kelompok marga Marpaung yang bermukim di aliran sungai Asahan. Demikian juga halnya dengan Batak Simalungun yang bermukim di Kisaran, Tinjauan, Perdagangan, Bandar, Tanjung Kasau, Bedagai, Bangun Purba dab Sungai Karang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan terjadi di konstalasi politik dunia. Para bajak laut Eropa mulai mencari target operasi baru di kepulauan Nusantara yang hilir mudik dilalui para pedagang-pedagang Internasional; Arab, Afrika, India, Gujarat, Punjabi, Yunnan dan tentunya kelompok bajak laut lokal; Hokkian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1450-1818&lt;br /&gt;Kelompok Marga Marpaung menjadi supplaier utama komoditas garam ke Tanah Batak di pantai timur. ‘Splendidi Isolation’ Bangsa batak mulai terkuak. Yang positif bisa masuk namun tidak yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesjid pribumi pertama didirikan oleh penduduk setempat di pedalaman Tanah Batak; Porsea, lebih kurang 400 tahun sebelum mesjid pertama berdiri di Mandailing. Menyusul setelah itu didirikan juga mesjid di sepanjang sungai Asahan antara Porsea dan Tanjung Balai. Setiap beberap kilometer sebagai tempat persinggahan bagi musafir-musafir Batak yang ingin menunaikan sholat. Mesjid-mesjid itu berkembang, selain sebagai termpat ibadah, juga menjadi tempat transaksi komoditas perdagangan. Siapapun berhak membeli, tidak ada diskriminasi agama. Toleransi antara Islam dan Agama S.M.Raja berlangsung begitu erat dan hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1508&lt;br /&gt;Kerajaan Haru/Wampu yang berpopulasi orang-orang Batak Karo diinvasi oleh Kesultanan Aceh. Dalam perkembangan politik berikutnya para keturunan Raja Haru/Wampu mendirikan kerajaan baru yang menjadi cikal bakal Kesultanan Langkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1508-1523&lt;br /&gt;Kesultanan Haru/Delitua tetap eksis di daerah pengairan sungai Deli namun kedulatannya berada dalam otoritas Kesultanan Aceh. Penduduknya merupakan Batak Karo yang sudah memeluk agama Islam. Setelah melemahnya dominasi Kesultanan Aceh, Kesultanan ini bertransformasi menjadi Kesultanan Deli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok bajak laut Eropa setelah beberapa lama dikucilkan karena perangai ‘garongnya’ mulai memperkenalkan diri kepada kerajaan-kerajaan nusantara sebagai ‘pedagang damai’. Taktik ini diambil agar mereka dapat melakukan penetrasi ke wilayah kerajaan untuk pemetaan dan penentuan titik-titik serangan untuk ‘devide et impera’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1510&lt;br /&gt;Dinasti Sori Mangaraja, yang berpusat di Sianjur Limbong Mulana, dikudeta oleh Kelompok Marga Manullang. Kejayaan dinasti ini, setelah 90 generasi berturut-turut memerintah, lenyap. Dinasti ini sendiri terdiri dari Kelompok Marga Sagala dari kubu Tatea Bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1516-1816&lt;br /&gt;Di Daerah Batak Selatan, dengan populasi Tatea Bulan, Dinasti Sori Mangaraja meneruskan pengaruhnya di Si Pirok. Secara de jure diakui oleh masyarakat Marga Siregar, Harahap dan Lubis. Secara mayoritas masyarakat marga Nasution juga memberikan pengakuan sehingga Dinasti Sisingamagaraja yang memerintah tanah Batak seterusnya, berpusat di Bakkara, tidak mendapat pengakuan yang menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1513&lt;br /&gt;Kesultanan Aceh merebut pelabuhan-pelaburan pantai barat Pulau Andalas, untuk dijadikan jalur baru perdagangan internasional ke Maluku via selat Sunda. Bajak laut Portugis menutup dan melakukan aksi bajing loncat di Selat Malaka. Portugis mulai membawa kebencian agama ke Nusantara; diskriminasi agama diterapkan dengan melarang pedagang Islam melalui Malaka. Cina Islam, Arab dan penduduk nusantara menjadi korban pelecehan gaya Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh internasionalisasi pelabuhan di Andalas, penduduk lokal Batak di lokasi tersebut; Singkil, Pansur, Barus, Sorkam, Teluk Sibolga, Sing Kwang dan Natal memeluk Islam setelah sebelumnya beberapa elemen sudah menganutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok Marga Tanjung di Pansur, marga Pohan di barus, Batu Bara di Sorkam kiri, Pasaribu di Sorkam Kanan, Hutagalung di Teluk Sibolga, Daulay di Sing Kwang merupakan komunitas Islam pertama yang menjalankan Islam dengan kaffah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1513-1818&lt;br /&gt;Komunitas Hutagalung dengan karavan-karavan kuda menjadi komunitas pedagang penting yang menghubungkan Silindung, Humbang Hasundutan dan Pahae. Marga Hutagalung di Silindung mendirikan mesjid lokal kedua di Silindung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jerman, Kaum Protestan melepaskan diri dari hegemoni Gereja Katolik Roma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1523&lt;br /&gt;Orang-orang Eropa tidak sabar untuk menjarah Nusantara. Kesultanan Karo Muslim di Haru/Delitua dimusnahkan oleh kaum Portugis. Ratu Putri Hijau, yang mempunyai hubungan kekeluargaan dengan raja-raja Aceh, tewas. Sambil berzikir sang ratu diikat di mulut meriam lalu diledakkan. Kebrutalan perang diperkenalkan oleh bangsa Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1550-1884&lt;br /&gt;Dinasti Sisingamagaraja (SM Raja) tampil sebagai otoritas tertinggi di Tanah Batak, menggantikan Dinasti Sori Mangaraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1581&lt;br /&gt;Marga Rangkuti terbentuk. Terdiri dari orang-orang Jawa/Minang yang mengambil suaka politik di Mandailing akibat perubahan politik di Kerajaan Pagarruyung di Minagkabau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1593-1601&lt;br /&gt;Intelektual lokal mulai tampil ke permukaan. Abdulrauf Fansuri terkenal sebagai ulama dan intelektual di dalam ilmu fiqih, politik dan ilmu sosial lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teorinya antara lain; Penghapusan perbedaan antara Kepala Negara dan Agama. Raja merupakan otoritas kerajaan dan juga agama. Dia mensyaratkan bahwa Raja yang akan memangku jabatan ini bukan turun temurun melainkan dipilih langsung oleh rakyat. Kedaulatan ada di tangan rakyat. Teori ini kemudian diterima oleh Kesultanan Aceh dan jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aceh, dalam ekspansinya, menguasai Fansur dan menghancurkan kejayaan pelabuhan ini. Duaratus tahun setelah itu Dinasti Sori Mangaraja membangunnya kembali dan memberikan nama baru; Pelabuhan ‘Gosong’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eropa mulai bangkit melewati masa kegelapan. Ibarat bangsa kelaparan mereka berhamburan ke penjuru dunia untuk membangun negara-negaranya. Bangsa Inggris mulai membuat pertapakan pertama di Pelabuhan Tapian Na Uli di tepi teluk Sibolga. Titik ini sangat mendukung untuk pemenuhan logistik mereka untuk menjarah bagian-bagian lain di Nusantara. Ambisi jahat yang tidak bisa ditebak oleh penduduk lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya perbudakan mendapat eksploitasi yang parah oleh hadirnya pihak Eropa. Keramahan bangsa Batak di Batang Toru, Puli, Situmandi serta Sigeaon dimanipulasi, mereka kemudian diperdagangkan sebagai Budak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa wilayah di Nusantara mulai ditundukkan dengan tipu muslihat Eropa. Perang antar kerajaan menjadi sangat intens; akibat Devide Et Impera. Belanda mulai memetakan target operasi mereka di tanah Batak setelah menguasai Jawa dan beberapa kerajaan kecil di Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1790&lt;br /&gt;Haji Hassan Nasution dengan Gelar Qadhi Malikul Adil menjadi orang Batak pertama yang naik haji di Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1812 M&lt;br /&gt;Muhammad Faqih Amiruddin Sinambela, menjadi orang pertama dari lingkungan kerajaan Dinasti Sisingamangaraja yang menunaikan ibadah haji ke Mekkah. Informasi ini didapat dari sebuah catatan keluarga, bertuliskan Arab, komunitas Marga Sinambela keturunan Sisingamangaraja di Singkil. (Tuanku Rao; Ompu Parlindungan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1816&lt;br /&gt;Elemen mata-mata Belanda mulai menyusup ke Tanah batak dengan misi; memetakan daerah serta kekuatan dan menentukan titik-titik penembakan artileri di pusat-pusat kekuasaan tanah Batak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenderal Muhammad Fakih Amiruddin Sinambela, Gelar Tuanku Rao, panglima Paderi, meluaskan pengaruhnya di Tanah Batak Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1816-1833&lt;br /&gt;Islam berkembang pesat di Mandailing dengan pembangunan universitas, pusat-pusat perdagangan dan kebudayaan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1818&lt;br /&gt;Panglima Fakih Sinambela berseteru dengan pamannya Sisingamangaraja X, Raja Dinasti Sisingamangaraja di daerah Batak Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elemen Eropa berhasil memetakan kekuatan Dinasti Sisingamaragaja. Salah satunya; Modigliani berhasil mencari info mengenai privasi Guru Somalaing, salah satu intelektual agama Parmalim, agama Batak saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Batak yang miskin dan putus asa dengan penyakit kolera dimanipulasi Belanda sebagai kekuatan anti-otoritas SM Raja. Beberapa kerajaan-kerajaan huta dihadiahi dengan pengakuan sehingga mejadi raja-raja boneka yang membangkang. Kredibilitas kedaulatan Sisingamangaraja di akar rumput menipis, dikempesi orang-orang Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kesekian kalianya epidemik penyakit menular menjangkiti penduduk. Elemen Eropa dan Belanda di pantai timur Sumatera memanfaatkan situasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1818-1820&lt;br /&gt;Perseteruan Sisingamagaraja X dan Fakih Sinambela memuncak. Pasukan Fakih Sinambela dengan komando Jatengger Siregar berhadapan dengan pasukan Sisingamangaraja X di Bakkara setelah buntu dalam perundingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markas Pusat di Siborong-borong dengan komando Panglima Fakih Sinambela memerintahkan pasukannya di Bakkara untuk menguburkan pamannya S.M Raja X di pemakaman kerajaan dengan pasukan kehormatan dan melindungi keturunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakih Sinambela menolak tawaran pamannya menjadi Sultan di Tanah batak. Mereka mundur ke Selatan. Yang Mulia Sisingamangaraja XI naik tahta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1820&lt;br /&gt;Pembantu Fakih Sinambela, Tuanku Mansur Marpaung mendirikan Kesultanan Asahan di pantai timur Sumatera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1821 Belanda yang tahu bahwa daerah pesisir Sumatera Barat seperti Pariaman, Tiku, Air Bangis adalah daerah strategis yang telah dikuasai kaum Padri, maka Belanda telah membagi pasukan untuk merebut daerah-daerah tersebut. Dalam menghadapi serangan Belanda ini, maka terpaksa kaum Padri yang berada di Tapanuli Selatan di bawah pimpinan Fakih Sinambela(Tuanku Rao) dan Tuanku Tambusi dikirim untuk menghadapinya. Pertempuran sengit terjadi dan pada tahun 1821 Fakih Sinambela gugur sebagai syuhada di Air Bangis. Perlawanan pasukan Padri melawan pasu kan Belanda diteruskan dengan pimpinan Tuanku Tambusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1823&lt;br /&gt;Thomas Raffles, Jenderal Inggris, tertarik untuk mengadu domba kerajaan-kerajaan di Sumatera. Idenya; Aceh yang Islam dan Minagkabau dipisah dengan Komunitas Batak Kristen. Tanah Batak harus, menurut istilah Ompu Parlindungan, “dikristenkan”; diterima atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan ini ditiru oleh Raffles dari Lord Moira, Gubernur Jenderal Inggris di Kalkutta yang berhasil melemahkan Kerajaan “Dehli” Islam di India; Burma yang Budda serta Thailand yang Buddha harus dipisah dengan bangsa Karen yang Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, pihak Inggris mengirimkan tim-tim pendeta kerajaan ke lokasi tersebut. Di Tapanuli saja ada diutus beberapa orang, sbb;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta Burton yang bertugas menguasasi bahasa Batak dan menerjemahkan Bibel ke Bahasa Batak, bertindak sebagai pemimpin misi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta Ward, seorang dokter yang meneliti pengaruh penuakit menular, epidemik yang menjangkiti penduduk Batak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta Evans, bertugas mendirikan sekolah-sekolah pro-Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiganya merupakan tim ekspedisi dalam infiltrasi pasukan Inggris di Tanah batak yang akan berprofesi sebagai pendeta agar tidak terlalu mendapat penolakan di sebagian besar mayarakat Batak yang telah menganut agama Parmalim, agama S.M. Raja, di pusat-pusat kerajaan Batak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1823-1824&lt;br /&gt;Pertahanan benteng SM Raja di Humbang, yang ‘splendid isolation’ dan tertutup untuk pihak-pihak tidak resmi, sangat kuat dan tidak dapat disusupi, pelabuhan Barus bebas dari penyusup.. Tim tersebut hanya berhasil masuk melalui pantai Sibolga dan daerah Angkola yang mayoritas penduduknya muslim dan terbuka. Burton dan Ward berhasil memasuki Tanah Batak, melalui pelabuhan Sibolga tempat beberapa komunitas Inggris menetap berdagang, menyisir hutan belantara dan mencapai Lembah Silindung. Misi berhasil. Namun ketika akan menyusup ke Toba, pusat kehidupan sosial masyarakat batak, Ward memberikan instruksi untuk mundur. Epidemik Kolera masih mengganas di Toba dan Humbang. Burton dan Ward mundur ke Sibolga. Dari sini ‘character assasination’ terhadap panglima-panglima Padri dilancarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perseteruan antar penjajah untuk menguasai Tanah Batak muncul. Belanda menggantikan posisi Inggris di Tapanuli, sesuai ‘Traktat London’. Pendeta-pendeta Inggris diusir. Mereka yang sudah berhasil memasuki wilayah privasi para Panglima tersebut dituduh bersekongkol dengan Padri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1830-1867&lt;br /&gt;S.M Raja XI, setelah naik tahta mulai menata kehidupan rakyatnya. Di beberapa wilayah dilakukan pembangunan. Hubungan diplomasi luar negeri dengan Kesultanan Aceh dijalin kembali. Sang Raja mulai menyadari kehadiran elemen-elemn penyusup yang bermaksud untuk menguasai dan dan meniadakan Kedaulatan Bangsa Batak. Belanda yang meneruskan kebijakan Raffles tidak bisa menerima; Bangsa Batak malah melakukan kerjasama militer dengan Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan pembangunan di bidang sosial dan pendidikan meningkat. Kerajaan mulai mengerjakan penulisan sejarah Batak dalam ‘Arsip Bakkar’ setebal 23 jilid. Total Satu setengah meter tebalnya. Sebagain besar mengenai undang-undang, tradisi dan kehidupan kerajaan. Sebuah usaha yang memberikan dampat baik terhadap kredibilitas otoritas raja dan kehidupan masyarakat namun sudah terlanjur terlambat. Elemen-elemen rakyat yang putus asa dengan epidemik kolera sudah banyak yang pro-Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1833&lt;br /&gt;Tentara Belanda mulai mendaratkan pasukan ekspedisi dibawah Komando Mayor Eiler, di daerah Natal dan mengangkat rajanya menjadi raja boneka dengan gelar; Regent van Mandailing. Elemen-elemen padri Minang dibasmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1833-1834&lt;br /&gt;Pasukan Kolonel Elout menguasai Angkola dan Sipirok. Sipirok menjadi batu loncatan untuk menggempur Toba. Peta-peta sasaran tembak sudah dikumpulkan sebelumnya oleh tim penyusup dan orang-oramg Eropa yang bergerak bebas di Tanah Batak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolonel Elout memerintahkan pendeta-pendeta tentara Belanda, yang menjadi bawahannya di pasukan tersebut, antara lain; Pendeta Verhoeven untuk mempersiapkan diri untuk meng-kristenkan penduduk asli Tanah Batak Utara. Verhoeven diwajibkan untuk bergaul dengan penduduk asli dan belajar Bahasa Batak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eliot melalui kakaknya, saudara perempuannya, di Boston, AS, meminta tambahan tim misi dari American Baptist Mission (ABM). Permintaan ini mendapat dukungan dana oleh Clipper Millionairs yang berpusat di Boston dengan kompensasi mereka dapat menguasai kegiatan ekspor dan impor di Tanah Batak yang sangat potensial saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperempat abad kemudian, Hamburg Millionairs mendanai pendeta-pendeta dari Barmen untuk mengkristenkan Tanah Batak, hasilnya sejak tahun 1880-1940, di belakangan “Reinische Missions Gesselschaft”, seluruh arus perdagangan ekspor dan impor di Tanah batak dimonopoli oleh “Hennemann Aktions Gessellschaft”. Diperkirakan, paska PD II total pengusaha-pengusaha nasionalpun tidak sanggup mendekati 10 persen dari volume perdagangan “Hennemen &amp; Co,” dulu di Tanah Batak. (Tuanku Rao; Ompu Parlindungan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1833-1930&lt;br /&gt;Masyarakat Mandailing menderita dengan pendudukan Belanda setelah beberapa usaha mempertahankan diri, gagal. Eksodus ke Malaysia dimulai. Komunitas-komunitas diaspora batak di luar negeri terbentuk. Di Malaysia, Mekkah, Jeddah dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1834&lt;br /&gt;ABM mengirimkan tiga orang pendeta ke Tanah Batak. Yakni; Pendeta Lyman, Munson, Ellys. Kolonel Elout menempatkan Ellys di Mandailing untuk mengkristenkan masyarakat muslim di sana. Lyman dan Munson melanjutkan jejak Burton dan Ward.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lyman dan Munson memasuki toba dengan seorang penerjemah, Jamal Pasaribu. Di sana mereka disambut baik. Namun setelah insiden penembakan mati seorang wanita tua oleh Lyman, raja setempat, Raja Panggulamau menolak kehadiran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penembakan wanita tua, yang kebetulan, namboru sang raja tidak dapat diterima oleh raja. Lyman dan Munson mendapat hukuman mati oleh pengadilan lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1834-1838&lt;br /&gt;Pemerintahan Militer Belanda di Tanah Batak Selatan didirikan secara permanen. Komplek markas Besar Belanda didirikan berikut taman perumahan para pemimpin militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1838-1884&lt;br /&gt;Kekuatan militer Belanda bertambah kuat. Sumatera Barat dapat dikuasai. Mandailing, Angkola dan Sipirok menjadi “Direct Bestuurd Gebied”, Raja Gadumbang tidak jadi dijadikan Sultan oleh Pemerintah Penjajahan Belanda, akan tetapi dibohongi dan hanya diberikan gelar “Regent Voor Her Leven”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin-pemimpin masyarakat Batak Islam yang tidak mau tunduk dengan Belanda di berbagai daerah, dibasmi. Silindung masuk ke dalam “Residente Air Bangis tahun 1973 dan Toba, yang belum takluk, dimasukkan pada tahun 1881. Kerajaan-kerajaan lain yang berhubungan dengan Kerajaan Toba tidak dapat berbuat banyak untuk membantu. Hegemoni Eropa tidak dapat terbendung. Manusia di nusantara hanya menunggu waktu untuk menjadi mangsa Eropa. Kerajaan Batak terisolir dan melemah. Rakyat sudah banyak yang pro Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1843-1845&lt;br /&gt;Perbatasan Tanah Batak yang aman hanya pelabuhan Singkil dan Barus serta perbatasan darat dengan Aceh. Sisingamangaraja XI mengikuti Pendidikan Militer di Indrapuri, Kesultanan Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1845-1847&lt;br /&gt;Aceh mengirimkan satu balayon tentara di bawah komando Teuku Nangsa Sati ke Toba. Bersama Yang Mulia Sisingamangaraja XI, Teuku menyiapkan perencanaan strategi gerilya. Pasukan komando gerilya dibentuk. Pertahanan dengan menggelar pasukan sudah tidak memungkinkan. Siasat ini pada tahun 1873-1907 sangat membingungkan pihak imperialis Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1848&lt;br /&gt;Putra Mahkota, Pangeran Parobatu, satau-satunya anak laki-laki Sisingamangaraja XI lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1857-1861&lt;br /&gt;Zending Calvinist Belanda dari “Gereja Petani Ermeloo/Holland” (GPE) dengan gencar melakukan misi di Tanah Batak Selatan. Mereka antara lain; Pendeta Van Asselt di Parausorat, Sipirok, pendeta Dammerboer di Hutarimbaru, Angkola, Pendeta Van Danen di Pangarutan, Angkola dan Pendeta Betz di Bungabondar, Sipirok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi; gagal. Masyarakat Muslim Batak yang sudah tidak berdaya dalam penguasaan Belanda menolak untuk dikristenkan. Belanda, tidak habis akal, mempercayakan misi pengkristenan Batak Selatan dan Utara kepada pendeta-pendeta Jerman, “Reinische Missions Gesselschaft” (RMG), yang menganggunr di Batavia, sejak diusir keluar dari Kalimantan Selatan oelh Pangeran Hidayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belanda menghubungkan pendeta Fabri, pemimpin RMG di Jerman dengan pendeta Witteveen, pemimpin dari GPE. GPE mengalah, mundur dari Tanah Batak Selatan, karena kahabisan dana. Dengan banjir dana dari perusahaan Hennemann &amp; Co, RMG memulai upaya misi kembali agar secepatnya Belanda dapat menguasai Tanah Batak dan menghancurkan Aceh di ujung sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1861&lt;br /&gt;Pada tanggal 7 Oktober 1861, di dalam rumah pendeta van Asselt diadakan rapat bersama oleh pendeta-pendeta Belanda yang sudah aktif di tanah Batak bersamam pendeta-pendeta Jerman yang baru datang. Rapat ditutup oleh pendeta Klammer hasilnya; Pimpinan pengkristenan tanah Batak sudah berpindah dari tangan Pendeta Belanda ke tangan Pendeta Jerman. Pendeta Belanda Dammerboer serta van Dalen tidak menyukai posisinya menjadi bawahan seorang “Moffen”, Jerman. Mereka berhenti menjadi pendeta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1861-1907&lt;br /&gt;Belanda tidak sabar untuk menguasai lahan-lahan pertanian Tanah Batak yang masih dimiliki Sisingamagaraja XI. Untuk menyerangnya secara frontal Belanda belum mampu karena dipihak lain dan di dalam negeri mereka banyak menghabiskan tenaga unutuk menumpas pemberontakan-pemberontakan, sementara itu, kerajaan-kerajaan pribumi tidak menyadari keunggulan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belanda kemudian menerapkan Devide et Impera dari pantai timur dengan kebijakan Zelbestuur, artinya swapraja. Tanah Batak dipecah menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Keresidenan Tapanuli. Direct Bestuur Gebied, sebuah daerah Pamong Praja.&lt;br /&gt;2. Sumatera Timur, Zelbestuurs&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-7127476652936814649?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7127476652936814649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7127476652936814649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/06/sejarah-perkembangan-islam-di-tanah.html' title='SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM DI TANAH BATAK'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-3216368402215362396</id><published>2009-06-13T04:52:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T04:56:28.548-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='album'/><title type='text'>ALBUM ANAK KU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;           &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LI TIO     ALI BAQIR      TIO - TIUR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV-l8thDyI/AAAAAAAABOY/WOeETJrFx8o/s1600-h/baqir1.JPG"&gt;        &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://alitobing.blogspot.com/2009/10/ali-tio.html"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 116px; height: 173px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV9-8g-3GI/AAAAAAAABOI/VlO9FA1_h1M/s200/tio.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396858248823233634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV-l8thDyI/AAAAAAAABOY/WOeETJrFx8o/s1600-h/baqir1.JPG"&gt;      &lt;/a&gt;&lt;a href="http://alitobing.blogspot.com/2009/08/ali-baqir.html"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 131px; height: 175px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV-l8thDyI/AAAAAAAABOY/WOeETJrFx8o/s200/baqir1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396858918890704674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV_Ar2CoKI/AAAAAAAABOo/oP_9ZxnpyHM/s1600-h/tio2.JPG"&gt;           &lt;/a&gt;&lt;a href="http://alitobing.blogspot.com/2009/10/tio-tiur.html"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 132px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV_Ar2CoKI/AAAAAAAABOo/oP_9ZxnpyHM/s200/tio2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396859378219524258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;                            &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Stg47GhWEvI/AAAAAAAABJ4/reUqerez_do/s1600-h/DSCF2682.JPG"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-3216368402215362396?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3216368402215362396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/3216368402215362396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/06/album-anak-ku.html' title='ALBUM ANAK KU'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuV9-8g-3GI/AAAAAAAABOI/VlO9FA1_h1M/s72-c/tio.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-2745507326391173626</id><published>2009-06-13T04:42:00.000-07:00</published><updated>2009-06-13T07:11:10.975-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islami'/><title type='text'>Kitab Shalat Jumat</title><content type='html'>Bab Ke-1: Fardhunya Shalat Jumat Berdasarkan Firman Allah, "Apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (al Jumu'ah: 9)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;467. Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, "Kami adalah orang-orang kemudian yang mendahului pada hari kiamat. Hanya saja mereka (dan dalam satu riwayat: hanya saja setiap umat 4/153) diberi kitab sebelum kita (dan kita diberinya sesudah mereka 1/216). Kemudian hari mereka ini yang telah difardhukan oleh Allah telah diperselisihkan mereka. Maka, Allah memberi petunjuk kepada kita. Lantas orang-orang mengikuti kita mengenai hari itu, orang-orang Yahudi besoknya (hari Sabtu), dan orang-orang Nasrani besok lusa (hari Ahad)." (Lalu beliau diam, kemudian bersabda, "Karena Allah ta'ala[1], wajib atas setiap muslim mandi sekali dalam seminggu, dengan mencuci kepalanya dan seluruh tubuhnya." 1/216).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-2: Keutamaan Mandi Pada Hari Jumat, dan Apakah Anak-Anak atau Wanita Wajib Menghadiri Shalat Jumat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;468. Abdullah bin Umar r.a. berkata (dan dari jalan lain darinya, berkata, "Saya mendengar 1/215) Rasulullah (berkhutbah di atas mimbar, lalu 1/220) bersabda, "Jika seseorang dari kamu mendatangi shalat Jumat, maka hendaklah ia mandi."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;469. Ibnu Umar r.a. mengatakan bahwa Umar ibnul-Khaththab ketika sedang berdiri khutbah Jumat tiba-tiba masuklah seorang laki-laki dari golongan kaum Muhajirin Awwalin[2] (yakni orang-orang yang ikut berpindah dari Mekah ke Madinah dan yang terdahulu masuk Islam) dari sahabat Nabi saw.. Lalu, Umar berseru kepadanya, "Saat apakah ini?" Orang itu menjawab, "Aku disibukkan oleh suatu hal, maka tiada kesempatan bagiku untuk pulang kepada keluargaku, sehingga aku mendengar suara azan. Oleh sebab itu, aku tidak dapat berbuat lebih dari pada berwudhu saja." Umar berkata, "Juga hanya berwudhu saja, padahal Anda tentu mengetahui bahwa Rasulullah menyuruh mandi?"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-3 : Mengenakan Wangi-wangian untuk Mendatangi Shalat Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;470. Amr bin Sulaim al-Anshari berkata, "Aku bersaksi kepada Abu Sa'id, ia berkata, 'Saya bersaksi atas Rasulullah, beliau bersabda, 'Mandi pada hari Jumat itu wajib atas setiap orang yang sudah balig (dewasa),[3] menggosok gigi, dan memakai minyak wangi jika ada.'" Amr berkata, "Adapun mandi, maka saya bersaksi bahwa ia adalah wajib. Sedangkan, menggosok gigi dan mengenakan wewangian, maka Allah lebih tahu apakah ia wajib atau tidak. Akan tetapi, demikianlah di dalam hadits."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-4: Keutamaan Shalat Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;471. Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang mandi Jumat seperti mandi junub kemudian berangkat (ke masjid), maka seolah-olah ia berkurban unta. Barangsiapa yang berangkat pada saat yang kedua, maka seolah-olah ia berkurban lembu. Barangsiapa yang berangkat pada saat ketiga, maka seolah-olah ia berkurban kibas yang bertanduk. Barangsiapa yang berangkat pada saat yang keempat, maka seolah-olah ia berkurban ayam. Dan, barangsiapa yang berangkat pada saat kelima, maka seolah-olah ia berkurban telur. Apabila imam keluar (naik mimbar), maka para malaikat mendengarkan khutbah."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-5&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;472. Abu Hurairah mengatakan bahwa ketika Umar berkhutbah pada hari Jumat, tiba-tiba ada seorang laki-laki[4] masuk masjid. Lalu, Umar berkata, "Mengapa Anda tertahan (yakni tidak datang pada awal waktu shalat Jumat)?" Orang itu menjawab, "Aku ini tidak lain mendengarkan seruan azan, lalu aku berwudhu." Umar berkata, "Apakah Anda tidak mendengar Nabi bersabda, 'Jika seorang dari kamu hendak berangkat ke shalat Jumat, maka hendaklah ia mandi?'"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-6: Memakai Minyak Wangi untuk Mendatangi Shalat Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;473. Salman al Farisi berkata, "Rasulullah bersabda, 'Seseorang yang mandi pada hari Jumat, bersuci menurut kemampuannya, memakai minyak rambutnya atau memakai minyak harum keluarganya, kemudian keluar (dalam satu riwayat pergi 1/218) serta tidak memisahkan antara dua orang yang duduk, lantas ia shalat sebanyak yang dapat ia kerjakan, kemudian diam apabila imam berkhutbah; sungguh ia diampuni dosanya antara Jumat yang satu dan Jumat yang lain.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-7: Mengenakan Sebagus-bagus Pakaian yang Ditemukan atau yang Dimiliki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;474. Thawus berkata, "Aku berkata kepada Ibnu Abbas, 'Orang-orang menceritakan bahwa Nabi bersabda, 'Mandilah pada hari Jumat dan cucilah kepalamu, meskipun kamu tidak junub, dan pakailah minyak wangi.' Ibnu Abbas berkata, 'Adapun mandi memang ya, sedang minyak wangi saya tidak tahu. (Dan dalam satu nwayat: "Saya bertanya kepada Ibnu Abbas, "Apakah seseorang harus memakai wangi-wangian jika terdapat wewangian pada keluarganya?' Ia menjawab, 'Saya tidak tahu.')&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;475. Abdullah bin Umar mengatakan bahwa Umar ibnul-Khaththab melihat pakaian dari sutra (dan dari jalan lain: jubah dari sutra [pada seseorang 3/142] yang dijual di pasar 2/2) di sebelah pintu masjid. (Yahya bin Abu Ishaq berkata, "Salaim bin Abdullah bertanya kepadaku, 'Apakah istibraq itu?' Saya jawab, 'Sutra tebal, termasuk juga yang kasar.' 7/92). Lalu, Umar mengambilnya dan membawanya kepada Rasulullah. Kemudian ia berkata, "Wahai Rasulullah, alangkah baiknya seandainya engkau beli kain ini lalu engkau kenakan pada hari Jumat dan apabila ada dua utusan datang kepada engkau." (Dalam riwayat lain: "Belilah ini, untuk engkau berhias dengannya pada hari raya dan ketika menghadapi utusan apabila mereka datang kepadamu.") Beliau bersabda, "Yang mengenakan pakaian ini hanyalah orang yang tidak mendapatkan bagian di akhirat." Lalu Umar terdiam beberapa lama. Kemudian datanglah kepada Rasulullah yang sebagian pakaian darinya, kemudian beliau memberikan (dalam satu riwayat: mengirimkan kepada 4/32) Umar ibnul Khaththab r.a. sehelai pakaian (dari sutra 7/46). (Dan dalam riwayat lain: jubah sutra). Lalu Umar berkata, "Wahai Rasulullah, (apakah 3/140) engkau mau mengenakannya kepadaku padahal engkau telah bersabda tentang pakaian utharid 'kain sutra' sebagaimana yang telah engkau sabdakan?" Rasulullah bersabda, "Aku memberikan kepadamu bukan untuk kamu pakai. Aku kirimkan pakaian itu kepadamu agar engkau menikmatinya, yakni engkau jual (3/16-17) atau engkau pergunakan untuk memenuhi kebutuhanmu." Lalu Umar memakaikan kain itu kepada saudaranya di Mekah, seorang musyrik. (Dan dalam satu riwayat: lalu Umar mengirimkannya kepada saudaranya di Mekah sebelum dia masuk Islam. 3/142)." Maka Ibnu Umar tidak menyukai pakaian yang glamour karena hadits ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-8: Bersiwak Pada Hari Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Abu Sa'id berkata tentang Nabi saw., "Beliau menggosok gigi."[6]&lt;br /&gt;476. Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, "Seandainya tidak akan memberatkan umatku atau manusia, niscaya kuperintahkan mereka memakai siwak (menggosok gigi) pada setiap kali hendak melakukan shalat."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;477. Anas berkata, "Rasulullah bersabda, 'Aku banyak berpesan kepadamu supaya bersiwak.'"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-9: Orang yang Bersiwak dengan Menggunakan Siwak Orang Lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan sanadnya hadits Aisyah yang tercantum pada akhir '64 - AL-MAGHAZI'.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-10: Yang Dibaca Sesudah Al-Faatihah dalam Shalat Subuh Pada Hari Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;478. Abu Hurairah r.a. berkata, "Rasulullah selalu membaca Alif Lam Mim Tanzil as-Sajdah dan Hal Ataa 'alal Insan pada (shalat) subuh pada hari Jumat."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-11: Shalat Jumat di Desa atau di Kota&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;479. Ibnu Abbas berkata, "Sesungguhnya pertama-tama shalat Jumat yang dilakukan sesudah di masjid Rasulullah ialah di masjid milik kabilah Abdul Qais di desa Juwatsa yang termasuk kawasan Bahrain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yunus berkata, "Zuraiq bin Hukaim menulis surat kepada Ibnu Syihab dan pada hari itu saya bersamanya di Wadil Qura. (Isi suratnya ialah), 'Bagaimanakah pendapat Anda seandainya saya melaksanakan shalat Jumat, sedangkan Zuraiq tetap bekerja di ladang yang digarapnya bersama sejumlah orang berkulit hitam dan lainnya?' Pada waktu itu Zuraiq berada di Ailah (bukit di antara Mekah dan Madinah). Lalu Ibnu Syihab menulis surat balasan. Saya mendengar dia menyuruhnya melaksanakan shalat Jumat seraya memberitahukan kepadanya bahwa Salim memberitahukan kepadanya bahwa Abdullah bin Umar berkata, 'Saya mendengar Rasulullah bersabda, 'Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Imam itu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban akan kepemimpinannya. Seorang laki-laki pemimpin terhadap keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawaban akan kepemimpinannya. Wanita itu pemimpin dalam rumah suaminya dan akan dimintai pertanggungjawaban akan kepemimpinannya. Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Ia (Ibnu Umar) berkata, 'Saya menduga bahwa beliau juga bersabda, "Seorang laki-laki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungiawaban atas kepemimpinannya.'"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan isnadnya bagian dari hadits Ibnu Umar ini pada 'AL-ISTIQRADH / 20 - BAB'.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-12: Apakah Orang yang Tidak Menghadiri Shalat Jumat, Yaitu dari Golongan Orang Wanita, Anak Anak, dan Lainnya Juga Harus Mandi?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ibnu Umar berkata, "Sesungguhnya mandi itu hanya diwajibkan bagi orang yang wajib menunaikan shalat Jumat."[7]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;480. Ibnu Umar berkata, "Istri Umar menghadiri shalat subuh dan isya dengan berjamaah di masjid. Kemudian kepada istri Umar itu ditanyakan, 'Mengapa Anda keluar, sedangkan Anda mengetahui bahwa Umar tidak menyukai hal itu dan suka cemburu.' Istri Umar menjawab, 'Kalau begitu, apakah yang menghalanginya untuk mencegahku?' Orang itu berkata, 'Yang menghalangi Umar ialah sabda Rasulullah, 'Janganlah kamu semua mencegah hamba-hamba wanita Allah untuk mendatangi masjid-masjid Allah."'&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-13: Keringanan Tidak Menghadiri Jumat Pada Waktu Hujan Turun&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan isnadnya hadits Ibnu Abbas yang tersebut pada nomor 342 di muka.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-14: Dari Mana Jumat Itu Didatangi Dan Atas Siapa Diwajibkan, Mengingat Firman Allah, "Apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atha' berkata, "Apabila engkau berada di kampung yang ramai, lalu dikumandangkan azan untuk shalat Jumat, maka wajib atasmu mendatanginya, baik kamu dengar azan maupun tidak."[8]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anas r.a. di villanya kadang-kadang melakukan shalat Jumat[9] dan kadang-kadang tidak. Villanya itu berada di Zawiyah (suatu tempat di luar Bashrah) sejauh dua farsakh.[10]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-15: Waktu Masuknya Shalat Jumat Ialah Apabila Matahari Telah Tergelincir&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hal ini diriwayakan dari Umar, Ali, Nu'man Ibnu Basyir, Amar, dan Ibnu Huraits radhiyallahu 'anhum.[11] &lt;br /&gt;481. Yahya bin Said mengatakan bahwa dia bertanya kepada Amrah tentang mandi pada hari Jumat, lalu ia berkata, "Aisyah berkata, 'Manusia adalah pelayan diri mereka. Apabila mereka berangkat menunaikan shalat Jumat, maka mereka berangkat dalam keadaannya begitu saja. (Dan, mereka biasa pergi dengan begitu). Lalu dikatakan kepada mereka, 'Alangkah baiknya seandainya kamu sekalian telah mandi.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jalan lain dari Aisyah, istri Nabi saw itu berkata, "Pada hari Jumat orang-orang datang dari rumah-rumah dan kampung-kampung di sebelah timur Madinah. Mereka datang dengan berdebu dan berkeringat. Lalu salah seorang dari mereka datang kepada Rasulullah sedangkan aku berada di sisi beliau. Lalu, Nabi saw bersabda, 'Alangkah baik nya kalau kamu mandi pada hari ini.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;482. Anas bin Malik mengatakan bahwa Rasulullah biasa shalat Jumat ketika matahari condong (ke barat).[12]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;483. Anas bin Malik berkata, "Kami suka menyegerakan shalat Jumat, (yakni mengerjakannya pada awal waktunya), lalu kami tidur siang setelah shalat Jumat itu."[13]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-16: Apabila Udara Sangat Panas Pada Hari Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;484. Anas bin Malik mengatakan bahwa Nabi saw. apabila sangat dingin, maka beliau menyegerakan shalat. Apabila sangat panas, maka beliau menjalankan shalat yakni shalat Jumat apabila sudah agak dingin."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bisyr bin Tsabit berkata,[14] "Abu Khaldah bercerita kepada kami, ia berkata, 'Amir shalat dengan kita (yakni shalat Jumat), kemudian ia bertanya kepada Anas, 'Bagaimanakah Nabi mengerjakan shalat zhuhur?' (Lalu Anas menjawab sebagaimana hadits di atas, yakni kalau udara dingin segera melakukannya dan kalau panas menantikan sebentar sampai agak dingin).'"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-17: Berjalan ke Shalat Jumat, dan Firman Allah, "Maka bersegeralah kepada mengingat Allah"; dan Orang yang Berpendapat Bahwa Lafal as-Sa'yu Itu Berarti Beramal dan Pergi Mengingat Firman Allah, "Dan dia berusaha untuk mendapatkannya."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ibnu Abbas r.a. berkata, "Haram berjual beli pada waktu itu."[15] &lt;br /&gt;Atha' berkata, "Haram melakukan semua aktivitas."[16] &lt;br /&gt;485. Ibrahim bin Sa'd berkata dari az-Zuhri, "Apabila muadzin telah mengumandangkan azan pada hari Jumat, padahal seseorang sedang bepergian, maka hendaklah ia menghadiri shalat Jumat itu."[17]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;486. Abayah bin Rifa'ah, berkata, "Abu Absin (yaitu Abdur Rahman bin Jabr 3/207) menemuiku ketika aku sedang pergi shalat Jumat, ia berkata, 'Saya mendengar Nabi bersabda, 'Barangsiapa yang kedua telapak kakinya berdebu di jalan Allah, maka Allah mengharamkan dia atas neraka.''"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-18: Jangan Memisahkan[18] Antara Dua Orang Pada Hari Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lihat hadits nomor 473.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-19: Janganlah Seseorang Menyuruh Saudaranya Berdiri atau Berpindah Tempat Lalu Ia Duduk di Tempatnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;487. Ibnu Juraij mengatakan bahwa ia mendengar Nafi' berkata, "Saya mendengar Ibnu Umar berkata, "Nabi melarang seseorang menyuruh saudaranya berdiri dari tempat duduknya, lantas dia duduk di tempat itu.'" (Dalam satu riwayat: "Menyuruh seseorang berdiri lalu ditempati oleh orang lain. Akan tetapi, berlonggar-longgarlah dan berlapang lapanglah." Ibnu Umar tidak menyukai seseorang menyuruh orang lain berdiri dari tempat duduknya kemudian tempat itu didudukinya.) Ibnu Juraij bertanya kepada Nafi', "Apakah dalam shalat Jumat?" Dia menjawab, "Shalat Jumat dan lainnya."[19]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-20: Azan Pada Hari Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;488. Saib bin Yazid berkata, "Adalah azan pada hari Jumat, permulaannya adalah apabila imam duduk di atas mimbar, yakni pada masa Rasulullah, Abu Bakar, dan Umar. Pada masa Utsman dan orang-orang (dalam satu riwayat: penduduk Madinah) sudah banyak, ia menambahkan (dalam satu riwayat memerintahkan 1/220) azan yang ketiga[20] (dalam satu riwayat: kedua) lalu dilakukanlah azan itu di Zaura'. (Maka, menjadi ketetapanlah hal itu 1/220). Nabi tidak mempunyai muadzin kecuali satu orang. Azan Jumat itu dilakukan ketika imam duduk di atas mimbar."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-21: Juru Azan Hanya Seorang Saja Pada Hari Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan isnadnya potongan dari hadits Saib di atas.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-22: Imam Menjawab Azan dari Atas Mimbar&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;489. Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif berkata, "Saya mendengar Muawiyah bin Abu Sufyan ketika ia duduk di atas mimbar pada hari Jumat, ketika muadzin berazan dan mengucapkan, 'Allahu Akbar Allahu Akbar' (Allah Mahabesar 2x), Muawiyah mengucapkan, 'Allahu Akbar Allahu Akbar'. Muadzin mengucapkan, 'Asyhadu alla-ilaha illallah' (saya bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah), Muawiyah mengucapkan, 'Dan saya.' Muadzin mengucapkan, 'Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah' (saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah), Muawiyah mengatakan, 'Dan saya juga.' [Ketika muadzin mengucapkan, 'Hayya 'alash shalah', Muawiyah mengucapkan, 'Laa haula wa laa quwwata illaa billaah."1/152]. Ketika azan itu selesai, ia berkata, "Wahai manusia! Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah di tempat duduk ini ketika seorang muadzin azan, beliau mengucapkan apa yang kamu dengar dari ucapanku tadi.'"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-23: Duduk di Atas Mimbar Ketika Diserukan Azan&lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan isnadnya bagian dari hadits Saib yang disebutkan sebelum hadits di atas.")&lt;br /&gt;Bab Ke-24: Azan Ketika Hendak Berkhutbah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan isnadnya bagian dari hadits Saib di muka.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-25: Berkhutbah di Atas Mimbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas berkata, "Nabi berkhutbah di atas mimbar."[21]&lt;br /&gt;490. Abu Hazim bin Dinar mengatakan bahwa ada beberapa orang yang mendatangi Sahl bin Sa'd as-Saidi. Ketika itu orang-orang sedang berbantah-bantahan perihal mimbar, dari apa tiangnya itu dibuat? Maka, mereka menanyakan kepadanya mengenai hal itu. Kemudian Sahl menjawab, "(Tidak ada orang yang lebih mengetahui daripada aku 1/100). Demi Allah, aku ini orang yang paling tahu dari apa tiang mimbar itu. Aku betul-betul melihatnya pada hari pertama mimbar itu diletakkan dan pertama kalinya Rasulullah duduk di atasnya. Rasulullah mengirim utusan kepada Fulanah, seorang wanita (Muhajirin 3/129)-dan Sahl menyebutkan namanya-dengan perintah, 'Suruhlah anakmu tukang kayu itu agar membuatkan beberapa tiang yang aku dapat duduk di atasnya apabila aku berbicara kepada orang banyak.' Lalu wanita itu menyuruh anaknya. Kemudian si anak membuatnya dari kayu yang diambil dari hutan di dataran tinggi Madinah menuju ke arah Syam. (Dan dalam satu riwayat: lalu ia pergi memotong kayu, dan membuat mimbar untuk beliau). Kemudian anak itu membawanya kepada ibunya. Lalu, si ibu mengirim utusan untuk menyampaikan kepada Rasulullah bahwa anaknya telah selesai membuat mimbar itu. Rasulullah bersabda, 'Kirimkanlah kepadaku.' Kemudian mereka membawanya kepada beliau. Beliau memegangnya, lalu menyuruh orang meletakkannya di sini. Kemudian beliau duduk di atasnya. Saya lihat Rasulullah shalat di atasnya, dan beliau menghadap kiblat. Beliau bertakbir di atasnya dan orang-orang pun berdiri di belakang beliau. Kemudian beliau membaca. Lalu ruku di alas mimbar itu, dan orang-orang pun ruku di belakang beliau. Beliau mengangkat kepala, lalu turun dan sujud di dasar mimbar. Kemudian kembali ke mimbar, membaca, ruku, dan mengangkat kepala lagi, sehingga sujud di atas tanah. Setelah selesai, beliau menghadap kepada orang banyak seraya bersabda, 'Hai manusia, sesungguhnya aku melakukan hal ini adalah agar kamu dapat mengikuti aku dan mempelajari cara shalatku.'"&lt;br /&gt;Abu Abdillah berkata, "Ali bin Abdullah berkata, 'Ahmad bin Hanbal 'rahimahullah' bertanya kepadaku tentang hadits ini. Dia berkata, 'Aku maksudkan bahwa Nabi lebih tinggi daripada orang-orang (makmum), maka tidak mengapalah posisi imam lebih tinggi daripada makmum berdasarkan hadits ini.' Ali bin Abdullah berkata, 'Aku berkata, "Sesungguhnya Sufyan bin Uyainah sering ditanya tentang masalah ini, apakah Anda tidak mendengar darinya?' Dia menjawab, 'Tidak.'" (1/100).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-26: Berkhuthah dengan Berdiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas berkata, "Nabi selalu berkhutbah dengan berdiri."[22]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;491. Ibnu Umar berkata, "Nabi selalu berkhutbah dengan berdiri, lalu duduk. Kemudian berdiri lagi sebagaimana yang kamu lakukan sekarang."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-27: Imam Menghadap kepada Makmum dan Makmum Menghadap kepada Imam Pada Waktu Berkhuthah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ibnu Umar dan Anas r.a. biasa menghadap kepada imam.[23]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan isnadnya bagian pertama hadits Abu Sa'id al-Khudri yang akan disebutkan pada '24 - AZ-ZAKAT / 17 - BAB'.")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-28: Orang yang Mengucapkan "Amma Ba'du" Sesudah Mengucapkan Puji-pujian kepada Allah&lt;br /&gt;Ikrimah meriwayatkannya dari Ibnu Abbas dari Nabi saw.[24]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;492. Amr bin Taghlib mengatakan bahwa Rasulullah diberi harta atau tawanan, lalu beliau membaginya. Beliau memberi kepada beberapa orang dan tidak memberi kepada beberapa orang. Lalu sampailah kepada beliau, bahwa orang-orang yang tidak diberi menjadi marah. Beliau memuji Allah dan bersabda, "Amma ba'du (adapun selanjutnya), demi Allah, aku memberi kepada seseorang dan tidak memberi kepada yang lain. Orang yang aku tinggalkan itu adalah yang lebih aku cinta daripada orang-orang yang aku beri. Akan tetapi, aku memberikan kepada beberapa orang karena aku mengetahui dalam hati mereka terdapat ketidaksabaran dan kegelisahan. (Dalam satu riwayat: aku khawatir kebengkokan hati mereka dan kegelisahan mereka), dan aku lewatkan beberapa orang karena Allah telah menjadikan kekayaan dan kebaikan dalam hati mereka, di antara mereka adalah Amr bin Taghlib." "Maka demi Allah," kata Amar, "aku tidak senang bahwa satu lembah berisi unta yang merah menjadi milikku karena kata-kata Rasulullah itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;493. Ibnu Abbas r.a. berkata, "Nabi naik ke mimbar (pada waktu beliau sakit yang membawa kematian beliau 4/184) dan itu merupakan majelis yang terakhir bagi beliau, dengan mengenakan selendang kain besar di kedua bahu. Beliau mengikat kepala beliau dengan ikat hitam, lalu memuji Allah. Kemudian bersabda, 'Hai manusia, kemarilah!' Maka, mereka berlompatan mendekati beliau. Kemudian beliau bersabda, 'Amma ba'du, wahai manusia, sesungguhnya perkampungan ini adalah dari orang-orang Anshar, mereka sedikit (sehingga bagaikan garam dalam makanan 4/221), dan orang-orang lain banyak. Barangsiapa di antara kamu yang mengurusi suatu urusan dari umat Muhammad dan ia mampu untuk berbuat madharat atau manfaat terhadap seseorang, maka hendaklah ia menerima dari orang yang baik dari mereka, dan memaafkan orang-orang yang buruk dari mereka.'"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-29: Duduk di Antara Dua Khutbah Pada Hari Jumat&lt;br /&gt;494. Abdullah bin Umar r.a. berkata, "Nabi berkhutbah dua kali, dan beliau duduk di antara kedua khutbah itu."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-30: Mendengarkan Khutbah Pada Hari Jumat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;495. Abu Hurairah berkata, "Nabi bersabda, 'Apabila hari Jumat, maka para malaikat berdiri di pintu masjid sambil mencatat orang yang datang dahulu, lalu yang dahulu (sesudah itu). Perumpamaan orang-orang yang datang pada waktu yang paling awal adalah seperti orang yang berkurban seekor unta, berkurban sapi, berkurban kambing kibas, berkurban seekor ayam, lalu berkurban sebutir telur. Kemudian apabila imam sudah keluar (dalam satu riwayat: duduk 4/79), para malaikat itu melipat buku-buku catatannya dan mendengarkan zikir (khutbah)."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-31: Jika Imam Melihat Orang Datang dan Ia Sedang Berkhutbah, Maka Imam Memerintahkannya Supaya Shalat Dua Rakaat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;496. Jabir bin Abdullah berkata, "Seorang laki-laki datang dan Nabi sedang berkhutbah kepada para manusia pada hari Jumat. Lalu beliau bertanya, 'Apakah kamu sudah shalat, hai Fulan?' Ia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Berdirilah dan shalatlah dua rakaat.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dan dalam satu riwayat: Rasulullah bersabda ketika sedang berkhutbah, "Apabila salah seorang dari kamu datang di masjid sedangkan imam tengah berkhutbah atau telah keluar untuk berkhutbah, maka shalatlah dua rakaat.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-32: Orang yang Datang dan Imam Sedang Bekhutbah Supaya Shalat Dua Rakaat yang Ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan isnadnya bagian dari hadits Jabir tadi.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-33: Mengangkat Kedua Tangan dalam Berkhutbah[25]&lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan isnadnya sebagian dari hadits Anas di bawah ini.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-34: Mohon Turunnya Hujan Waktu Berkhutbah Pada Hari Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;497. Anas bin Malik berkata, "Masyarakat ditimpa tahun paceklik pada masa Nabi. Ketika Nabi sedang berkhutbah (di atas mimbar 2/22) dengan berdiri pada hari Jumat, seorang kampung (dari suku Badui 2/21) berdiri (dalam satu riwayat: masuk 2/16) dari pintu yang menghadap mimbar ke arah Darul Qadha', dan Rasulullah sedang berdiri. Kemudian dia menghadap Rasulullah (sambil berdiri 2/17), lalu berkata, 'Wahai Rasulullah, harta benda binasa dan keluarga kelaparan (dalam satu riwayat: binasa, kuda-kuda binasa, dan kambing-kambing binasa, ternak-ternak binasa dan jalan-jalan terputus), maka berdoalah kepada Allah untuk kami agar Dia menurunkan hujan.' Lalu beliau mengangkat kedua tangan beliau untuk berdoa sehingga saya lihat putih ketiaknya,[26] 'Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.' Orang-orang pun mengangkat tangan mereka berdoa bersama beliau.[27] (Anas tidak menyebutkan bahwa Rasulullah membalik selendangnya dan tidak menyebutkan bahwa beliau menghadap ke arah kiblat 2/18). Demi Allah, kami tidak melihat segumpal awan pun di langit. Juga tidak melihat sesuatu pun, padahal antara kami dengan pohon tidak terdapat rumah atau bangunan yang tinggi]. (Dalam satu riwayat Anas berkata, "Dan sungguh langit seperti kaca.") Lalu dari baliknya muncul awan seperti perisai. Ketika sampai ke tengah-tengah langit, lalu awan itu mengembang, kemudian turun hujan. Demi Zat yang jiwa saya di tangan-Nya (di bawah kekuasan-Nya), beliau tidak meletakkan kedua tangan beliau sehingga awan bergerak seperti gunung. Kemudian beliau tidak turun dari mimbar sehingga saya melihat air hujan mengalir pada jenggot beliau. (Dan dalam satu riwayat: maka bertiuplah angin dengan membawa awan. Kemudian awan itu berkumpul, lalu langit mengembangkan awan yang tidak membawa hujan. Nabi turun dari mimbar, lalu mengerjakan shalat 2/19). Lalu kami keluar sambil mencebur ke air hingga kami tiba di rumah. (Dalam satu riwayat: sehingga hampir-hampir seseorang tidak dapat sampai ke rumahnya 7/154). Maka, kami dituruni hujan pada hari itu, esoknya, esok lusa, dan hari hari berikut nya sampai hari Jumat yang lain tanpa henti. Sehingga, aliran-aliran kota Madinah penuh dialiri air. (Dan dalam satu riwayat: Maka demi Allah, kami tidak melihat matahari selama enam hari). Orang kampung itu atau lainnya berdiri (dalam satu riwayat: masuklah seorang laki laki dari pintu itu pada hari Jumat berikutnya. Ketika itu Rasulullah sedang berdiri berkhutbah, lalu orang itu menghadap beliau sambil berdiri), kemudian dia berkata, 'Wahai Rasulullah, bangunan-bangunan roboh (dalam satu riwayat: rumah-rumah roboh, jalan-jalan terputus, dan binatang-binatang ternak binasa, para musafir tidak dapat bepergian, jalan terhalang) dan harta benda terbenam, maka berdoalah kepada Allah agar menahan hujan itu untuk kami.' Lalu beliau tersenyum, kemudian mengangkat kedua tangan beliau dan berdoa, 'Ya Allah, (hujanilah) sekeliling kami, namun jangan atas kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di atas puncak-puncak gunung dan dataran tinggi, di perut-perut lembah dan tempat-tempat turnbuhnya tumbuh-tumbuhan.' Beliau tidak menunjukkan kedua tangan beliau ke suatu awan kecuali terbelah seperti lubang bulat yang luas. (Dalam satu riwayat: Saya lihat awan menyingkir di sekitar Madinah ke kanan dan ke kiri seperti kumpulan kambing). (Dan dalam riwayat lain: lalu awan terbelah dari Madinah seperti terbelahnya kain). Diturunkan hujan di sekeliling kami, tetapi tidak diturunkan sedikit pun di dalam kota Madinah. Sehingga, kami dapat keluar dan berjalan di bawah sinar matahari. Allah menampakkan kepada mereka karamah Nabi-Nya saw. dan mengabulkan doanya. Lembah Qanah mengalir selama sebulan. Tidak ada seorang pun dari suatu daerah kecuali ia menceritakan hujan lebat."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-35: Mendengarkan Khutbah Pada Hari Jumat Ketika Imam Sedang Berkhutbah, dan Berkata kepada Sahabatnya, "Diamlah!" (Pada Waktu Itu), Maka yang Berbicara Itu Telah Berbuat Sia-Sia&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salman mengatakan bahwa Nabi saw bersabda, "Hendaklah seseorang diam apabila imam berbicara (berkhutbah)."[28]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;498. Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, "Apabila kamu mengatakan kepada temanmu, 'Diamlah', padahal imam sedang berkhutbah, maka kamu telah berbuat sia-sia (pahala kamu menjadi sia-sia)."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-36: Saat yang Dikabulkan (Doa) Pada Hari Jumat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;499. Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah menyebut-nyebut hari Jumat, lalu beliau bersabda, "Pada hari itu terdapat suatu saat yang apabila tepat pada waktu itu seorang muslim berdiri shalat, memohon sesuatu (dalam satu riwayat: kebaikan 6/175) kepada Allah ta'ala, niscaya Allah akan memberinya." Beliau mengisyaratkan dengan tangan beliau menunjukkan sedikitnya kesempatan itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-37: Apabila Orang-Orang Lari Meninggalkan Imam Sewaktu Shalat Jumat, Maka Imam Boleh Melangsungkan Shalat Itu. Shalatnya dengan Orang yang Masih Tinggal Itu Adalah Sah Hukumnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;500. Jabir bin Abdullah berkata, "Ketika kami sedang shalat (Jumat 3/7) bersama Nabi, tiba-tiba datanglah suatu kafilah yang membawa makanan. Lalu, mereka menuju (dalam satu riwayat: lalu orang-orang berhamburan 6/63) kepadanya hingga yang tinggal bersama Nabi hanya dua belas orang laki-laki. Maka, turunlah ayat ini, 'Waidzaa ra-au tijaraatan au lahwan infadhdhu ilaihaa wa tarakuuka qaaima' 'Apabila mereka melihat barang dagangan atau permainan mereka berlari kepadanya dan meninggalkan kamu yang sedang berdiri'."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-38: Shalat Sesudah Shalat Jumat dan Sebelumnya&lt;br /&gt;501. Ibnu Umar mengatakan bahwa Rasulullah selalu melakukan shalat (dalam satu riwayat: saya hafal dari Nabi saw. sepuluh rakaat 2/54) dua rakaat sebelum shalat zhuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah magrib di rumah beliau, dan dua rakaat sesudah shalat isya. (Dalam satu riwayat: adapun ba'diyah magrib dan isya beliau lakukan di rumah beliau. Dalam riwayat lain: sesudah isya di rumah istri beliau 2/53). Beliau tidak shalat sesudah shalat Jumat sehingga beliau pergi (pulang), lalu beliau shalat dua rakaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;502. Saudara wanitaku, Hafshah, bercerita kepadaku bahwa Nabi biasa melakukan shalat dua rakaat yang ringan setelah terbit fajar, dan waktu itu adalah waktu yang aku tidak biasa menemui Nabi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bab Ke-39: Firman Allah Ta'ala, "Apabila Telah Ditunaikan Shalat, Maka Bertebaranlah Kamu di Muka Bumi, dan Carilah Karunia Allah."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;503. Sahl bin Sa'ad berkata, "Kami senang kalau hari Jumat" (3/73). Aku bertanya kepada Sahl, "Mengapa?" Dia menjawab (7/131), "Di kalangan kami ada seorang wanita (tua 6/203) yang menanam silq (sejenis ubi) di tepi parit kebunnya. (Dalam satu riwayat: biasa mengirim kurma ke Budh'ah di Madinah). Bila hari Jumat, dicabutnya batang silq itu dan direbusnya dalam periuk. Dicampurnya dengan segenggam tepung gandum, lalu digilingnya. (Dalam satu rivvayat: dan ditumbuknya beberapa biji gandum). Maka, batang silq itu menjadi seperti daging (tetapi tidak ada lemaknya). Apabila kami kembali dari shalat Jumat, kami datang mengucapkan salam padanya. Lalu, dihidangkannya makanan tadi kepada kami dan kami mengambil nya dengan sendok. Kami ingin supaya hari Jumat cepat datang, karena hidangan wanita itu." [Ia berkata, "Kami tidak tidur dan makan siang kecuali sesudah shalat Jumat."] (Dalam satu riwayat dari Sahl, ia berkata, "Kami biasa menunaikan shalat Jumat bersama Nabi, kemudian setelah itu baru tidur siang.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab Ke-40: Tidur Siang Sesudah Shalat Jumat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Saya berkata, "Dalam bab ini Imam Bukhari meriwayatkan dengan isnadnya hadits Anas bin Malik yang tertera pada nomor 482 di muka.")&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;Catatan Kaki:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;[1] Tambahan ini diriwayatkan secara mu'allaq oleh penyusun, tetapi di-maushul-kan oleh ath-Thahawi dan al-Baihaqi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Orang ini adalah Utsman bin Affan r.a. sebagaimana yang akan dijelaskan pada catatan kaki pada hadits nomor 472. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;[3] Disebutkannya perkataan balig dengan menggunakan lafal muhtalim yang berarti orang yang bermimpi mengeluarkan sperma, adalah karena biasanya orang yang sudah balig (dewasa) itu sudah pernah mengeluarkan sperma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] Dia adalah Utsman bin Affan sebagaimana disebutkan dalam riwayat Muslim (3/3). Ini diperkuat oleh hadits Ibnu Umar pada nomor 469 di muka yang menerangkan bahwa dia termasuk Muhajirin angkatan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] Namanya Utsman bin Hakim. Dia adalah saudara seibu bagi Umar. Ibu mereka bernama Khaitsamah binti Hisyam ibnull-Mughirah, sebagaimana dijelaskan dalam Fathul Bari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;[6] Ini adalah bagian dari haditsnya yang sudah disebutkan secara maushul pada nomor 470 di muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] Di-maushul-kan dari Ibnu Umar oleh al-Baihaqi di dalam Sunan-nya (3/175) dengan sanad hasan, dan disahkan oleh al-Hafizh dalam Al-Fath. Kemudian diriwayatkan oleh al-Baihaqi (3/188) dari jalan lain darinya secara marfu dengan lafal, "Barangsiapa yang mendatangi shalat Jumat, baik laki-laki maupun wanita, maka hendaklah ia mandi; dan barangsiapa yang tidak mendatangi shalat Jumat, maka tidak wajib atasnya mandi, baik laki-laki maupun wanita." Akan tetapi, di dalam isnadnya terdapat kelemahan, dan di dalam matannya terdapat sesuatu yang diingkari, sebagaimana sudah saya jelaskan di dalam al-Ahaditsudh Dha'ifah (3958).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[8] Di-maushul-kan oleh Abdur Razzaq di dalam al Mushannaf (3/168/5179) dengan sanad sahih darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[9] Bersama orang lain, atau menghadiri shalat Jumat di masjid Bashrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[10] Di-maushul-kan oleh Musaddad di dalam al Musnad al Kabir-nya dari Abu Awanah dari Humaid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[11] Di-maushul-kan dari keempat orang tersebut dengan isnad-isnad yang sahih oleh Ibnu Abi Syaibah di dalam al Mushannaf. Diriwayatkan juga dari selain mereka riwayat yang menunjukkan bolehnya menunaikan shalat Jumat sebelum matahari tergelincir sebagaimana mazhab Imam Ahmad. Silakan baca risalah saya al-Ajwibatun Nafi'ah (hlm. 17-21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[12] Dalam bab ini terdapat hadits Salamah bin al-Akwa', dan akan disebutkan haditsnya pada "64 - AL-MAGHAZI/ 37 -BAB".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[13] Ibnu Hibban menambahkan, "Bersama Nabi saw.", dan sanadnya hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[14] Di-maushul-kan oleh al-Baihaqi (3/192) dengan sanadnya dari Bisyr bin Tsabit dengan lafal, "Adalah Rasulullah apabila udara dingin, beliau segera melaksanakan shalat; dan apabila udara panas, maka beliau menunda barang sebentar." Isnadnya bagus, tetapi tanpa menyebut "Amir".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[15] Al-Hafizh berkata, "Ibnu Hazm menyebutkan dari jalan Ikrimah, dari Ibnu Abbas dengan lafal, "Tidak baik berjual-beli pada hari Jumat ketika azan sudah dikumandangkan. Apabila shalat Jumat sudah selesai dilaksanakan, maka berjual-belilah." Diriwayatkan oleh Ibnu Mardawaih dari jalan lain dari Ibnu Abbas secara marfu'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[16] Di-maushul-kan oleh Abd bin Humaid di dalam tafsirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[17] Al-Hafizh berkata, "Saya tidak mengetahuinya dari riwayat Ibrahim." Kemudian dia mengatakan bahwa mengenai riwayat dari az-Zuhri ini diperselisihkan." Silakan periksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[18] Huruf lam alif di sini adalah nahiyah 'untuk melarang', dan fi'il tafriq di sini mabni fa'il atau mabni maf'ul. Dan tafriq atau memisahkan antara dua orang itu bisa dengan melangkahi pundak mereka atau dengan duduk di antara mereka setelah memisahkan mereka dari tempatnya. Maka, larangan ini merupakan perintah untuk berangkat shalat Jumat lebih awal (sehingga bisa mendapatkan tempat di depan dan tidak memisahkan orang-orang yang sudah berbaris dengan rapi), sebagaimana disebutkan dalam catatan pinggir Ash-Shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[19] Ketiga lafal ini (yakni al-Jumata, al-Jumata, ghairaha) dibaca nashab dengan membuang huruf jar, yakni fil Jumati wa ghairiha. Di dalam riwayat Abu Dzar, ketiga lafal tersebut dibaca rafa 'sebagai' mubtada', sedang khabarnya dibuang. Yakni 'al-Jumu'atu wa ghairuha mutasaawiyaani fin-nahyi' 'anit takhaththaa' 'Shalat Jumat dan lainnya sama-sama dilarang orang melangkahi pundak orang lain'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[20] Yaitu, azan yang pertama (sebelum masuk waktu shalat), dan jumlah seluruhnya menjadi tiga bersama iqamah. Ia disebut azan karena untuk memberitahukan. Nabi saw. bersabda, "Di antara tiap-tiap dua azan (yakni azan dan iqamah) terdapat shalat sunnah bagi yang ingin mengerjakannya." Azan tambahan ini dianggap sebagai azan ketiga karena sebagai tambahan belakangan. Disebut sebagai azan kedua bila kita melihat azan yang hakiki. Sedang Zaura adalah suatu tempat tinggi yang merupakan pasar di Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[21] Di-maushul-kan oleh penyusun (Imam Bukhari) dalam beberapa tempat dan ini adalah bagian dari hadits Anas yang disebutkan pada "11-AL-JUM'AH / 24".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[22] Di-maushul-kan oleh Imam Bukhari di tempat yang telah diisyaratkan tadi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;[23] Di-maushul-kan dari Ibnu Umar oleh Baihaqi (3/199) dengan sanad hasan, dan di-maushul-kan dari Anas oleh Ibnul Mundzir dan al-Hafizh dengan sanad sahih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;[24] Di-maushul-kan oleh penyusun di akhir bab ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[25] Mengangkat kedua tangan ini hanya dalam doa khutbah istisqa'. Adapun berdoa secara rutin di dalam khutbah Jumat yang kedua dengan mengangkat kedua tangan, maka kami tidak mengetahui dasarnya di dalam sunnah. Silakan periksa al Ajwibatun Nafi'ah halaman 62.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;[26] Tambahan ini disebutkan secara mu'allaq oleh penyusun, dan di-maushul-kan oleh Abu Nu'aim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[27] Tambahan ini tidak disebutkan oleh al-Hafizh, tetapi kemudian al-Khathib menisbatkannya (2/503) kepada Nasai saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[28] Di-maushul-kan oleh penyusun rahimahullah pada hadits nomor 472 di muka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber: Ringkasan Shahih Bukhari - M. Nashiruddin Al-Albani - Gema Insani Press&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-2745507326391173626?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2745507326391173626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2745507326391173626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/06/kitab-shalat-jumat.html' title='Kitab Shalat Jumat'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-6222880613522976745</id><published>2009-06-13T04:39:00.000-07:00</published><updated>2009-06-13T07:11:44.817-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islami'/><title type='text'>JUAL BELI SECARA KREDIT</title><content type='html'>Islam memang telah mengatur masalah jual beli, perdagangan, perniagaan, kontrak transaksi, begitu juga dengan kredit. Untuk istilah kredit dikenal dengan bai` bi at-taqshid atau bai` bi atstsaman `ajil artinya menjual barang dengan harga yang berbeda antara tunai dengan tenggang waktu. Di dalam Islam hal ini tidaklah dilarang. seorang muslim diperbolehkan membeli/menjual secara kontan dan boleh juga membeli/menjual dengan menangguhkan pembayaran hingga batas waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan. Bahkan Rasulullah saw sendiri pernah membeli makanan dari seorang yahudi secara tempo untuk nafkah keluarganya dan beliau memberikan baju besinya sebagai jaminan. &lt;br /&gt;Memang tidak terdapat nash yang mengharamkan bentuk jual beli kredit seperti ini, maka jumhur ulama memperbolehkannya. Namun ada batasan yang harus di jaga agar tidak jatuh kepada keharaman, yaitu untuk harga harus disepakati di awal transaksi, walaupun pelunasannya dapat dilakukan kemudian (karena kredit). Bila terjadi keterlambatan dalam pelunasan (pembayarannya) maka tidak boleh diterapkan sistem perhitungan bunga (bertambah harganya karena keterlambatan pembayaran). Kedua belah pihak juga telah menyepakati pembayaran harga cicilan dan tempo pembayarannya dibatasi. &lt;br /&gt;Mengenai keuntungan, pada dasarnya tidak ada batasan sebab asas jual beli adalah antaradhin (saling ridho) antara kedua belah pihak. Biasanya harga akan berjalan menurut sunnatullah sesuai hukum permintaan dan penawaran. Berapapun keuntungannya masih dibenarkan selama tidak ada unsur kezaliman, misalnya karena banyaknya permintaan dan barang yang tersedia sedikit sehingga harganya menjadi mahal. Yang tidak dibenarkan adalah terdapat ketidak wajaran seperti menimbun barang dan mempermainkan harga. Contohnya, pemilik barang tidak mau menjual barang dagangannya, pada hal masyarakat sangat membutuhkannya. Atau ia simpan dulu sehingga kemudian harga menjadi naik dan ia mendapatkan keuntungan dengan cara yang zalim (menahan/menyimpan barang). &lt;br /&gt;Keuntungan seperti inilah yang tidak dibenarkan. Jual beli memiliki aturan main di dalam Islam, bahkan Allah telah menegaskan bahwa Dia menghalalkannya dan mengharamkan riba (QS. Al-Baqarah : 275), dilakukan dengan suka sama suka (an taradhin ) QS. An-Nisaâ: 29. &lt;br /&gt;Bentuk jual beli yang telah ditentukan (sebagaimana yang telah dikemukakan oleh DR. Yusuf Qordhowi dalam buku ˜Halal dan Haramânya), antara lain : &lt;br /&gt;1-Jual beli barang yang membawa kepada kemaksiatan adalah terlarang (haram), misalnya menjual babi, khamar, makanan dan minuman yang diharamkan secara umum, berhala, salib, patung dan sebagainya. Sabda Rasulullah saw dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud : Sesungguhnya Allah apabila mengharamkan sesuatu juga mengharamkan harganya. Artinya sesuatu yang telah diharamkan maka tidak boleh ditukar (jual beli) dengan yang lainnya. &lt;br /&gt;2-Transaksi jual beli yang tersamar dan belum jelas hasilnya/barangnya atau barang tersebut tidak dapat diserahkan kepada pembelinya, seperti menjual buah-buahan yang masih di pohon, menjual burung di udara, semuanya itu di haramkan apabila ada unsur penipuan. &lt;br /&gt;3-Islam memberikan kebebasan jual beli pada setiap orang , maka persaingan yang sehat juga dibenarkan. Islam melarang (mengharamkan) sifat egois yang mendorong pedagang untuk menimbun dan mengeksploitasi barang yang dibutuhkan rakyat, sehingga dirinya mendapat keuntungan berlipat ganda karena harga barang menjadi naik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4-Jual beli yang diberantas Islam adalah membeli/menjual sesuatu yang diketahui sebagai hasil jarahan, curian atau yang diperoleh dengan cara yang tidak dibenarkan. Sabda Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi : Barang siapa membeli barang curian sedangkan dia tahu bahwa itu hasil curian, maka sesungguhnya dia telah bersekutu dalam dosa dan aibnya. &lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya silahkan lihat bab Muamalah dalam buku fiqih sunnah dan buku fiqih lainnya. &lt;br /&gt;Kerjasama Bisnis &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerjasama dengan orang lain tidak terlepas dari nilai-nilai moral dalam bermualamalah antar manusia yang telah diatur Islam. Hubungan kerja sama tersebut tidak terlepas dari kualitas moral yang tinggi atas ketaatan pada Allah. Sehingga kerja sama dalam usaha tersebut bersifat penuh kejujuran dan Iâ€™tikad baik dan ditegakkan pada landasan yang adil dan cara yang benar. &lt;br /&gt;Dalam istilah fiqih bentuk kerjasama antara kedua belah pihak dengan sama-sama menanggung keuntungan dan kerugian dikenal dengan mudharabah (kongsi) atau qiradh (memberikan modal kepada orang lain). Dan porsentase keuntungan dan kerugian yang harus ditanggung haruslah sesuai dengan kesepakatan mereka. &lt;br /&gt;Jadi kerja sama dalam usaha ini merupakan kerja sama antara dua orang yang berserikat (syirkah). Bila untung, mereka berbagi keuntungan sebagaimana yang telah mereka syaratkan di awal kerja sama tersebut. Bila rugi maka diambil dari keuntungan yang ada. Jika kerugian itu sampai menghabiskan keuntungan yang ada, maka kerugian itu diambil dari modal menurut besar kecilnya kerugian. Inilah aturan Islam dalam bermuamalah. &lt;br /&gt;Adanya ketentuan keuntungan untuk pemilik modal, tidak lebih dan tidak kurang sekalipun keuntungan itu berganda atau kerugian berlipat, maka cara seperti ini tidaklah sesuai dengan prinsip Islam. Seperti yang Ghina alami, ketika terjadi kerugian, hanya salah satu pihak yang menanggungnya. Oleh karenanya, sebelum bekerja sama buatlah perjanjian terlebih dahulu. &lt;br /&gt;Disepakati berapa besar bagi hasil yang diinginkan atas dasar ridho. Keuntungan dibagi bersama dan kerugian juga ditanggung besama. Inilah prinsip keadilan di dalam ekonomi Islam. Mudah-mudahan setelah menerapkan usaha bagi hasil seperti ini, tidak terjadi lagi kerugian sepihak, dan semoga usaha anda menjadi barokah karena Allah bersama orang yang berserikat, sebagaimana hadits riwayat Abu Daud : Sesungguhnya Allah taâ€™ala berfirman : Aku bersama orang yang berkongsi (berserikat) selama seorang di antara mereka tidak berkianat kepada yang lain, dan apabila telah berkhianat yang satu terhadap yang lain, maka Aku akan keluar dari mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-6222880613522976745?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6222880613522976745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/6222880613522976745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/06/jual-beli-secara-kredit.html' title='JUAL BELI SECARA KREDIT'/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-2420168451695222698</id><published>2009-02-26T20:24:00.000-08:00</published><updated>2009-10-26T20:37:15.221-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kirim surat'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZqHuO3R-I/AAAAAAAABPI/-zjqgLGnnLk/s1600-h/sidebar+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 506px; height: 50px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZqHuO3R-I/AAAAAAAABPI/-zjqgLGnnLk/s320/sidebar+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397117884352120802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Assalamu`alaikum ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hai semua, bila anda ingin memberikan komentar maupun saran kepada saya, silahkan masukkan di tabel yang sudah saya sediakan dibawah in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;form enctype="multipart/form-data" action="http://pub49.bravenet.com/emailfwd/senddata.php" method="post" charset="utf-8"&gt;&lt;input value="4169724982" name="usernum" type="hidden"&gt;&lt;input value="2" name="cpv" type="hidden"&gt;&lt;!-- DO NOT CHANGE OR REMOVE THE 3 TAGS ABOVE THIS COMMENT--&gt;Terima kasih atas kunjungan anda, semoga persahabatan dan persaudaraan kita dapat lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wassalam ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td&gt;&lt;h3 style="border-bottom: 1px solid black;"&gt;FORM ANDA UNTUK SAYA&lt;/h3&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;label for="Nama" style="float: left; width: 140px;"&gt;Nama:&lt;/label&gt;&lt;input id="Nama" maxlength="" style="width: 200px;" value="" name="Nama" type="text"&gt;&lt;div style="clear: left; height: 20px;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;label for="replyemail" style="float: left; width: 140px;"&gt;Email/URL:&lt;/label&gt;&lt;input id="replyemail" maxlength="" style="width: 200px;" value="" name="replyemail" type="text"&gt;&lt;div style="clear: left; height: 20px;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;label for="HearAboutUs" style="float: left; width: 140px;"&gt;Tahu Blog ini dari?&lt;/label&gt;&lt;select id="HearAboutUs" name="HearAboutUs"&gt;&lt;option value="Teman"&gt;Teman&lt;/option&gt;&lt;option value="Pencarian"&gt;Pencarian&lt;/option&gt;&lt;option value="Other"&gt;Other&lt;/option&gt;&lt;/select&gt;&lt;div style="clear: left; height: 20px;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;label for="MessageComments" style="display: block; margin-bottom: 5px;"&gt;Pesan/Komentar:&lt;/label&gt;&lt;textarea id="MessageComments" style="width: 400px; height: 100px;" name="MessageComments"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;div style="clear: left; height: 20px;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- YOU CAN MODIFY THE TEXT WITHIN VALUE="" TO MODIFY YOUR BUTTON TEXT--&gt;&lt;br /&gt;&lt;input value=" Submit " type="submit"&gt; &lt;input value=" Reset " type="reset"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/form&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-2420168451695222698?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2420168451695222698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/2420168451695222698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/02/assalamualaikum.html' title=''/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/SuZqHuO3R-I/AAAAAAAABPI/-zjqgLGnnLk/s72-c/sidebar+copy.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3558351885101137416.post-7905062444738012916</id><published>2009-02-21T23:18:00.000-08:00</published><updated>2009-10-26T23:34:09.624-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='referensi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;form enctype="multipart/form-data" action="http://pub49.bravenet.com/emailfwd/senddata.php" method="post" charset="utf-8"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Assalamu`alaikum...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hai sobat, bila sobat berkenan berbagi pengalaman maupun cerita silahkan mengisi di kotak yang sudah saya sediakan dibawah ini, atau sobat juga bisa mengirimkan melalui email ke ml.tobing@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terima kasih.  Wassalamu`alaikum...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;input value="4169724982" name="usernum" type="hidden"&gt;&lt;br /&gt;&lt;input value="2" name="cpv" type="hidden"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- DO NOT CHANGE OR REMOVE THE 3 TAGS ABOVE THIS COMMENT--&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td&gt;&lt;h3 style="border-bottom: 1px solid black;"&gt;KIRIM ARTIKEL - CERITA&lt;/h3&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;label for="Nama" style="float: left; width: 140px;"&gt;Nama:&lt;/label&gt;&lt;input id="Nama" maxlength="" style="width: 200px;" value="" name="Nama" type="text"&gt;&lt;div style="clear: left; height: 20px;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;label for="replyemail" style="float: left; width: 140px;"&gt;Email/URL:&lt;/label&gt;&lt;input id="replyemail" maxlength="" style="width: 200px;" value="" name="replyemail" type="text"&gt;&lt;div style="clear: left; height: 20px;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;label for="HearAboutUs" style="float: left; width: 140px;"&gt;Tahu Blog ini dari?&lt;/label&gt;&lt;select id="HearAboutUs" name="HearAboutUs"&gt;&lt;option value="Teman"&gt;Teman&lt;/option&gt;&lt;option value="Pencarian"&gt;Pencarian&lt;/option&gt;&lt;option value="Other"&gt;Other&lt;/option&gt;&lt;/select&gt;&lt;div style="clear: left; height: 20px;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;label for="MessageComments" style="display: block; margin-bottom: 5px;"&gt;Pesan/Komentar:&lt;/label&gt;&lt;textarea id="MessageComments" style="width: 400px; height: 100px;" name="MessageComments"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;div style="clear: left; height: 20px;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- YOU CAN MODIFY THE TEXT WITHIN VALUE="" TO MODIFY YOUR BUTTON TEXT--&gt;&lt;br /&gt;&lt;input value=" Submit " type="submit"&gt; &lt;input value=" Reset " type="reset"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/form&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3558351885101137416-7905062444738012916?l=alitobing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7905062444738012916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3558351885101137416/posts/default/7905062444738012916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitobing.blogspot.com/2009/02/assalamualaikum_21.html' title=''/><author><name>Admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_VKF6sosseTo/Sg47ZKlHVQI/AAAAAAAAAlU/9THCzoEijlY/S220/1.JPG'/></author></entry></feed>
